Efisiensi Adalah Ketepatan Cara untuk Memaksimalkan Hasil, Pahami Konsep, Tujuan dan Syarat-Syaratnya

Editor KapanLagi.com | Selasa, 07 September 2021 14:33 WIB
Efisiensi Adalah Ketepatan Cara untuk Memaksimalkan Hasil, Pahami Konsep, Tujuan dan Syarat-Syaratnya

Kapanlagi.com - Efisiensi mungkin sudah jadi istilah yang tak asing lagi bagi sebagian besar orang. Kata ini seringkali kita jumpai di keseharian, biasanya saat melakukan suatu pekerjaan. Wajarnya, pasalnya efisiensi adalah salah kunci penting yang bisa membuat pekerjaan menjadi lebih lancar. Dengan melakukan pekerjaan secara efisien, hasil yang diperoleh juga akan lebih maksimal dan memuaskan.

Meski sudah jadi istilah yang cukup umum, faktanya masih banyak yang belum paham apa itu efisiensi dan seperti apa konsepnya. Padahal, mempelajari konsep efisiensi bisa sangat membantu seseorang dalam menyelesaikan pekerjaan dan mengatasi permasalahan dalam hidup. Oleh sebab itu, penting untuk memahami pengertian efisiensi serta penerapannya dalam keseharian.

Dirangkum dari liputan6.com, berikut ulasan tentang efisiensi adalah langkah penting dalam bekerja.

 

1. Pengertian Efisiensi Adalah

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti dari efisiensi adalah ketepatan cara (usaha, kerja) dalam menjalankan sesuatu (dengan tidak membuang waktu, tenaga, biaya). Selain itu, KBBI juga menjelaskan istilah lain dari efisiensi ialah kedayagunaan; ketepatgunaan, atau kesangkilan.

Menurut Kamus Besar Ekonomi (2003), efisiensi diartikan sebagai hubungan atau perbandingan antara keluaran (output) atau hasil barang dan jasa yang dihasilkan dengan masukan (input) yang langka dalam satuan unit kerja atau ketetapan cara (usaha, kerja) dalam melakukan sesuatu (tidak membuang-buang waktu, tenaga dan biaya).

Tak jauh beda dengan arti dalam KBBI dan kamus ekonomi, sejumlah ahli juga memberikan pendapatnya tentang pengertian efisiensi. Salah satunya, Mulyamah yang menyebut efisiensi adalah ukuran untuk membandingkan suatu perencanaan dalam penggunaan input atau masukan dengan realisasi atau penggunaan yang sebenarnya.

Sementara, menurut S. P. Hasibuan efisiensi merupakan perbandingan terbaik antara input dan output atau hasil dari keuntungan dengan sumber yang digunakan. Dalam hal ini, hasil terbaik yang dapat dicapai akan dibandingkan dengan sumber daya yang terbatas.

2. Jenis-Jenis Konsep dalam Efisiensi

Memahami apa itu efisiensi tak akan cukup jika sebatas pada pengertiannya saja. Pasalnya, dalam efisiensi terdapat beberapa jenis konsep yang juga harus dipahami. Adapun beberapa jenis konsep dalam efisiensi adalah sebagai berikut.

1) Efisiensi Optimal

Efisiensi optimal merupakan bentuk perbandingan terbaik antara pengorbanan yang dilakukan untuk bisa mendapatkan suatu hasil yang maksimal atau sesuai keinginan. Dalam dunia pekerjaan, efisiensi optimal bisa dilakukan dengan dua tinjauan yaitu berdasarkan hasil dan penghematan.

Sebagai contoh efisiensi optimal dari segi hasil adalah saat seorang manajer berusaha mencapai suatu output yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan input (tenaga kerja, uang, waktu, serta bahan) yang digunakan. Sedangkan, contoh efisiensi optimal dari segi penghematan yaitu penggunaan peralatan yang modern sehingga proses kerja akan lebih cepat dan akan menghemat waktu dan biaya.

2) Efisiensi dengan Tolak Ukur

Yang dimaksud efisiensi dengan tolak ukur merupakan suatu perbandingan antara hasil minimum yang ditentukan dengan hasil riil yang dicapai. Artinya, efisiensi dapat tercapai jika hasil riil lebih besar dari angka minimum yang ditentukan.

Sebagai contoh, pekerja A dapat menyusun bata sekitar 200 bata per hari selama 8 jam. Sedangkan pekerja B dapat menyusun bata sekitar 300 bata per hari selama 8 jam. Sehingga, kemampuan pekerja dalam mencapai hasil yang telah ditentukan dalam waktu tertentu menjadi kunci dari efisiensi jenis ini.

3) Efisiensi dengan Titik Impas

Efisiensi dengan titik impas merupakan jenis yang cukup sering digunakan pada bidang usaha. Konsep titik impas (break-even point) dalam efisiensi ini adalah titik batas antara usaha yang efisien serta tidak efisien. Dengan titik ini, suatu usaha atau bisnis dapat dikatakan efisien ketika bisnis tersebut dapat menghasilkan lebih dari titik impas tersebut.

3. Tujuan Efisiensi

Efisiensi adalah hal yang penting dalam melakukan pekerjaan dan menjalankan suatu usaha atau bisnis. Secara umum, tujuan efisiensi adalah untuk mencapai keuntungan maksimal dengan upaya yang tidak terlalu besar. Namun lebih dari itu, masih ada beberapa tujuan dari efisiensi yang bisa dijabarkan. Adapun beberapa tujuan yang bisa dicapai dengan efisiensi adalah sebagai berikut.

1) Mencapai sebuah hasil atau tujuan sesuai dengan yang diharapkan atau direncanakan.

2) Menghemat atau juga mengurangi penggunaan sumber daya dalam melakukan aktivitas atau kegiatan.

3) Memaksimalkan keuntungan yang mungkin didapatkan.

4) Memaksimalkan penggunaan segala sumber daya yang dimiliki sehingga tidak ada yang terbuang dengan percuma.

5) Meningkatkan kinerja suatu unit kerja sehingga hasil atau output-nya semakin maksimal.

4. Syarat Tercapainya Efisiensi

Untuk bisa mencapai tujuan dari kegiatan efisiensi, ternyata ada sejumlah syarat yang harus terpenuhi. Selain itu, syarat-syarat efisiensi ini juga bisa menjadi acuan bagi seseorang dalam melakukan efisiensi yang efektif dan berdampak besar. Adapun syarat tercapainya efisiensi adalah sebagai berikut.

1) Penggunaan manajemen yang tepat.

2) Pembagian kerja yang nyata.

3) Rasionalitas otoritas dan tanggung jawab.

4) Mekanisme atau sistem yang dengan sendirinya dapat menyesuaikan dengan kondisi.

5) Penggunaan alat-alat yang sudah disesuaikan dan dapat ditukarkan satu sama lain.

6) Ekonomis. Mencapai input yang berkualitas tinggi dengan usaha yang sekecil mungkin.

7) Prosedur kerja yang praktis dan tidak kompleks.

8) Mencapai hasil dan manfaat. Misalnya barang yang diproduksi bermanfaat bagi masyarakat.

Itulah di antaranya ulasan mengenai pengertian efisiensi adalah hal penting untuk mendapatkan hasil usaha yang maksimal. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan.

(kpl/gen/psp)

Editor:   Puput Saputro

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com