Bangsawan Inggris Ini Usul Agar Al-Quran Dilarang Beredar

Arai Amelya | Jum'at, 19 September 2014 06:20 WIB
Bangsawan Inggris Ini Usul Agar Al-Quran Dilarang Beredar
Kapanlagi.com - Lord Christopher Monckton, sepertinya harus siap menerima banyak cibiran dan kritikan pedas dari umat Islam di dunia. Bagaimana tidak, bangsawan Inggris itu mendesak Kongres Amerika Serikat untuk melarang peredaran Al-Quran. Lhoh, bagaimana bisa?

Rupanya mantan penasihat mendiang Perdana Menteri Inggris, Margaret Thatcher itu menilai pembacaan Al-Quran secara keras-keras sebagai tindakan yang ilegal dan mengganggu.

"Hampir semua aksi teror yang terjadi di dunia selama kuartal terakhir abad ini dilakukan umat Islam atas nama Allah," ungkap Monckton seperti dilansir Onislam pada Kamis (18/9).

Inilah bangsawan yang berharap agar Al-Quran berhenti diedarkan foto via OneislamInilah bangsawan yang berharap agar Al-Quran berhenti diedarkan foto via Oneislam


Monckton berpendapat jika pihak keamanan dunia gagal bertindak tegas atas peredaran Al-Quran di dunia karena takut pada aksi balas dendam umat Islam. Tak hanya mengajukan pelarangan peredaran Al-Quran, Monckton juga mendesak agar bagian Al-Quran yang disalahartikan sebagai panggilan melakukan kekerasan pada non-Muslim untuk dihapus.

Monckton mengusulkan untuk pembentukan rancangan undang-undang yang bakal meneliti semua ayat Al-Quran terutama hasutan untuk saling membunuh. Baginya, RUU itu nanti juga bisa melarang dan menghukum setiap orang yang membaca ayat-ayat Al-Quran dengan suara keras sampai ancaman penjara.

Mengenai apa yang dilakukan Monckton, pendapat pun muncul berbeda. Beberapa orang menilai bahwa seharusnya yang dibenahi adalah penafsiran setiap orang yang masih saja ada yang keliru soal Al-Quran. Nah, bagaimana menurutmu? (one/aia)

Editor :  

Arai Amelya

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com