Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

DPO Begal Motor Ditangkap Saat Sopiri Angkutan Pasir

Selasa, 27 September 2022 13:19 WIB
DPO Begal Motor Ditangkap Saat Sopiri Angkutan Pasir

Kapanlagi.com - Begal motor berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) ditangkap saat sedang bekerja sebagai pengemudi truk pengangkut pasir. M (29) ditangkap saat melintas bersama truk pasirnya di Jalan Raya Desa Juwok, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat mengatakan terduga pelaku menjadi DPO kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di 6 TKP (tempat kejadian perkara). Petugas berhasil mendeteksi keberadaannya setelah proses pengintaian sekian waktu.

"Timsus Gabungan Resmob Polres Malang berhasil mengetahui keberadaan terduga pelaku dan langsung diamankan. Sudah masuk DPO," tegas AKBP Ferli Hidayat dalam keterangannya Selasa (27/9).

1. Tangkap M

Tim gabungan Resmob Polres Malang beserta Unit Reskrim Polsek Dampit dan Polsek Tirtoyudo menangkap M yang diketahui sebagai warga Desa Bambang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Sementara Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik menambahkan, setiap melancarkan aksinya, M berpasangan dengan temannya, Y (35) pria asal Desa Pandansari, Poncokusumo, Kabupaten Malang. Y lebih dulu tertangkap dan saat ini telah menjalani hukuman di Lapas Klas 1 Lowokwaru Malang.

2. Pelaku Berkeliling Cari Sasaran

Saat melakukan aksinya kedua pelaku berkeliling mencari sasaran pengendara motor yang melintas di tempat sepi. Setelah mendapatkan target, mereka memepet korban dan merampas sepeda motornya.

"Ketika mendapat target, para pelaku menghampiri korbannya dengan melakukan kekerasan dan ancaman dengan menggunakan pisau untuk menghentikan dan merampas motor korban,” papar Taufik.

Salah satu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dampit Polres Malang. Polisi pun melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti guna memburu pelaku.

3. Jadi Target Incaran

Terduga pelaku, lanjut Taufik, menjadi target incaran dalam Operasi Sikat Semeru 2022 yang sekarang ini masih berjalan. Polisi pun berhasil menangkapnya, Senin (26/9) siang, ketika hendak mengantarkan pesanan pasir.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun.

(kpl/dar/nda)

 

Join Kapanlagi.com