Bakal Nikah, Ahok dan Bripda Puput Ternyata Punya Garis Tangan Sama

Wulan Noviarina Anggraini | Sabtu, 26 Januari 2019 13:38 WIB
Wulan Noviarina Anggraini | Sabtu, 26 Januari 2019 13:38

Kapanlagi.com - Lolosnya Bripda Puput dari syarat yang ditetapkan oleh Djarot Syaiful Hidayat dan juga restu dari sang ibunda belum membuat Ahok mantap untuk memperkenalkannya sebagai calon istri ke publik. Ia masih belum tahu, bagaimana menjelaskan pilihannya kepada orang banyak.

Jika memakai alasan bahwa Puput lolos tes dari Djarot, Ahok merasa bahwa publik bisa saja menilainya sudah melakukan kongkalikong dengan sahabatnya itu. Kalau memakai alasan restu dari sang ibunda, Ahok pun masih merasa akan disalahkan oleh orang.

"Gimana caranya jelasin coba. Eh datenglah temen, biasa lah orang Chinese. Garis tangannya harus sama, dia bilang gini.'Mmungkin lu akan jadi orang hebat Hok, jadi orang kaya. Istrimu yang dulu itu nggak punya nasib ndampingin. Ini orang Chinese percaya, (istri lama) nggak terima itu hoki. Makanya kamu harus cari sekarang yang bisa sama hokinya dengan kamu. Yang garis tangannya sama," ujar Ahok ketika menemui Oesman Sapta Oedang di kediamannya.

1 Dari 3 Halaman

1. Ahok Sadar Itu Syarat Nggak Masuk Akal

Pernyataan dari temannya membuat Ahok berpikir bahwa hal itu ada benarnya. Namun ia pun sadar bahwa syarat garis tangan harus sama adalah sebuah hal yang nggak masuk akal.

"Bener ya, garis tangan mesti sama. Gimana? Orang aja kanan kiri bisa sama. Waktu kita mau pergi, saya pikir, "Iya ya kalau kita garis tangan sama, enak bener mau jawab orang. Orang tanya kenapa kamu pilih dia, garis tangan sama," ujar Ahok.

"Alasan Djarot salah, alasan mak saya salah. Cuman garis tangan sama. Itu berarti saya jawabnya (ke publik) enak dong. Dan aku tahu, ini nggak mungkin sama. Tapi aku nggak mau minta syarat ini, ini nggak masuk akal," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

2. Ahok Penasaran Garis Tangan Puput

Ahok Penasaran Garis Tangan Puput ©youtube.com/OSO Tv Channel
Meski tahu syaratnya tidak masuk akal, tetapi Ahok penasaran. Ia pun meminta kepada polisi yang berada di Mako Brimob untuk memanggil Puput agar bertemu dengannya.

"Trus cerita lagi sama polisi nih, aku penasaran, bilang sama polisi nih, boleh nggak panggil dia datang. Sama-sama polisi ya, panggil itu anak datang. Trus cerita lagi sama polisi nih, aku penasaran, bilang sama polisi nih, boleh nggak panggil dia datang. Sama-sama polisi ya, panggil itu anak datang. Dan bapaknya Brimob dulu, kakeknya polisi, pakde polisi, budhe polisi. Tapi polisi yang semua pangkat bawah. Mau cari hidup pengabdian lah, jadi sederhana aja keluarganya. Panggil dateng. Trus kasih lihat (garis tangan) Persis sama. Jadi kita lihat tangan, persis sama," ujar Ahok.

Ahok pun kemudian memanggil Puput yang menunggunya di dalam mobil. Ia ingin menunjukkan kepada Bang OSO bahwa garis tangannya dengan Puput sama persis.

Ketika Puput masuk, Ahok langsung menjelaskan maksudnya. Dan ternyata bukan kali ini saja mereka 'show' garis tangan ke orang lain. Namun Puput bersedia menunjukkannya dengan senang hati.

3 dari 3 halaman

3. Ahok Sempat Mengira Puput Orang Sunda

Setelah mengetahui garis tangan mereka sama, Ahok pun takjub. Ia pun sempat mengira bahwa Bripda Puput adalah gadis Sunda yang berasal dari Bogor karena kulitnya yang putih bersih.

"Aku wong Jowo pak," jawab Puput yang dihadirkan Ahok ke dalam rumah Bang OSO.

Kepada semua orang yang ada di situ, Bripda Puput menjelaskan bahwa keluarganya semua berasal dari Jawa Timur. Ayah dan ibunya berasal dari Nganjuk. Dan sejauh ini ia tidak tahu apakah ada darah China yang mengalir dalam dirinya.

"Yang saya tahu ada kerabat dari ayah yang berkulit putih bersih," ujarnya.

(kpl/phi)


TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com