Khawatir Tertular Corona Covid-19? Kenali Dulu Cara Penyebaran Virus Corona agar Bisa Lebih Hati-Hati

Galuh Esti Nugraini| Selasa, 24 Maret 2020 14:44 WIB
Galuh Esti Nugraini | Selasa, 24 Maret 2020 14:44

Kapanlagi.com - Penyebaran virus corona sampai saat ini masih belum bisa dikendalikan. Bermula dari kota Wuhan, China, hingga saat ini virus ini sudah menyebar ke berbagai penjuru dunia. Pemerintah di berbagai negara sudah memberlakukan usaha-usaha untuk menekan cara penyebaran virus corona.

Memang sebenarnya seperti apa cara penyebaran virus corona itu? Dengan memahami proses penyebaran virus corona, diharapkan masyarakat akan jadi lebih paham dengan hal yang harus dia lakukan untuk mencegah tertular virus ini.

Berikut penjelasan tentang cara penyebaran virus corona yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

1 Dari 5 Halaman

1. Apa Itu Virus Corona?

Apa Itu Virus Corona? (credit: pixabay)
Menurut keterangan Kemenkes RI, virus corona atau yang secara internasional disebut dengan COVID-19, sebenarnya merupakan jenis virus yang bisa menyerang hewan maupun manusia.

Dampak dari jenis virus ini bisa berupa penyakit ringan hingga berat. Contoh wabah selain virus corona adalah MERS dan SARS.

2 dari 5 halaman

2. Penyebaran Virus Corona

Kasus virus corona pertama kali muncul pada akhir tahun 2019 di Wuhan, China. Itulah sebabnya kenapa penyakit yang timbul akibat serangan ini disebut dengan COVID-19 (singkatan dari Corona Virus Diseases 2019). COVID-19 sendiri diketahui menyerang sistem pernapasan.

Kasus virus corona yang pertama di Wuhan diduga ditularkan dari hewan ke manusia. Berbagai spekulasi sempat muncul, di antaranya bahwa virus ini bersumber dari hewan seperti unggas, hewan-hewan laut, bahkan kelelawar, dan trenggiling.

Spekulasi itu berkembang atas dasar bahwa masyarakat kota Wuhan sering mengonsumsi berbagai jenis daging hewan. Selain itu, di Wuhan sendiri juga terdapat sebuah pasar hewan unggas dan seafood yang relatif besar. Di pasar tersebutlah tujuh pasien pertama dari virus corona beraktivitas sehari-hari.

Meski begitu, spekulasi tersebut masih sebatas spekulasi. Penelitian masih terus dilakukan untuk mengetahui sumber pertama virus corona. Bahkan, kepolisian China juga sempat melakukan penyelidikan untuk melacak pasien pertama yang terjangkit virus corona.

3 dari 5 halaman

3. Penyebaran Virus Corona yang Terus Meluas

Penyebaran Virus Corona yang Terus Meluas (credit: pixabay)
Penyebaran virus corona yang terus meluas dikarenakan virus ini dibawa oleh orang yang telah terjangkit. Orang-orang ini umumnya adalah orang-orang yang berasal dari wilayah terjangkit virus corona, seperti beberapa kota di China.

Orang-orang yang sudah terjangkit itu kemudian menyebar, ke berbagai negara dan membuat penyebaran virus corona semakin meluas.

Sejumlah negara sudah terjangkit virus ini di antaranya negara-negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Iran. Tidak hanya di Asia, bahkan virus ini juga menyebar hingga ke Eropa, Afrika, dan Amerika.

4 dari 5 halaman

4. Penyebaran dari Manusia ke Manusia

Penyebaran dari Manusia ke Manusia (credit: pixabay)
Fakta bahwa penularan virus corona bisa terjadi antar manusia semakin memperparah cara penyebaran virus corona. Diketahui, penularan virus corona antar manusia bisa terjadi melalui droplet.

Droplet atau tetesan kecil dari hidung atau mulut penderita COVID-19 inilah yang membuat orang lain mudah tertular. Bahkan sekalipun droplet atau tetesan kecil tersebut tidak mengenai tubuh orang lain secara langsung.

Droplet atau tetesan kecil pada benda-benda mati seperti meja, kain, tembok dan lain juga bisa menjadi cara penyebaran virus ini. Orang yang menyentuh benda mati yang terkena droplet tersebut juga bisa tertular virus corona. Hal ini terjadi apabila orang yang memegang tidak segera mencuci tangan, dan menyentuh bagian wajah seperti mata, mulut dan hidung.

5 dari 5 halaman

5. Upaya Menghentikan Penyebaran Virus Corona

Upaya Menghentikan Penyebaran Virus Corona (credit: pixabay)
Setelah penyebaran virus corona yang semakin meluas dan semakin parah, berbagai cara dilakukan di berbagai negara. Namun, rata-rata cara yang dilakukan untuk mencegah cara penyebaran virus corona adalah sebagai berikut:

a. Ajakan Mencuci Tangan
Dalam keterangan di edarannya Kemenkes RI, menyebut bahwa penyebaran dan penularan virus corona bisa dicegah dengan lebih rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Anjuran ini juga dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO). Bahkan, WHO juga mengeluarkan imbauan terkait cara mencuci tangan yang benar.

b. Social Distancing
Selain lebih rajin mencuci tangan, belakangan pemerintah juga mengajak masyarakat umum untuk melakukan tindakan social distancing. Social distancing atau dalam bahasa Indonesia bisa dimaknai sebagai jaga jarak antarorang untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona.

Sejumlah tokoh menyebutkan bahwa jarak yang aman antarorang untuk sementara waktu adalah 1-2 meter. Angka jarak tersebut diperoleh berdasarkan pada kemungkinan jarak droplet.

c. Self Quarantine
Self quarantine atau dalam bahasa Indonesia berati karantina mandiri, merupakan tindakan untuk berdiam diri di rumah dan menghindari kontak sosial sementara waktu. Karantina mandiri ini sangat disarankan terutama untuk orang yang baru saja berpergian ke wilayah terjangkit virus corona, dan orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan penderita COVID-19.

Karantina mandiri harus dilakukan selama 14 hari. Hal ini sesuai dengan masa inkubasi virus corona. Selama melakukan karantina mandiri, diharapkan masyarakat melakukan berbagai aktivitasnya di dalam rumah, termasuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

d. Lockdown
Lockdown adalah cara menghentikan penyebaran virus corona dalam skala yang lebih besar dibanding karantina mandiri. Lockdown dilakukan pada tingkatan kota, daerah, bahkan negara. Lockdown dilakukan dengan melakukan penutupan akses menuju dan dari suatu tempat. Contoh negara yang sudah memberlakukan lockdown adalah China, Italia, Perancis, dan lain-lain.

(kpl/psp/gen)


Editor:  

Puput Saputro

Join Kapanlagi.com