Komunitas Bikers Indonesia Turut Ramaikan Konser 'Musik Untuk Republik'

Guntur Merdekawan | Sabtu, 12 Oktober 2019 21:20 WIB
Guntur Merdekawan | Sabtu, 12 Oktober 2019 21:20

Kapanlagi.com - Event Bikers Indonesia bakal digelar pada tanggal 18-20 Oktober mendatang di Bumi Perkemahan Cibubur. Seperti diketahui, acara ini juga bertepatan dengan gelaran 'Musik Untuk Republik' yang juga berlangsung di lokasi serupa.

Acara Bikers Indonesia sendiri merupakan acara yang menaungi semua pegiat motor jenis apapun. Event ini dianggap sebagai momentum yang pas bagi para pemangku kepentingan untuk bertemu dan berdiskusi.

"Kita semua memiliki masalah yang sama. Menyangkut regulasi maupun di tingkat daya beli dan daya jualnya," ujar salah satu penyelenggara acara sekaligus pegiat motor Vespa, Sahala Ringo pada konferensi pers Bikers Indonesia di Motto Village, Jakarta, Sabtu (12/10).

1 Dari 2 Halaman

1. Bersatu Itu Keren

Acara kemah bersama Bikers Indonesia mengambil tema 'Bersatu Itu Keren'. Ada beberapa hal yang akan disampaikan secara khusus selama event berlangsung, seperti regulasi yang jelas saat sedang melaksanakan kegiatan touring secara massal.

"Mungkin dengan ada masalah dan keluhan dari teman-teman semua itu bisa ditampung. Harapan kita akan muncul regulasi dan peraturan yang membuat kita lebih baik untuk pegiat costum," tambahnya.
2 dari 2 halaman

2. Konser Musik Untuk Republik

Konser Musik Untuk Republik Para musisi yang bakal tampil di \'Musik Untuk Republik\' / Credit: Instagram - Sandy Pas Band
Tanggal 18, 19 dan 20 Oktober mendatang, sejumlah musisi top Tanah Air juga bakal menggelar konser bertajuk 'Musik Untuk Republik' di kawasan Bumi Perkemahan Buperta Cibubur, Depok, Jawa Barat. Event ini digelar tanpa sponsor, tanpa dipungut biaya. Adapun musisi-musisi yang terlibat adalah Slank, BIP, Glenn Fredly, God Bless, KLa Project, Edane, NTRL, Mulan Jameela, Inul Daratista, Iwa K, PAS Band, Steven & Coconut Treez dan masih banyak lainnya.

Seperti namanya, konser ini bertujuan ini untuk menyatukan masyarakat yang sempat terpecah belah karena efek pemilu 2019 lalu. Hal itu disampaikan langsung oleh ketua pelaksana konser, Rayden Sujono.

"Kami dari musisi merasa ada keresahan karena polarisasi setelah pesta demokrasi kemarin. Keresahan ini juga sekarang udah ke mana-mana, udah bawa etnis, ras. Dan kalau bukan musisi siapa lagi yang memberi contoh," ungkap Rayden seperti dilansir dari Antara.

(kpl/gtr)


Editor:  

Guntur Merdekawan

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com