Jalan Menuju Pantai Malang Selatan Susah Dijangkau, Khofifah: Dua Tahun Ke Depan Akses Jalan Semakin Terbuka Dan Mudahkan Wisatawan Berlibur

Editor KapanLagi.com| Minggu, 26 Januari 2020 15:02 WIB
Editor KapanLagi.com | Minggu, 26 Januari 2020 15:02

Kapanlagi.com - Deretan pantai di sepanjang laut selatan Pulau Jawa di Kabupaten Malang memiliki keindahan luar biasa. Namun beberapa pantai letaknya susah dijangkau karena akses jalan menuju lokasi yang masih sulit ditempuh.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dalam waktu dua tahun ke depan akses jalan melalui Jalur Lintas Selatan (JLS) Lot 9 akan selesai pengerjaannya. Akses itu akan membuka dan semakin memudahkan wisatawan berlibur di sejumlah pantai tersebut.

"Kalau ini selesai akan membuka pantai agar bisa diakses masyarakat. Membuka akses ekonomi baru. Depan tadi nanti akan dibuat pasar rakyat yang mendisplay produk industri kreatif masyarakat Malang. Saya juga minta akses jalan masuknya. Supaya akses jalan memberikan sangat banyak pilihan masyarakat ke pantai," kata Khofifah usai Offroad Jelajahi Jalan Lingkar Selatan (JLS) Sepanjang Pantai Selatan Malang, Sabtu (26/1).

1 Dari 4 Halaman

1. Jelajahi Jalan Lingkar Selatan

Jelajahi Jalan Lingkar Selatan © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko
Gubernur Khofifah menjelajahi Jalan Lingkar Selatan (JLS) sepanjang Pantai Selatan Malang secara offroad. Ia mengecek pengerjaan JLS Lot 9 yang sudah dimulai sejak Juli 2019 dan direncanakan rampung tahun 2022.

Perjalanan offroad tersebut sekaligus melihat akses yang terbuka jika JLS lot 9 selesai untuk beberapa pantai selatan Kabupaten Malang. Beberapa pantai yang dikunjungi Khofifah di antaranya Pantai Kondang Iwak, Pantai Kondang Merak serta Jembatan Bajul Mati.

"Keindahan pantai ini sangat luar biasa. Pantai Kondang Iwak misalnya, memiliki pasir besi yang sangat unik. Bagi para wisatawan penikmat pantai ini merupakan destinasi yang harus dikunjungi. Sambil menunggu penyeleseian JLS berbagai infrastruktur pantai juga perlu dibenahi," kata Khofifah.

2 dari 4 halaman

2. Gunakan Mobil

Gunakan Mobil © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko
Selama perjalanan, Gubernur Khofifah menggunakan mobil jeep mengingat lot 9 dibangun dengan pembukaan lahan serta beberapa perbukitan yang masih dalam proses pemadatan. Ia juga terlihat sangat menikmati perjalanan meskipun medannya sangat menantang.

JLS Lot 8 dan Lot 9 dibangun dengan anggaran dari ADB melalui APBN Kementrian PUPR. Jalur tersebut menyambungkan wilayah setelatan kabupaten Malang hingga perbatasan Kabupaten Blitar.

Total JLS sendiri 684 Km dan sudah selesai dibangun 382 KM dan 72 Km sedang dalam proses. Pembangunan yang masih bersiasa 215 Km, yang proses pembebasan tanahnya baru berjalan 30 Km.

"Seluruh kabupaten yang menjadi area JLS, saya mohon ikut menyiapkan lahannya. Dengan begitu, PUPR akan memiliki gambaran kapan proses pembebasan lahan dilakukan dan seterusnya. Tetapi proses penyiapan lahan sudah dibantu para Bupati, terutama dari sisa 215 Km," katanya.

3 dari 4 halaman

3. Banyak Pantai Yang Bisa Dinikmati

Banyak Pantai Yang Bisa Dinikmati © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko
Ditegaskan oleh Khofifah, jika akses terbuka maka akan banyak pantai yang bisa dinikmati oleh masyarakat lebih luas. Sehingga akan mendorong pertumbuhan ekonomi baru. Lewat sentra pertumbuhan ekonomi baru itu penurunan kemiskinan di Malang Selatan akan bisa direduksi secara sangat signifikan.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini berpesan agar para wisatawan selalu ikut menjaga kebersihan pantai, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ia juga berharap agar nantinya akan semakin ditambah tempat sampah di sekitar pantai.

"Mari kita selalu menjaga kebersihan pantai, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita selalu ikut menyayangi pantai," tutup Khofifah.

4 dari 4 halaman

4. Lihat Jembatan Bajul Mati

Di akhir kunjungannya, Gubernur Khofifah bersama seluruh rombongan melihat jembatan Bajul Mati yang dibangun di lot 8 JLS.

Gubernur berharap bentangan jembatan jurang mayit akan segera diselesaikan tahun ini. Agar akses wisatawan dari dan ke Sendang Biru menuju wisata pantai lainnya dapat lebih cepat dan aman.

"Saya usul jika sudah selesai bentangannya maka nama jembatan ini jangan menggunakan nama Jembatan Mayit tetapi Jembatan Sumber Bahagia," katanya.

Selama kunjungan Khofifah didampingi Bupati Malang Sanusi, Sekretaris Daerah Provisnsi Jatim Forkopimda Kabupaten Malang, pejabat OPD di lingkup Kabupaten Malang, dan beberapa Kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim.

(kpl/dar/CDP)


Reporter:  

Darmadi Sasongko

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com