Fakta Unik Kue Nastar yang Selalu Jadi Kue Wajib saat Lebaran Tiba

Yunita Rachmawati| Rabu, 08 April 2020 07:00 WIB
Fakta Unik Kue Nastar yang Selalu Jadi Kue Wajib saat Lebaran Tiba

Kapanlagi.com - Bicara lebaran, rasanya nggak afdol sebelum mencicipi lezatnya nastar. Kue kering berbentuk bundar dengan isian selai nanas ini memang nikmat dinikmati. Saking enaknya, kadang malah ada yang sanggup menghabiskan setoples sendiri.

Padahal dibilang eksklusif sebagai makanan andalan Hari Raya juga nggak benar-benar amat, lantaran kamu bisa pesan atau bahkan membuat nastar kapan saja. Hanya memang nastar baru booming pada momen-momen tertentu seperti lebaran.

Lantas, sejauh apa sih pengetahuanmu tentang nastar ini? Biar nggak sekadar menikmati kelezatannya, yuk simak beberapa fakta unik kue nastar berikut ini.

Dalam Dunia 'Pastry' Nastar Nggak Termasuk Kategori Kue Kering

Nastar tampaknya sudah populer dianggap sebagai kue kering. Uniknya, anggapan ini ternyata nggak sepenuhnya dibenarkan dalam dunia pastry. Sebaliknya, nastar dinilai lebih cocok oleh para pakar pastry sebagai cake. Alasannya, karena tekstur nastar lebih lembut dan lembap. Sementara, camilan baru bisa dikategorikan kue kering jika memang benar-benar garing dan memiliki tekstur yang renyah.

Bukan Asli Indonesia, Tapi Justru Belanda

Meski mudah banget menemukannya, dan seolah jadi camilan yang familiar di Indonesia, nyatanya nastar ini bukan asli jajanan Indonesia lho. Sebaliknya, nastar ini berasal dari Negeri Kincir Angin. Hal ini merujuk dari nama 'nastar' yang ternyata diambil dari Bahasa Belanda, yaitu 'ananas' yang berarti buah nanas, serta 'taartjes' yang bermakna tart. Kudapan ini lantas dibawa ke Indonesia semasa penjajahan Belanda. Dari sana, kemudian lahir pelafalan yang lebih mudah di kalangan pribumi menjadi nastar.

Nastar Juga Hits dalam Perayaan Selain Lebaran

Uniknya nastar ini nggak hanya jadi camilan hits saat lebaran lho. Sebaliknya, saat perayaan Natal maupun Imlek di Indonesia, nastar juga menjadi salah satu jajanan andalan. Bahkan, nggak hanya manis, dalam dialek Hokkian, nastar ini disebut sebagai ong lai yang secara harfiah berarti pir emas. Idiom tersebut juga bisa dimaknai sebagai datangnya kemakmuran, rezeki dan keberuntungan. Hal ini pun seolah berkaitan dengan warna keemasan dari nastar dan isian selai nanas yang manis, sehingga dianggap sebagai lambing rezeki yang melimpah saat perayaan Tahun Baru Cina.

Meski Namanya Tart Nyatanya Inspirasi Utama Nastar Justru Pie

Sekalipun namanya tart, nyatanya resep kue nastar justru terinspirasi kue pie. Hal inilah yang membuat adonan nastar sebenarnya sama dengan pie. Bedanya hanya pada isian. Jika pie biasanya menggunakan blueberry, strawberry atau apel, maka nastar justru menggunakan nanas. Diketahui, semasa kolonial Belanda, ketiga buah untuk isian pie tersebut sulit didapatkan. Sementara di Indonesia nanas sebagai buah tropis justru lebih melimpah, jadilah pie dengan isian selai nanas yang kemudian akrab disebut sebagai nastar.

Itulah beberapa fakta unik kue nastar yang memang menarik untuk diulik. Siapa sangka di balik statusnya sebagai primadona kue lebaran, nastar ternyata menyimpan beragam keunikan. Makanya, biar nggak sampai kehabisan, jangan lupa untuk pesan nastar jauh-jauh hari.

Biar nggak ribet, #MulaiAjaDulu di Tokopedia. Aneka nastar lezat bisa kamu temukan dengan mudah di sana. Selain itu, penuhi semua kebutuhan Ramadan di Tokopedia. Serta nikmati berbagai promo Ramadhan, hadiah dan penawaran menarik lainnya mulai 1 April-13 Mei 2020. Jangan lupa top up OVO, karena dengan OVO transaksi belanja online jadi lebih praktis!

(kpl/boo)

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com