Dukung Industri Lokal Bangkit, Jakarta Fashion & Food Festival ke-17 Sukses Digelar

Sabtu, 23 Oktober 2021 11:24 WIB
Dukung Industri Lokal Bangkit, Jakarta Fashion & Food Festival ke-17 Sukses Digelar

Kapanlagi.com - Jakarta Fashion & Food Festival atau biasa disebut dengan JF3 tahun ini kembali digelar. Di tahun ke-17 penyelenggaraannya ini JF3 masih tetap menunjukan konsistensinya untuk mendukung industri kreatif berbasis budaya sekaligus turut mendorong agar para UMKM dapat bangkit dan terus maju bersama.

Setelah hampir 2 tahun kita semua dalam situasi penuh keterbatasan, tentunya penyelenggaraan JF3 ini menjadi salah satu program yang banyak dinantikan, baik oleh masyarakat umum maupun para pelaku industri kreatif itu sendiri.

Event yang merupakan hasil kolaborasi antara PT Summarecon Agung Tbk dengan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta ini telah sukses digelar mulai tanggal 23 September hingga 10 Oktober 2021 lalu.

Dengan mengusung kampanye melalui tagar #JF3TogetherWeAreStronger, JF3 dibuka dengan menghadirkan eksibisi Fashion Village di area koridor MKG 3 selama 18 hari. Pameran ini menampilkan 50 pelaku usaha skala kecil dan menengah, terpilih melalui sistem kurasi yang sangat ketat.

1. Fashion Village

Fashion Village tahun ini terbagi menjadi 3 area berbeda. Yaitu Selasar Nusantara, Bazar Mode dan Padu Padan Lokal. Di JF3 tahun ini, masyarakat juga semakin mudah untuk berbelanja berbagai koleksi produk lokal di Fashion Village melalui program Virtual Shopping.

Kemeriahan JF3 lantas ditutup dengan acara kolaborasi JF3 dengan Lakon Indonesia yang menghadirkan presentasi GANTARI, The Final Journey to Java.

Para pengrajin kain di Jawa, artisan, seniman, fesyen desainer dan
arsitek mempresentasikan koleksi terbarunya dipadukan dengan budaya dan tradisi Indonesia yang memiliki nilai sangat tinggi.

Pada tanggal 9 Oktober 2021, GANTARI, The Final Journey to Java, sukses diselenggarakan dengan menampilkan 150 koleksi terbaru pakaian siap pakai. Deretan pakaian tersebut mengangkat kekayaan kain hasil karya tangan pengrajin tradisional berupa batik, jumputan, dan tenun lurik dengan bahan serat natural yang sangat cocok dengan iklim tropis Indonesia.

2. Menggali Budaya dan Tradisi

Presentasi GANTARI berlangsung di komplek Candi Prambanan, Jawa Tengah dihadiri oleh para pemerhati mode, tokoh-tokoh yang peduli akan seni dan kebudayaan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno pun turut hadir. Acara ini juga disaksikan masyarakat umum melalui platform media sosial, seperti Instagram dan Youtube dari LAKON Indonesia, JF3 dan juga Kemenparekraf RI.

GANTARI yang dihadirkan merupakan perjalanan untuk mendalami dan menyempurnakan cerita Lakon Indonesia, sebagai kelanjutan dari Pakaiankoe yang sebelumnya telah digelar pada tanggal 15 November tahun lalu di area SCBD, Jakarta. Perjalanan ini merupakan cerita yang menggambarkan metamorfosa Lakon Indonesia. Melakoni peranannya dalam menggali budaya dan tradisi serta mempertahankan prinsip dasar yang telah diwariskan secara turun temurun.

"Kami berharap penyelenggaraan JF3 tahun ini, dapat memberikan kontribusi nyata bagi para UKM di industri kreatif lokal, yang tentunya sangat membutuhkan dukungan agar usaha mereka terus berjalan. Seiring dengan dapat beroperasinya kembali pusat perbelanjaan, maka kami pun ingin para UMKM ini untuk dapat berusaha kembali. Bahkan kami juga berupaya agar mereka dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui program-program yang diselenggarakan berbasis digital," jelas Chairman JF3, Soegianto Nagaria.

Selain itu, melalui presentasi Lakon Indonesia: GANTARI, The Final Journey to Java, kami berharap dapat pula memberikan kontribusi bagi para pengrajin dan UMKM di Jawa, agar kita dapat bangkit bersama dan terus bertumbuh," imbuhnya.

(kpl/lou)

 

Join Kapanlagi.com