Kisah Cinta Ahok dan Bripda Puput, Hasil Seleksi Tanpa Masa PDKT

Wulan Noviarina Anggraini | Sabtu, 26 Januari 2019 13:03 WIB
Wulan Noviarina Anggraini | Sabtu, 26 Januari 2019 13:03

Kapanlagi.com - Tidak hanya publik, Oesman Sapta Odang alias bang OSO pun penasaran dengan kisah cinta Ahok dan Bripda Puput Nastiti Devi. Bagaimana mereka bisa bertemu membuat banyak orang bertanya-tanya.

Pun fakta bahwa Bripda Puput adalah ajudan mantan istri Ahok, Veronica juga jadi pertanyaan. Apakah sudah ada cinta di antara mereka ketika Ahok dan Vero belum cerai?

Kepada Bang OSO, Ahok mengisahkan bagaimana awalnya ia bisa bertemu dengan Puput. Namun ia sama sekali tak pernah membayangkan bahwa Puput akan jadi calon istrinya.

1 Dari 4 Halaman

1. Tak Terpikir Punya Istri Polwan

"Ini ceritanya lucu. Mantan istri saya kan nggak pernah mau dikawal-kawal. Dia mau ke mana-mana mau dikawal. Tapi begitu kasus demo 411, 2016, Pak Suntana, Pak Tito (bilang) nggak ada pilihan. Semua keluarga harus dikawal. Ya biasa aja. Saya juga nggak... Gimana mau mikir, gimana mau ama polwan, gimana logika, ga ada lah punya pikiran (sama Polwan)," ujar Ahok dalam tayangan Youtube di OSO Tv Channel baru-baru ini.

Ahok pun menyatakan bahwa wajah cantik bukanlah sebuah syarat darinya. Karena ia menyadari betul bahwa cantik dan tampan adalah sebuah hal yang relatif.

"Jalan kasus (penjara dan cerai). Saya mau cari istri, seleksi awalnya gimana? Cantik? Waduh, kalau satu cantik lewat, kita berempat nih kita bisa beda selera. Yang kita bilang cantik pun, lebih cantik, lebih cantik, ngak juga, nggak ketemu. istilahnya cantik relatif, jelek mutlak," lanjutnya.

2 dari 4 halaman

2. Djarot Yang Lakukan Seleksi

© KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Ahok mengisahkan bahwa Djarot yang dulunya adalah wakilnya kala menjabat jadi Gubernur DKI Jakarta lah yang melakukan seleksi. Dengan beberapa syarat yang diajukan, Djarot mendapatkan beberapa calon.

Djarot pun sempat pusing memilih mana yang paling cocok untuk Ahok. Namun setelah beberapa lama, akhirnya Djarot meloloskan nama Puput sebagai calon yang pas.

"Nggak lama, pulang. Masuk semua nih. Ternyata dia Jawa Timur, Nganjuk. Masuk semua nih (syaratnya)," ujar Ahok.

3 dari 4 halaman

3. Ibunda Ahok Anggap Putranya Beruntung

Lolosnya Puput sebagai calon istri ternyata tak serta-merta membuat Ahok lega. Ia justru bingung harus bicara apa ke orang mengenai pilihannya ini.

"Waduh ini kacau juga nih, kok masuk (syaratnya). Ini harus bawa ke ibu saya," ujarnya.

Akhirnya Ahok mempertemukan Puput dengan sang ibunda. Ia pun menjelaskan bahwa Puput sudah lolos seleksi yang dilakukan oleh Djarot.

"Mah, ini Djarot suruh nikah lagi, Jawa Timur, kasih syarat gini-gini. Kita ambil sampelnya si Puput, kita tes, masuk semua mah, nah sekarang kita tanya mamah gimana, mamah setuju nggak nih. Kalau dia mau sama kamu Hok, untung lu Hok. Karena dia (mama) sudah suka tadi kan," kenangnya.

4 dari 4 halaman

4. Keluarga Suka

Tetapi berbeda dengan Djarot yang sudah yakin kalau Puput mau, Ibunda Ahok justru sempat pesimis. Terlebih karena jarak usia antara Ahok dan Puput terpaut jauh.

"'Hanya saya sih nggak yakin dia mau sama lu Hok, beda 31 tahun, anaknya baik gitu'," lanjut Ahok menirukan ucapan ibunya.

"Tahun ini berapa (usia Puput)?" tanya Bang OSO.

"Tahun ini 22 (tahun). Bedanya apa, kalau anak kita 21-22 kuliah, masih anak-anak, ini Polwan. Sudah dinolkan punya mental," ujarnya.

Namun ibunda Ahok memberikan restu jika putranya memilih Puput sebagai istri. Keluarga pun bahagia karena pilihan calon istri Ahok.

"Tante saya, waduh lebih suka lagi tante saya, dulu kalau ketemu kan hormat. Itulah cerita. Sampai situ saya kan ragu kan. Kita kalau cerita gini kan, orang anggap lu sama Djarot kan kong kalikong sudah, salah juga kita," jawab Ahok sambil tertawa.

(kpl/phi)


TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com