Banjir Bandang di Malang Seret Lima Sepeda Motor, Tebal Endapan Hingga 10 Cm

Sanjaya Ferryanto| Minggu, 26 Januari 2020 09:01 WIB
Sanjaya Ferryanto | Minggu, 26 Januari 2020 09:01

Kapanlagi.com - Sebuah banjir bandang menyeret lima sepeda motor berikut pengendaranya di Malang, Jawa Timur. Material air bercampur lumpur dan batu mendadak datang dari kawasan di atasnya hingga menyeret pemotor yang sedang melintas di lokasi kejadian.

Banjir bandang terjadi di Desa Petungsewu, Kecamatan Dau diduga akibat curah hujan yang tidak tertampung oleh aliran sungai yang tersedia. Hujan dengan curah yang cukup tinggi mengguyur Kawasan Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dan sekitarnya pada Jumat (24/1) petang.

Kasubbag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati menjelaskan, air datang secara tiba-tiba setelah turun hujan deras. Banjir berasal dari aliran sungai yang membagi desa Petungsewu dan Tegalweru.

"Banjir bandang dikarenakan sungai tidak dapat menampung air hujan sehingga meluap hingga ke jalan dan menyeret pengendara sepeda motor yang sedang melintas," tegas Ipda Nining Kusumawati, Sabtu (25/1).

1 Dari 2 Halaman

1. Penutupan Arus

Penutupan Arus Dok. Polres Malang
Warga masyarakat dan pihak kepolisian telah melakukan upaya pertolongan atas kejadian tersebut. Alat berat diturunkan dan sempat dilakukan penutupan arus lalu lintas guna melakukan pembersihan material sisa banjir.

Petugas dan warga sempat sempat dibuat panik saat menemukan dua sepeda motor tanpa pemiliknya di lokasi kejadian. Tetapi tidak ada saksi yang melihat langsung proses kejadian, hingga kemudian ditemukan para pemiliknya.

2 dari 2 halaman

2. Tebal 10 Cm

Tebal 10 Cm Dok. Polres Malang
Awalnya lima sepeda motor terbawa air lumpur banjir bandang, tetapi hanya 3 orang yang mengakui sebagai pemilik. Namun tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian, sebelum kemudian diketahui para pemiliknya.

Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa atas kejadian tersebut, sementara warga beruaha melakukan pembersihan dari material yang tersisa.

Akibat kejadian tersebut jembatan desa Petungsewu-Tegalwaru tertutup material banjir. Selain itu, rest area dan warung lesehan juga terdampak endapan lumpur setebal sekitar 10 Cm.

(kpl/dar/frs)


Reporter:  

Darmadi Sasongko

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com