Heboh Kucing Berwajah Manusia, Ternyata Hoax?

Tyssa Madelina  | Kamis, 19 Oktober 2017 09:40 WIB
Heboh Kucing Berwajah Manusia, Ternyata Hoax?

Kapanlagi.com - Rumor kucing berwajah manusia yang sempat menggegerkan Malaysia akhirnya dibantahkan oleh pihak kepolisian setempat. Meskipun beberapa foto yang beredar sempat dipercaya keasliannya, namun petugas kepolisian berani membuktikan kepalsuan foto tersebut. Mereka percaya bahwa semua foto itu hanyalah hoax.

Menurut video yang beredar, penemuan kucing unik tersebut terjadi di Pahang, area barat Malaysia. Dari rekaman videonya diketahui kucing tersebut sama sekali tak berbulu, dengan kulit berwarna pink dan wajah layaknya manusia. Kucing tersebut memiliki cakar yang tajam di keempat kakinya, dua gigi taring kecil dan rambut hitam yang tipis di bagian kepala.

Namun, kepala kepolisian setempat, Datuk Rosli Abdul Rahman berkata bahwa semua foto yang beredar itu tidak benar. "Aku harap publik berhenti mengedarkan berita mengenai penemuan palsu ini," tuturnya seperti dilansir oleh Asia Wire. Ditambah lagi, sampai sekarang pun belum ada kesaksian yang melihat hewan itu secara langsung dari penduduk sekitar.

Beredarnya berita kucing wajah manusia ini sempat menggegerkan penduduk setempat © Asia WireBeredarnya berita kucing wajah manusia ini sempat menggegerkan penduduk setempat © Asia Wire

Setelah ditelusuri, ternyata foto tersebut hanyalah mainan silikon bayi serigala yang dijual online. Mirisnya, meskipun belum jelas kebenarannya, foto itu telah menimbulkan keresahan massal. Bahkan di dalam postingannya tertulis, bahwa spesies hewan tersebut masih belum bisa diidentifikasi dan masih diperiksa di laboratorium.

Sebelumnya, geger penemuan hewan aneh juga sempat terjadi di India. Kala itu, kambing dengan struktur wajah mirip manusia juga sempat mmembuat kehebohan desa setempat. Berita tersebut dibagikan melalui akun Facebook Samiraa Aissa dan sampai sekarang pun masih belum dapat dibuktikan kebenarannya.

Meskipun suatu berita sudah disebar ratusan atau bahkan ribuan kali, bukan berarti berita tersebut sudah pasti benar ya, KLovers. Jangan sampai menyebarkan informasi yang belum jelas diketahui kebenarannya, agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

(kpl/tmd)

Editor :  

Tyssa Madelina

Join Kapanlagi.com