Inilah Detik-Detik Rekaman CCTV Usai Mirna Tenggak Kopi Sianida

Arai Amelya | Kamis, 14 Juli 2016 08:18 WIB
Inilah Detik-Detik Rekaman CCTV Usai Mirna Tenggak Kopi Sianida

Kapanlagi.com - Kasus kematian Wayan Mirna Salihin semakin memasuki tahap di mana sang tersangka, Jessica Kumala Wongso, terpojok. Terbaru pada Rabu (13/7) kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memutar rekaman CCTV dalam persidangan yang memperlihatkan detik-detik kematian perempuan berusia 27 tahun itu.

Awalnya Hani alias Boon Juwita yang jadi saksi kunci kematian Mirna membeberkan rekaman CCTV itu tiba bersama Mirna ke restoran Olivier. Dalam rekaman itu tampak sebelum berjumpa Jessica, mereka berdua memilih kue dan memesannya sekitar beberapa menit, seperti dilansir Merdeka.

Tampak Mirna dan Hani memesan kue di restoran Olivier © MerdekaTampak Mirna dan Hani memesan kue di restoran Olivier © Merdeka

"Mirna mau duduk di sebelah terdakwa tapi dia menutupi dan akhirnya Mirna duduk di samping saya. Dia lewat sebelah kiri karena di sebelah kanan ada Jessica. Mirna mengaduk-aduk kopi itu dan meminumnya tapi dia kemudian mengibas-kibaskan mulutnya. Dia langsung bilang sama saya kopinya nggak enak berkali-kali," cerita Hani.

Saat itu Mirna meminta Hani untuk mengambil air mineral dan Jessica langsung memanggil pelayan untuk minta air putih. "Saya dan Mirna langsung memilih menu lagi agar mulutnya manis. Mirna langsung menyender ke sofa tapi mulutnya langsung berbusa dan saya langsung panggil-panggil satpam. Saya langsung mengubungi suami Mirna," lanjut Hani.

Meja 54, TKP di mana Mirna minum kopi dan tewas © MerdekaMeja 54, TKP di mana Mirna minum kopi dan tewas © Merdeka

Dan dalam rekaman CCTV yang bermula pukul 17.12 WIB itu, tampak pukul 17.19 WIB, Mirna sudah tak sadarkan diri. Jessica yang berbaju cokelat tampak diam hingga dua menit kemudian ada empat orang pelayan datang dengan salah satunya membawa air putih di nampan. Terlihat pula seorang pelayan perempuan datang mengangkat gelas es kopi Vietnam yang usai diminum Mirna.

Di saat banyak orang panik dengan Mirna hingga ada ibu-ibu yang berdoa, Jessica tampak melihat sekeliling sambil menggaruk tangannya. Mirna pun dibawa ke klinik Grand Indonesia pada pukul 17.27 WIB dengan menggunakan kursi roda dalam kondisi tak sadar. Atas dakwaannya yang melakukan pembunuhan berencana pada 6 Januari 2016 itu, Jessica dijerat pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati. (mdk/aia)

Editor :   Arai Amelya

Join Kapanlagi.com