Anisa Amalia Octavia, Pilot Perempuan Pertama Indonesia Terbangkan Hercules

Wulan Noviarina Anggraini | Rabu, 02 Oktober 2019 16:09 WIB
Wulan Noviarina Anggraini | Rabu, 02 Oktober 2019 16:09

Kapanlagi.com - Letda Pnb Anisa Amalia Octavia (25) adalah pilot perempuan pertama di Indonesia untuk pesawat jenis Hercules. Lulus Academi Angkatan Udara (AAU) dan Sekolah Terbang (Sekbang), Anisa ditempatkan di Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh Malang.

Perempuan kelahiran Sleman, DI Yogyakarta, 13 Oktober 1994 itu ditempatkan di Skuadron Udara 32, markas pesawat Hercules. Anisa menjalani massa transisi, belajar mendalami seputar pesawat Hercules dan menambah jam terbangnya.

"Perasaannya nano-nano, ada senang, bangga tapi juga ada rasa beban moril juga. Kan pertama jadi contoh nantinya. Kalau misalnya ada adik penerusnya, saya jadi percobaan lah bisa nggak sih saya dikasih Hercules. Jadi ya saya harus semangat lagi bisa menyelesaikan di Hercules ini," kata Anisa di Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

1 Dari 2 Halaman

1. Tak Menyangka Jadi Pilot

Tak Menyangka Jadi Pilot © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko
Anisa tidak pernah menyangka akan menjadi seorang penerbang, apalagi mempiloti pesawat angkut berat Hercules. Karena sejak awal mengalami phobia ketinggian, bahkan sepanjang hidup hingga lulus AAU tahun 2017 tidak pernah naik pesawat terbang.

"Ibu saya itu takut ketinggian juga, dari kecil itu doktrinnya jangan naik pesawat kalau bepergian, jalan darat saja, takut jatuh. Ibu saya selalu gitu," kisahnya.

"Jadi tidak mungkin banget saya jadi penerbang. Walaupun saya kagum saat melihat penerbang, pesawat itu kayak wah gitu," sambungnya.

2 dari 2 halaman

2. Tak Lolos Akpol

Tak Lolos Akpol © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko
Anisa lulus SMA Taruna Nusantara tahun 2012 dan sesuai keinginannya sejak awal untuk kuliah di kedinasan. Anisa mengikuti tes di Akademi Kepolisian (Akpol), karena tahun itu memang belum dibuka untuk Taruni (perempuan) TNI, baru Kepolisian. Tetapi ternyata tidak lolos.

Tahun berikutnya sempat akan mencoba Akpol kembali, tetapi ternyata dibuka Taruni Akademi TNI (AAD, AAL dan AAU). Namun saat mendapat informasi ternyata hanya AAU yang belum menggelar tes.

"Mungkin takdir, dua hari sebelum tes dikasih tahu teman dan ikut tes. Akhirnya masuk dan pendidikan," katanya.

(kpl/dar/phi)


Reporter:  

Darmadi Sasongko

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com