6 Potret Pelaku 'Sate Sianida' yang Tengah Viral Karena Memakan Korban, Ternyata Berawal Dari Sakit Hati

Senin, 03 Mei 2021 22:58
6 Potret Pelaku 'Sate Sianida' yang Tengah Viral Karena Memakan Korban, Ternyata Berawal Dari Sakit Hati

Nani adalah warga Dusun Sukaasih, Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Dirinya ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan kasus tersebut selama 4 hari lamanya.

Satreskrim Polres Bantul akhirnya meringkus Nani Aprilliani Nurjaman (25), pengirim takjil beracun yang menewaskan seorang bocah di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Nani merupakan warga Jawa Barat yang tinggal di Bantul.

Seperti apa sosoknya? Simak selengkapnya di sini.

Nani adalah warga Dusun Sukaasih, Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Dirinya ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan kasus tersebut selama 4 hari lamanya.
"Setelah lidik empat hari berhasil mengerucut kepada seseorang dan pada hari Jumat (30/4) kami berhasil mengamankan NA, seorang pekerja swasta asal Majalengka," kata Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021).
Rupanya motif dirinya membuat sate beracun tersebut adalah karena kesal dengan kekasihnya, Aiptu Tomi yang meninggalkan dirinya. Aiptu Tomi sendiri diketahui telah memiliki istri.
Nani ingin memberi pelajaran kepada Tomi. Setelah meminta pendapat temannya, diusulkan untuk meracuni Tomi dengan bumbu sate yang dibubuhi racun KCn (Kalium Cyanida) dengan tujuan membuat mencret dan diare.
Dirinya memesan ojol secara offline, namun ditolak oleh istri Aiptu Tomi yang merasa tak memesan sate tersebut. Sate tersebut akhirnya diberikan kepada driver ojol yang ternyata berbuah petaka, sang anak dari driver tersebut meninggal dunia setelah mengonsumsi sate tersebut.
Kasus Nani kini masih diproses oleh Polres Bantul. Dirinya sendiri terancam hukuman mati atau penjara 20 tahun.

Topik Terkait