Contoh Kata Kerja Aktif Beserta Pengertian dan Penggunaan dalam Kalimat

Editor KapanLagi.com | Rabu, 29 September 2021 15:33 WIB
Contoh Kata Kerja Aktif Beserta Pengertian dan Penggunaan dalam Kalimat

Kapanlagi.com - Contoh kata kerja aktif sebenarnya bisa kalian temukan dengan mudah dalam percakapan sehari-hari. Saking seringnya digunakan, kebanyakan orang mungkin tak sadar dengan fungsi setiap kata yang menempati struktur kalimat. Padahal, hal ini sangat dibutuhkan dalam teknik penulisan.

Jangan sampai kalian meletakkan kata yang salah pada suatu fungsi struktur kalimat. Contoh kata kerja aktif perlu kalian pahami agar mampu menulis dengan susunan yang benar dan mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu, kalian juga perlu mengetahui jenis-jenis kata kerja lainnya agar gaya penulisan berkembang dan tak membosankan.

Ada banyak sekali contoh kata kerja aktif. Namun, kali ini kalian hanya perlu menyimak beberapa di antaranya beserta pengertiannya untuk meningkatkan keterampilan dalam berbahasa.

1. Pengertian Kata Kerja Aktif

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata kerja (verb) adalah kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan. Pada struktur kalimat, kata kerja menempati posisi sebagai predikat atau unsur utama.

Tak hanya kata kerja, predikat dalam kalimat juga bisa diisi oleh kumpulan kata kerja (frasa verba), kata sifat (adjektiva), frasa adjektiva, dan kata benda (nomina), atau frasa nomina. Kata kerja aktif biasanya berfungsi sebagai pelaku dan mendapat imbuhan me- atau ber-.

Contoh kata kerja aktif dalam kalimat, yaitu "menanam", "menghapus", "bermain", dan lain sebagainya. Untuk mengenali ciri predikat kata kerja dalam kalimat, kalian bisa memeriksanya dengan melakukan negasi atau menambahkan kata "tidak", sedangkan untuk fungsi predikat kata benda, kalian bisa menambahkan kata "bukan". Agar lebih jelas, kalian bisa menyimak contoh kata kerja aktif dan kata benda dalam kalimat berikut ini.

- Ali "menanam" kaktus kaktus di halaman rumah. (Ali (tidak) "menanam" kaktus kaktus di halaman rumah.)

- Lia seorang pelayan kafe. (Lia (bukan) seorang pelayan kafe.)

2. Contoh Kata Kerja Aktif

Mengenali kata kerja aktif dalam kalimat merupakan hal yang cukup mudah. Setelah memahami penjelasan di atas, kalian bisa coba mencermati ulang beberapa contoh kata kerja aktif di bawah ini.

- memakai

- memakan

- memeriksa

- belajar

- bermain

- membaca

- menggoreng

- berduka

- menyambar

- mengendarai

- berenang

- menolong

- mengajari

- merancang

- beranak

- menyusun

- menyapu

- berandai-andai

- mengabarkan

- memperlambat

- menangkap

- berjuang

- mempermalukan

- menulis

- memegang

- bersiul

- mengerjakan

- mengenakan

- mencari

- berjalan

- memasak

- mendengar

- bersendawa

- mencuci

- menulis

- menikmati

- menikah

- membangun

- mengairi

- memasukkan

- membeli

- menaikkan

3. Contoh Kata Kerja Aktif Dalam Kalimat

Berkaitan dengan struktur S-P-O-K kalimat yang sudah dijelaskan di atas, kini saatnya kalian mencermati penggunaan kata kerja yang menduduki fungsi predikat. Contoh kata kerja aktif tersebut sudah disusun dalam sebuah kalimat, seperti berikut ini.

- Roni memakai baju pemberianmu.

- Diah memakan roti buatan ibu.

- Pak Dokter sedang memeriksa pasien di kamar 10.

- Aku belajar bahasa Inggris melalui aplikasi.

- Aku sedang membaca buku di perpustakaan.

- Ibu menggoreng ikan hasil tangkapan ayah.

- Keluarganya masih berduka setelah kepergian kakek kesayangan.

- Petir itu sempat menyambar seseorang sebelum hujan datang.

- Joko mengendarai motor dengan tenang.

- Aku berenang rutin setiap hari Minggu.

- Polisi itu sedang menolong pengendara yang tergelincir di jalan.

- Bu Guru sedang mengajar di kelas.

- Aku sudah merancang pertemuan untuk besok malam.

- Kucingku beranak tiga kemarin malam.

- Mahasiswa itu masih berusaha menyusun skripsi agar bisa lulus semester ini.

- Nindi menyapu rumah dengan bersih.

- Lia berandai-andai tentang masa depan yang indah.

- Aku ingin mengabarkan keadaannya.

- Rindi memperlambat mobilnya.

- Kemarin ayah menangkap ikan besar-besar.

- Para atlet terus berjuang untuk meraih kemenangan.

- Aku sudah mempermalukannya di depan umum.

- Dia sedang menulis surat untuk keluarganya.

- Jangan memegang raket seperti itu!

- Burung itu selalu bersiul setiap pagi.

- Dia sedang mengerjakan PR-nya.

- Dia mengenakan pakaian memalukan.

- Aku sedang mencari pulpen yang hilang.

- Aku berjalan dari rumah ke sekolah setiap hari.

- Dia sudah berusaha memasak dengan baik.

- Aku mendengar semuanya.

- Dia selalu bersendawa setelah makan terlalu banyak.

- Aku melihat dia membunuh seseorang.

- Ibu memotong bawang dengan cepat.

- Aku sudah mencuci pakaianmu.

- Aku sedang menikmati pemandangan indah ini.

- Hari ini aku akan menikahi Rindi.

- Dia membangun rumah yang indah.

- Bantu dia memasukkan barang-barang!

- Aku sudah membeli barang yang kau inginkan.

4. Jenis-Jenis Kata Kerja

Tak hanya contoh kata kerja aktif dan fungsinya dalam kalimat. Kalian juga perlu mengetahui jenis-jenis kata kerja yang begitu beragam. Agar lebih memahami, kalian bisa menyimak penjelasan berikut ini.

1. Kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif

Kata kerja berdasarkan subjeknya dibagi menjadi dua, yakni aktif dan pasif. Kata kerja aktif adalah kata kerja yang memiliki imbuhan me- atau ber-. Biasanya kata kerja aktif digunakan untuk menjelaskan aktivitas yang dilakukan subjek sebagai seorang yang melakukan. Contoh kata kerja aktif, antara lain "memotong", "berlari", dan "menari".

Kata kerja pasif adalah kata kerja yang memiliki imbuhan di- atau ter-. Kata kerja pasif digunakan untuk menjelaskan aktivitas yang subjeknya dikenai suatu pekerjaan. Contoh kata kerja pasif, antara lain, dimakan "dipotong" dan "teraniaya".

2. Kata Kerja Dasar dan Kata Kerja Turunan

Kata kerja berdasarkan bentuknya dibagi menjadi kata kerja dasar dan kata kerja turunan. Kata kerja dasar berarti kata kerja bentuk asli. Artinya kata kerja tersebut tidak memiliki imbuhan dan hanya merupakan kata dasar. Contoh kata kerja dasar, seperti "mandi, "minum", dan "lari".

Kata kerja turunan adalah kata kerja yang memiliki imbuhan. Imbuhan tersebut seperti imbuhan afisk wajib, terikat wajib, bebas afiks manasuka, reduplikasi ataupun majemuk. Contoh kata kerja turunan, seperti mendarat, berlari, bertemu, naik haji, berputar-putar.

3. Kata Kerja Transitif dan Instransitif

Kata kerja berdasarkan objeknya dibagi menjadi kata kerja transitif dan intransitif. Kata kerja transitif adalah kata kerja yang memiliki objek. Kata kerja ini harus diikuti dengan objek agar kalimatnya menjadi lebih sempurna atau memiliki makna. Contoh kata kerja transitif, antara lain "memberi", "memasak", "menendang".

Sedangkan kata kerja intransitif adalah kata kerja yang tidak membutuhkan objek. Sehingga kalimat dengan menggunakan kata kerja transitif sudah dapat diketahui maknanya meskipun tanpa menggunakan objek. Contoh kata kerja transitif, antara lain "menangis" dan "duduk".

(kpl/gen/ans)

Editor:   Anik Setiyaningrum

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com