Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Arti Muhasabah Diri: Pengertian, Dalil, Hingga Cara Jadi Sosok yang Lebih

Editor KapanLagi.com | Minggu, 05 Desember 2021 10:44 WIB
Arti Muhasabah Diri: Pengertian, Dalil, Hingga Cara Jadi Sosok yang Lebih

Kapanlagi.com - Hampir setiap orang mempunyai keinginan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Berbagai cara dilakukan, salah satunya dengan melakukan introspeksi untuk mengetahui kekurangan dalam diri. Dalam agama Islam introspeksi diri dikenal dengan muhasabah. Arti muhasabah diri yaitu menyadari bahwa diri ini memiliki banyak sekali kesalahan dan belum menjadi hamba yang sempurna untuk Allah SWT.

Dengan melakukan muhasabah diri, seorang muslim dapat menilai kepribadiannya lebih dalam. Setelah mengenali dan mengetahui kekurangan dalam diri, kita jadi lebih tahu apa saja yang kemudian harus diperbaiki. Muhasabah diri juga bisa menjadi jalan untuk mendekatkan diri pada Allah SWT.

Bagi KLovers yang ingin lebih dalam memahami arti muhasabah diri, maka ada penjelasan hingga dalil dan hadist tentang muhasabah diri. Untuk itu dilansir dari berbagai sumber, inilah arti muhasabah diri beserta pengertian dari para ahli dan cara yang baik dalam muhasabah diri. Yuk langsung saja dicek KLovers.

1. Pengertian Muhasabah Diri

Gambar

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), muhasabah adalah bahasa Arab dari introspeksi. Muhasabah adalah peninjauan atau koreksi terhadap perbuatan, sikap, kelemahan, kesalahan, dan sebagainya pada diri sendiri. Arti muhasabah diri adalah salah satu cara membersihkan diri dari kesalahan-kesalahan yang pernah dibuat.

Selain itu secara etimologis, arti muhasabah diri adalah bentuk mashdar atau bentuk dasar dari kata "hasaba-yuhasibu" yang kata dasarnya "hasaba-yahsibu" atau "yahsubu" yang berarti menghitung. Sementara itu, menurut Ahmad Warson Munawir dalam Al-Munawir Kamus Arab-Indonesia, muhasabah adalah perhitungan atau introspeksi.

Dapat disimpulkan bahwa, arti muhasabah diri adalah introspeksi, mawas, atau meneliti diri. Muhasabah juga bisa berarti menghitung-hitung perbuatan pada tiap tahun, tiap bulan, tiap hari, bahkan setiap saat. Oleh karena itu muhasabah tidak harus dilakukan pada akhir tahun atau akhir bulan. Namun perlu juga dilakukan setiap hari, bahkan setiap saat.

2. Pengertian Muhasabah dari Para Ahli

Gambar

Selain arti muhasabah diri secara umum, ada pula arti muhasabah diri dari para ahli. Arti muhasabah diri dari para ahli ini akan memperkuat pengertian dari muhasabah diri, dan menjadi sebuah nasihat untuk kita ingat bahwa muhasabah diri merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh seorang manusia. Dan berikut ini beberapa pengertian atau arti muhasabah diri dari para ahli:

1. Imam Al-Ghozali
Menurut Imam Al-Ghozali, muhasabah adalah upaya i'tisham dan istiqomah, seperti dikutip dalam buku yang berjudul Rekonsiliasi Psikologi Sufistik dan Humanistik pengarang Abdullah Hadziq I'tisham merupakan pemeliharaan diri dengan berpegang teguh pada aturan-aturan syariat. Sedangkan istiqomah adalah keteguhan diri dalam menangkal berbagai kecenderungan negatif.

2. KH. Toto Tasmoro
Muhasabah adalah melakukan perhitungan hubungan antara orang-orang di dunia dan akhirat atau di lingkungannya dan tindakan mereka sebagai manusia. karena manusia selalu berinteraksi dengan lingkungan di kehidupannya.

3. Isa Waley
Isa Waley dalam Meditasi Sufistik oleh Sudirman Tebba mengartikan istilah muhasabah sebagai pemeriksaan (atau ujian) terhadap diri sendiri dan mengemukakan kaitannya yang sangat penting dengan Haris bin Asad al-Muhasibi (781-857 M) dari Bagdad. Dia juga mengingatkan seseorang tentang ucapan sufi yang sering dikutip, yang sudah diterapkan kepada khalifah keempat yaitu Ali bin Abi Thalib, yang menyatakan bahwa orang harus memanggil dirinya untuk memperhitungkan sebelum Allah SWT mengundang orang untuk memperhitungkan.

4. Al-Muhasibi
Al-Muhasibi percaya bahwa motivasi-motivasi manusia untuk melakukan pemeriksaan terhadap diri sendiri merupakan harapan-harapan dan kecemasan, dan pemeriksaan semacam itu merupakan landasan perilaku yang baik dan ketakwaan (taqwa).

5. Nurbaksh
Menurut Nurbaksh yang dikutip dari buku yang berjudul Dunia Spiritual Kaum Sufi, pengertian muhasabah pada awalnya adalah suatu pertimbangan terhadap perhitungan antara tindakan-tindakan negatif dan positif. Pada akhirnya, ia merupakan aktualisasi kesatuan (ittihad), yang murni.

3. Dalil dan Hadist Tentang Muhasabah Diri

Gambar

Selain pengertian atau arti muhasabah diri dari para ahli, ada pula dalil dan hadist tentang muhasabah diri yang perlu diketahui oleh para KLovers. Dan berikut ini beberapa dalil dan hadist tentang muhasabah diri tersebut:

1. Surah Al Hasyr ayat 18
Dalam surah Al Hasyr ayat 18, Allah berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr: 18).

2. HR. Ibnu Majah
Kemudian dalam hadist riwayat Ibnu Majah, dengan melakukan muhasabah diri, manusia akan membuka hati dan menyadari segala dosanya. Setelah itu, muslim yang taat akan bertaubat dan tak mengulangi kesalahannya. Sebab taubat adalah bentuk penyesalan seorang muslim. Sebagaimana dalam hadiss, Rasulullah bersabda "Menyesal adalah taubat." (HR. Ibnu Majah)

3. Surah At Taubah ayat 126.
"Dan tidakkah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, kemudian mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran?" (QS At-Taubah: 126).

4. Surah Al Haqqah ayat 18.
"Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Rabbmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah)." (QS. Al-Haqqah: 18).

5. Umar bin Khattab
Umar bin Khattab pernah mengatakan, "Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, itu akan memudahkan hisab kalian kelak. Timbanglah amal kalian sebelum ditimbang kelak. Ingatlah keadaan yang genting pada hari kiamat"

6. Surat Al Hasyr ayat 18-19
Dari Surat Al Hasyr ayat 18-19, Allah SWT memerintahkan kita untuk bermuhasabah diri:
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik."

7. HR. Tirmidzi
Dari Syadad bin Aus Ra, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Orang yang pandai ialah orang yang mengevaluasi dirinya serta beramal untuk kehidupan sesudah kematian. Sedangkan orang lemah ialah yang dirinya mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah SWT." (HR. Tirmidzi).

4. Cara Muhasabah Diri

Gambar

Setelah mengetahui arti muhasabah diri, beserta dengan dalil dan hadist-nya. Maka penting pula untuk kita mengetahui bagaimana cara untuk muhasabah diri tersebut. Dan berikut ini beberapa cara untuk kita agar lebih mudah dalam muhasabah diri:

1. Meluruskan niat dan memantapkan Hati

2. Mengevaluasi soal niat, amalan, dan dosa-dosa

3. Melaksanakan sholat taubat

4. Bertanggung jawab tidaknya suatu tindakan yang telah diambil.

5. Melakukan perbuatan baik

6. Evaluasi diri dengan meminta saran atau pendapat dari orang-orang yang mengenal diri kita.

7. Menenangkan hati dan mendapatkan petunjuk untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Itulah arti muhasabah diri yang bisa kalian pahami dan pelajari. Selain arti muhasabah diri, kalian juga bisa mengetahui bagaimana cara terbaik dalam melakukan muhasabah diri. Semoga kita selalu menjadi hamba Allah SWT yang selalu muhasabah diri dan selalu menjadi pribadi yang baik.

(kpl/gen/dhm)

Editor:   Dhia Amira

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com