Jalan Pertobatan Hercules dan Kang Komar, Mantan Preman yang Tak Luput dari Cobaan

Editor KapanLagi.com | Jum'at, 17 September 2021 15:03 WIB
Jalan Pertobatan Hercules dan Kang Komar, Mantan Preman yang Tak Luput dari Cobaan

Kapanlagi.com - Terkadang, apa yang terlihat dari luar belum tentu sama dengan yang sebenarnya. Sejalan dengan kata pepatah, hitam belum tentu putih begitupun dengan seorang preman.

Tak selamanya seorang preman itu adalah sosok yang menyeramkan, tidak memiliki hati, dan menindas. Ada kalanya mereka menemukan titik balik untuk mengambil kesempatan kedua menjadi manusia baik.

Hercules, seorang mantan preman sekaligus penguasa Tanah Abang pada masanya menceritakan perjalanan hidupnya yang sekarang memilih untuk membantu banyak orang. Kebaikan yang telah dilakukannya sampai sempat diabadikan dalam sebuah penghargaan tanda jasa yaitu penghargaan berupa bintang jasa x pejuang.

Namun, kebaikan seseorang memang tidak dapat diterima banyak orang. Ada kalanya ia malah mendapat kejahatan melalui tindakan pembacokan yang sempat dialaminya. Pembacokan yang pernah menyerang dirinya bahkan sampai 16 kali dan mengundang tanda tanya besar, mengapa bisa bertahan sampai sekarang?

Tidak usah takut sama manusia, selama kita benar. Karena apa? Mati dan hidup ada ditangan Allah SWT bukan manusia jawab Hercules kepada Gus Miftah.

1. Hidayah Untuk Kang Komar

Tak hanya Hercules, hidayah pertobatan juga dialami oleh Mat Drajat atau yang sering dipanggil Kang Komar. Sejak kecil bahkan ketika ia menjadi seorang anak TNI tak menutup kemungkinan untuknya menjadi anak yang nakal bahkan sempat menjadi seorang preman.

Namun, seiring berjalannya waktu, Kang Komar dihadapi dengan beberapa pelajaran hidup yang membuatnya tersadar untuk kembali ke jalan yang lebih baik dengan membasuh kaki ibu.

Lantas, kejadian apa yang dapat membuat kedua mantan preman memilih bertobat? Dan bagaimana tanggapan Gus Miftah akan fenomena pertobatan yang dialami seorang preman?

Saksikan selengkapnya di Ngobrol Bareng Gus Miftah pada Jumat, (17/9) pukul 21.00 WIB hanya di stasiun televisi iNews. Program ini juga dapat disaksikan melalui laman www.rctiplus.com dan aplikasi RCTI+.

(kpl/tdr)

Editor:   Tantri Dwi Rahmawati

Join Kapanlagi.com