Bukan Hanya Jaga Jarak, 5 Hal Ini Penting Dilakukan Saat Isolasi Mandiri

Jeffrey Winanda | Minggu, 01 Agustus 2021 00:00 WIB
Bukan Hanya Jaga Jarak, 5 Hal Ini Penting Dilakukan Saat Isolasi Mandiri

Kapanlagi.com - Isolasi mandiri di rumah bisa dilakukan bagi penderita Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. Dengan kebutuhan perawatan medis yang tidak terlalu intens, isolasi mandiri di rumah pun mencegah penumpukan dan antrean pasien di Rumah Sakit.

Tapi, isolasi mandiri bukan cuma sebatas menjaga jarak saja. 5 Hal ini juga penting dilakukan saat melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kamar Bersih dengan Sirkulasi Udara Baik dan Kamar Mandi Terpisah

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Meski dilakukan di rumah, bukan berarti protokol kesehatan tidak diterapkan secara ketat. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi kamar. Selain harus higienis, ventilasi yang baik juga diperlukan agar terjadi pertukaran udara secara maksimal sekaligus masih bisa terpapar sinar matahari.

Selain itu, kamar mandi bagi pasien isolasi mandiri perlu terpisah dengan penghuni rumah yang lain. Bukan tanpa alasan, cara ini dilakukan untuk menghindari kontaminasi pada bagian permukaan kamar mandi.

Cek Kondisi Secara Berkala dan Taati Prokes yang Ada

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Saat melakukan isolasi mandiri di rumah, penting untuk mengecek kondisi tubuh secara berkala. Salah satu hal mendasar yang diperlukan adalah termometer dan oximeter. Termometer penting untuk mengecek suhu tubuh secara berkala. Sementara oximeter digunakan untuk memantau kadar oksigen dalam darah sekaligus mewaspadai happy hypoxia.

Protokol kesehatan juga wajib untuk ditaati. Tetap menggunakan masker dan menyiapkan cairan pembersih tangan meski minim kontak dengan penghuni rumah lainnya.

Disiplin Membersihkan Area yang Rutin Disentuh dan Buang Sampah Secara Terpisah

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Sterilisasi menjadi penting untuk dilakukan ketika ada penghuni rumah yang melakukan isolasi mandiri. Membersihkan area yang rutin disentuh mutlak dan wajib hukumnya supaya tidak mengontaminasi penghuni rumah lainnya.

Satu lagi yang nggak boleh diremehkan adalah pengelolaan sampah isolasi mandiri. Beberapa kasus positif virus Corona terjadi akibat sampah masker sekali pakai yang tidak dikelola dengan baik. Jadi, amankan segera sampah isolasi mandiri dengan cara dipisah ataupun diberi tanda agar mengurangi risiko penularan.

Berjemur di Bawah Sinar Matahari Tiap Pagi

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Pentingnya memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang bagus di rumah memudahkan pasien isolasi mandiri dalam mendapatkan akses sinar matahari. Seperti yang diketahui, sinar matahari pagi menghasikan sinar UV yang kemudian diubah menjadi vitamin D.

Tapi, tetap gunakan sunscreen saat berjemur ya! Selain menjaga elastisitas kulit, penggunaan sunscreen juga mencegah risiko gangguan kesehatan hingga kanker kulit.

Konsumsi Makanan Bergizi dan Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Untuk mengembalikan kekebalan tubuh dan mencegah dari ancaman penyakit lainnya, asupan nutrisi seimbang perlu diberikan secara konsisten. Mengonsumsi makanan bernutrisi bagi pasien isolasi mandiri tentu saja mempercepat proses recovery yang dijalani.

Selain itu, imbangi juga dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Jangan sampai dehidrasi, sebab berisiko memperburuk kondisi kesehatan tubuh.

Pastikan untuk memilih air minum berkualitas seperti Le Minerale dengan kandungan mineral alami yang baik untuk tubuh dan segarnya terasa berbeda. Kesegaran alami dari Le Minerale berasal dari sumber mata air pegunungan terpilih dan dikemas langsung di sumbernya.

Le Minerale kini memilikikemasan galon yang selalu baru serta dilengkapi dengan tutup ulir rapat dan kedap udara sehingga lebih aman dikonsumsi setiap hari. Makin higienis karena Le Minerale tidak menggunakan galon bekas pada produknya. Nggak cuma segar, namun juga menyehatkan!

 

(kpl/jef)

Editor :   Jeffrey Winanda

Join Kapanlagi.com