Kabin Wahana Bianglala di Sekaten Yogyakarta Terbalik, Begini Detik-Detik Kejadian

Galuh Esti Nugraini | Senin, 12 November 2018 23:00 WIB
Galuh Esti Nugraini | Senin, 12 November 2018 23:00

Kapanlagi.com - Setiap tahunnya Yogyakarta selalu mengadakan upacara Sekaten. Sebuah upacara yang dilakukan warga Yogyakarta untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Penyelenggaraannya diadakan setiap tanggal 5 Mulud dalam kalender Jawa.

Sebelum malam puncak, para warga Yogyakarta disuguhkan sebuah pesta rakyat. Pesta rakyat ini sejenis pasar malam yang diadakan di Alun-Alun Utara Yogyakarta. Terdapat banyak penjual aneka makanan dan berbagai wahana permainan di dalamnya.

Namun ada peristiwa yang tidak mengenakan terjadi dalam Pasar Malam Sekaten. Salah satu wahana bianglala tidak terkontrol hingga sebagian kabin terbalik, Minggu (11/12). Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

1 Dari 3 Halaman

1. Bianglala Berputar Kencang

Dalam video yang beredar memperlihatkan jika bianglala tersebut berputar dengan kencang tak terkendali. Sehingga membuat beberapa kabin terbalik. Membuat orang-orang di dalamnya bergelantungan di tiang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.10 WIB berdasarkan beberapa saksi mata. Untungnya para awak bianglala dengan cepat memanjat tiang. Berusaha mengevakuasi para penumpang.

"Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit," ujar Pami, salah satu saksi mata.

 

2 dari 3 halaman

2. Awal Penyebab

Awal Penyebab Petugas datangi tempat kejadian (credit: instagram.com/polresjogja)
Diketahui dari informasi seorang satgas pengamanan bernama Eko mengungkap bahwa pihak pengelola telah menawarkan kepada para penumpang ke rumah sakit, untuk mengecek jika terjadi luka. Namun penumpang tersebut memilih untuk langsung ke rumah masing-masing.

Eko juga berikan spekulasi bagaimana kabin dalam bianglala tersebut bisa terbalik. Menurutnya, ada kesalah prosedur yang terjadi. Hal ini dikarenakan penumpang yang berada di atas kala itu menggoyang-goyangkan kabinnya.

Namun salah satu warga, Boy Tamala menyanggah hal tersebut. Ia menuturkan memang sudah ada yang aneh saat dirinya naik bianglala sebelum kejadian. Ia pun menceritakan saat dirinya naik kala itu.

"Minggu sore, saya bersama istri dan dua anak saya naik bianglala yang sama, saya sudah merasakan keanehan karena merasa gerak bianglala tidak normal dan berbunyi keras," ungkapnya.

 

3 dari 3 halaman

3. Pengelola Tidak Beri Penjelasan

Pawas Polsek Gondomanan Ipda Darwantoro juga datang ke lokasi kejadian setelah menerima laporan tersebut. Namun ketika ia datang, para penumpang telah dievakuasi semuanya.

"Sempat kami pasang police line tetapi akhirnya kami lepas lagi karena tidak ada korban dalam kejadian ini," kata Darwantoro.

Wahana tersebut dikelola oleh seorang bernama Kurniawan Widi Cahyono. Namun pengelola tersebut tidak berikan penjelasan. Ia mengatakan sedang tidak berada di tempat saat kejadian berlangsung. Ia juga tidak tahu lebih lanjut kejadiannya itu bisa terjadi.

(kpl/lip/gen)


TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com