Kata Baku Resiko atau Risiko? Ketahui Juga Daftar Kata Baku yang Lainnya

Selasa, 31 Agustus 2021 12:33 WIB
Kata Baku Resiko atau Risiko? Ketahui Juga Daftar Kata Baku yang Lainnya

Kapanlagi.com - Membedakan kata baku dan kata tidak baku terkadang jadi hal yang susah-susah gampang untuk dilakukan. Terlebih, jika kata-kata tersebut biasa dilafalkan dan digunakan di keseharian. Contohnya, kata baku resiko yang seringkali digunakan sehari-hari, baik dalam percakapan maupun secara tertulis. Tak sedikit orang yang kebingungan membedakan mana yang merupakan bentuk baku, resiko atau risiko?

Padahal kemampuan membedakan kata baku dan tidak baku merupakan hal yang penting untuk dikuasai. Terlebih, jika kalian berkutat pada aktivitas atau pekerjaan yang berkaitan dengan dunia tulis-menulis. Pasalnya, kata baku dan tidak baku tidak bisa digunakan sembarangan. Kata baku dan tidak baku harus digunakan secara tepat sesuai dengan situasi dan kondisinya.

Karenanya, sangat penting untuk mempelajari dan mengetahui bentuk kata baku dan tidak baku, seperti antara resiko atau risiko. Nah, untuk mencari tahu bentuk kata baku resiko, silakan simak ulasan berikut yang telah kapanlagi.com rangkum dari berbagai sumber.

 

1. Memahami Perbedaan Kata Baku dan Tidak Baku

Untuk bisa membedakan kata baku dan tidak baku, terlebih dahulu kalian perlu mengetahui pengertiannya. Dengan mengetahui pengertian kata baku dan tidak baku, kalian akan lebih mudah untuk menemukan perbedaan keduanya.

Istilah kata baku adalah kata yang digunakan berdasarkan aturan atau kaidah berbahasa Indonesia yang telah ditentukan. Dengan kata lain, kata baku juga merupakan kata yang penggunaannya sudah sesuai dengan ejaan dan aturan pedoman bahasa Indonesia yang baik dan benar. Penggunaan kata baku diterapkan pada situasi resmi, baik dalam percakapan maupun penulisan, seperti dalam pidato, surat dinas, dan sebagainya.

Berkebalikan dengan kata baku, kata tidak baku merupakan kata-kata yang tidak digunakan sesuai aturan dalam ejaan dan pedoman bahasa Indonesia. Hal tersebut juga meliputi pengertian penggunaan bahasa secara lisan maupun tulis. Penggunaan bahasa tidak baku biasa ditemukan di keseharian saat bergaul bersama teman atau keluarga. Bahasa tidak baku dapat menciptakan suasana yang lebih akrab, santai, dan tidak kaku.

2. Cara Mengecek Kata Baku

Seperti yang disinggung sebelumnya, kata baku ditulis berdasarkan ejaan dan pedoman dalam bahasa Indonesia. Karenanya, untuk mengecek apakah suatu kata tergolong kata baku bisa dilakukan dengan menggunakan bantuan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan pedoman ejaan.

Di samping itu, terdapat beberapa ciri-ciri yang bisa menunjukkan suatu kata tergolong kata baku. Berikut beberapa ciri-ciri kata tidak baku:

1) Umumnya digunakan dalam bahasa sehari-hari.

2) Bentuknya dapat berubah-ubah.

3) Memiliki arti yang sama, meski terlihat beda dengan bahasa baku.

4) Dipengaruhi bahasa daerah dan bahasa asing tertentu.

5) Dipengaruhi dengan perkembangan zaman.

3. Mana yang Benar: Kata Baku Resiko atau Risiko

Kata baku resiko dan risiko jadi salah satu bentuk kata baku yang seringkali sulit dibedakan. Pasalnya, kedua bentuk kata ini seringkali kita jumpai penggunaannya sehari-hari. Namun, tetap saja hanya ada satu bentuk baku dari resiko atau risiko. Merujuk dalam KBBI, bentuk kata baku dari kata tersebut adalah risiko.

Pada KBBI, risiko berarti akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuatan atau tindakan. Sehingga, dalam penulisan ataupun pengucapan pada situasi resmi, kata yang dipakai adalah kata baku risiko.

4. Daftar Kata Baku Lainnya

Selain kata baku resiko atau risiko, masih ada beberapa kata yang sulit dibedakan bentuk bakunya. Tak jarang sulit membedakan dan menentukan bentuk bakunya. Oleh karena itu, penting juga untuk mengetahui beberapa bentuk kata baku lainnya. Berikut beberapa daftar kata baku lain yang juga perlu kalian tahu.

1. Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku)

2. Akhirat - Akherat

3. Aksesori - Asesoris

4. Aktif - Aktip

5. Akuarium - Aquarium

6. Aluminium - Almunium

7. Ambulans - Ambulan

8. Analisis - Analisa

9. Antena - Antene

10. Antre - Antri

11. Anugerah - Anugrah

12. Azan - Adzan

13. Afdal - Afdol

14. Agamais - Agamis

15. Ajek - Ajeg

16. Adjektif - Ajektifaktivitas

17. Aktifitasaktual - Aktuil

18. Balsam - Balsem

19. Batalion - Batalyon

20. Baterai - Batere

21. Baka - Baqa

22. Barzakh - Barzah

23. Batalion - Batalyon

24. Batil - Athil

25. Bazar - Bazaar

26. Becermin - Bercermin

27 Besok - Esok

28. Blanko - Blangko

29. Boks - Bok

30. Bosan - Bosen

31. Bus - Bis

32. Cabai - Cabe

33. Capai - Capek

34. Cedera - Cidera

35. Cendekiawan - Cendikiawan

36. Cengkih - Cengkeh

37. Cinderamata - Cenderamata

38. Cokelat - Coklat

39. Daftar - Daptar

40. Derajat - Derajad

41. Desain - Desaign

42. Detail - Detil

43. Detergen - Deterjen

44. Diagnosis - Diagnosa

45. Durian - Duren

46. Efektif - Efektip

47. Efektivitas - Efektifitas

48. Ekosistem - Ekosistim

49. Ekspor - Eksport

50. Ekstra - Extra

51. Ekstrakurikuler - Ekstrakulikule

52. Ekstrem - Ekstrim

53. Elite - Elit

54. Favorit - Pavorit

55. Februari - Pebruari

56. Fondasi - Pondasi

57. Frasa - Frase

58. Geladi - Gladi

59. Gizi - Giji

60. Gua - Goa

61. Gubuk - Gubug

62. Hektare - Hektar

63. Hierarki - Hirarki

64. Higienis - Higenis

65. Ijazah - Ijasah

66. Ikhlas - Ihlas

67. Indera - Indra

68. Jagat - Jagad

69. Jemaah - Jamaah

70. Jenderal - Jendral

71. Karier - Karir

72. Kategori - Katagori

73. Komplet - Komplit

74. Kreativitas - Kreatifitas

75. Kuitansi - Kwitansi

Itulah di antaranya ulasan mengenai kata baku resiko yang ternyata adalah "risiko", serta daftar kata baku lainnya yang perlu kalian tahu. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan!

(kpl/gen/psp)

 

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com