India Dilanda Bencana Aneh, Busa Salju Beracun Ini Berbahaya!

Lusi Vita | Senin, 26 Oktober 2015 12:48 WIB
India Dilanda Bencana Aneh, Busa Salju Beracun Ini Berbahaya!
Kapanlagi.com - Siapa bilang menjadi negara berkembang itu enak? Ya, meski pendapatan negara bertambah namun ada pula sisi negatif yang harus dibayar oleh masyarakat dan pemerintah. Contohnya saja, seperti kasus polusi dan kabut asap di negara kita atau pencemaran air di beberapa sungai besar di China.

Yap, masalah yang sama ternyata tidak hanya dihadapi oleh kedua negara besar itu. Sebab, di India pun juga mengalami kasus yang jauh lebih parah. Selain lautan sampah, pencemaran udara, air bahkan tanah pun juga sering dihadapi oleh negara tersebut.

Malahan, baru-baru ini terjadi lagi pencemaran yang berbahaya di kawasan India Selatan, tepatnya di Kota Bangalore. Pencemaran parah yang mengontaminasi 3.642 hektar Danau Bellandur ini bahkan hampir terjadi di setiap tahunnya, seperti yang dilansir melalui Odditycentral.

Bencana busa salju beracun ini tak disangka sangat berbahaya dan mematikan lho ©OdditycentralBencana busa salju beracun ini tak disangka sangat berbahaya dan mematikan lho ©Odditycentral

Bagaimana tidak berbahaya, meski danau tersebut berubah bak danau salju. Namun, salju yang ternyata busa beracun itu menyebar sampai ke pemukiman dan sungai-sungai terdekat. Kondisi ini pun selalu terjadi saat kawasan tersebut mengalami musim penghujan.

Di mana hujan aneh akibat polusi udara itu turun menjadi air yang mengubah air menjadi berlemak, berminyak hingga berbusa. Bahkan saking parahnya busa beracun itu bisa memicu kebakaran juga lho. Waduh, mengerikan juga kan?

Hingga saat ini pemerintah di India masih belum menemukan cara penanggulangannya ©OdditycentralHingga saat ini pemerintah di India masih belum menemukan cara penanggulangannya ©Odditycentral

Apalagi saat terbawa angin, busa-busa tersebut dapat terbang hingga daerah yang padat dengan penduduk. Akibatnya, bencana pencemaran ini mengakibatkan banyak penduduk yang merasa pusing, mual dan sakit perut. Hingga saat ini, pemerintah di sana pun masih belum menemukan solusi yang jelas terhadap bencana yang dapat membunuh pelan-pelan masyarakatnya tersebut. Bagaimana menurutmu? (odd/vit)

Editor :  

Lusi Vita

Join Kapanlagi.com