Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

DJKI Konfirmasi Pendaftaran Merek Citayam Fashion Week, Baim Wong Daftarkan Untuk Jenis Jasa Hiburan

Senin, 25 Juli 2022 11:40 WIB
DJKI Konfirmasi Pendaftaran Merek Citayam Fashion Week, Baim Wong Daftarkan Untuk Jenis Jasa Hiburan

Kapanlagi.com - Fenomena Citayam Fashion Week tak henti-hentinya jadi perbincangan dan membuat banyak orang dari segala lapisan masyarakat tertarik. Entah itu tertarik buat pamer fashion mereka di sana atau berusaha membuat Citayam Fashion Week sebagai ladang bisnis. Terbaru ramai diberitakan soal nama 'Citayam Fashion Week' yang didaftarkan sebagai merek.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengkonfirmasi bahwa Citayam Fashion Week tengah dalam proses pendaftaran merek. Pendaftaran dilakukan oleh dua pihak yaitu PT. Tiger Wong Entertainment dan INDIGO ADITYA NUGROHO. Yang pertama diketahui milik pasangan selebritis Baim Wong dan Paula Verhoeven.

Benar bahwa DJKI telah menerima dua permohonan pendaftaran merek Citayam Fashion Week. Keduanya mendaftar di kelas 41 dan saat ini statusnya sedang untuk dipublikasi, ujar Agung Indriyanto, Koordinator Pemeriksa Merek, di Jakarta, Minggu, (24/7/2022).

1. Perbedaan Tujuan Pendaftaran

PT. Tiger Wong mendaftarkan untuk jenis jasa hiburan. Mereka berencana membuat jasa dalam sifat peragaan busana, layanan hiburan yaitu menyediakan podcast di bidang mode, hingga publikasi majalah mode untuk tujuan hiburan.

Sementara itu, ada perbedaan soal tujuan pendaftaran mereka oleh INDIGO ADITYA NUGROHO. Mereka mendaftarkan Citayam Fashion Week untuk jasa ajang pemilihan kontes (hiburan), expo mengenai kesenian, kebudayaan, dan pendidikan, fashion show (hiburan), perencanaan pesta (hiburan) untuk acara promosi sehubungan dengan peragaan busana, dan pertunjukan panggung live.

2. Bisa Ajukan Keberatan Nantinya

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa DJKI menerima kedua permohonan pendaftaran tersebut pada 21 Juli 2022. Jika kedua permohonan tersebut telah masuk pada masa publikasi, semua pihak dapat mengajukan keberatan terhadap permohonan pendaftaran merek tersebut. Setelah masa publikasi, kedua merek tersebut masih akan menempuh beberapa tahapan sampai akhirnya resmi didaftar.

“Berdasarkan Undang-Undang No. 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, pendaftaran merek perlu melalui beberapa tahapan mulai dari permohonan merek, pemeriksaan formalitas, pengumuman (2 bulan), pemeriksaan substantif (150 hari kerja), didaftar kemudian penerbitan sertifikat,” jelasnya. Nantinya, yang berhak memberikan merek adalah pemeriksa merek setelah proses pemeriksaan.

3. Sedikit Informasi Soal Pendaftaran Merek

Sebagai informasi, pendaftaran merek di DJKI dapatahut dilakukan secara online di dgip.go.id. Pelindungan merek menganut sistem first to file atau siapa yang terlebih dahulu mendaftar yang mendapat hak pelindungan merek. Pelindungan diberikan selama 10 tahun semenjak permohonan merek pertama kali diajukan pendaftarannya dan dapat diperpanjang. 

Bagaimana menurut KLovers?

(kpl/irf/pit)

 

Join Kapanlagi.com