Aplikasi TikTok, Diblokir Kominfo Hingga DIgermari Masyarakat Indonesia

Editor Kapanlagi.com | Senin, 28 Desember 2020 17:28 WIB
Aplikasi TikTok, Diblokir Kominfo Hingga DIgermari Masyarakat Indonesia

Kapanlagi.com - Tahun 2020 memaksa masyarakat dunia untuk tetap berada di rumah. Berbagai cara dilakukan untuk menghapus rasa bosan berada di rumah. Mulai dari bersih-bersih, bermain game, hingga berseluncur di media sosial. Disitulah titik awal meningkatnya TikTok.

Tiktok adalah aplikasi media sosial yang memungkinkan kita untuk membuat video pendek. Dalam video berdurasi 15 detik itu kita dapat membagikan kreativitas kita. Banyak pengguna yang membagikan cerita mereka menghadapi pandemi Covid-19 di Tiktok, menjadikan aplikasi ini menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh selama tahun 2020.

Meski banyak menuai komentar negatif, aplikasi asal China ini berhasil mengubah dunia di era pandemi ini. Dari penggunaannya yang mudah hingga banyaknya tools yang ditawarkan menjadi senjata aplikasi ini untuk mengubah dunia. Berikut ini adalah beberapa hal yang berhasil diubah TikTok:

1. Kembali Di Indonesia

TikTok pertama kali muncul di Indonesia pada tahun 2017. Kehadirannya mencuri perhatian pengguna media sosial di Indonesia, khususnya para remaja. Nama-nama seperti Bowo Alpenliebe dan Cimoy Montok mulai dikenal banyak orang karena karya mereka di TikTok.

Namun tidak lama kemudian, TikTok diblokir oleh Kominfo karena dianggap meresahkan perngguna media sosial. Kominfo beralasan TikTok dahulu tidak bisa membatasi konten berbau pornografi sehingga memaksa mereka untuk memblokir TikTok di Indonesia.

Kini dengan diperbaruinya sistem TikTok, serta bekerja sama dengan pemerintah, TikTok dapat hadir kembali di Indonesia.

2. Era Baru Media Sosial

Tiktok mempunyai peran penting dalam berjalannya 2020. Mulai dari kasus George Floyd yang terjadi di Amerika Serikat yang akhirnya menjadi perhatian dunia, Omnibus Law di Indonesia, serta perkembangan pandemi Covid-19 semua berasal dari TikTok.

Mudahnya membagikan informasi berupa video 15 detik melalui TikTok menjadikan sosial media ini ramai digunakan banyak orang. Ditambah dengan FYP (For You Page) yang memungkinkan kita mengakses video Tiktok dari belahan dunia lain, membuat TIktok mengubah era bermedia sosial.

3. Munculnya Penyanyi-Penyanyi Baru

Tidak dapat dipungkiri jika Youtube sudah terlebih dahulu menjadi media yang digunakan banyak penyanyi untuk merilis lagu mereka. Kini dengan kehadiran TikTok dan segala kemudahannya, semakin banyak penyanyi-penyanyi baru yang menjadi terkenal.

Tidak hanya menjadi terkenal karena video menyanyi mereka, penyanyi-penyanyi tersebut juga terkenal karena lagu mereka digunakan sebagai musik dalam video TIkTok. Penyanyi seperti Doja Cat, Melanie Martinez, dan Zico adalah beberapa penyanyi yang naik daun berkat adanya TikTok. Lagu mereka yang sering digunakan sebagai musik sebuah video TikTok berhasil menaikkan nama mereka di kancah dunia.

4. Cara Mudah Menjadi Konten Kreator

Dengan berkembangnya teknologi, cita-cita remaja sekarang menjadi berubah. Kini konten kreator menjadi tujuan utama generasi Z di masa depan. Youtube memulai gelombang ini dengan menghasilkan banyak konten kreator kenamaan. Namun Youtube hanya menyediakan sarana mengunggah konten mereka.

TikTok hadir dengan menawarkan cara mudah menjadi konten kreator melalui smartphone. Dengan TikTok, kita dengan mudah dapat mengubah video yang kita buat sesuai dengan keinginan kita. Walau hanya dibatasi 15 detik per video, para pengguna dapat berkreasi sekreatif mungkin untuk membuat konten mereka dikenal banyak orang.

5. Potensi Kalahkan Media Sosial Lain

Kembalinya TikTok di Indonesia membuka banyak peluang bagi pengguna media sosial. Dengan tampilan yang lebih segar nan baru, TikTok diincar banyak orang yang gagal bersinar di media sosial Instagram dan Youtube.

Mudahnya mengubah video sesuai keinginan pengguna, video yang dapat diakses pengguna lain diseluruh dunia melalui FYP (For You Page), dan banyaknya fitur yang ditawarkan menjadi nilai yang patut dipertimbangkan. Dengan TikTok kita dapat membagikan banyak hal yang tidak dapat kita bagikan di media sosial lain. Bahkan kini sudah banyak orang yang menyadari potensi ini dengan menjadikan TikTok sebagai sarana pemasaran mereka.

(kpl/mag)

Editor :   Editor Kapanlagi.com

Join Kapanlagi.com