ADVERTORIAL

Lewat Vaksin Dosis Ketiga, Pemerintah Berupaya Lindungi Tenaga Kesehatan Sebagai Garda Terdepan Covid-19

Iwan Tantomi | Kamis, 05 Agustus 2021 08:00 WIB
Lewat Vaksin Dosis Ketiga, Pemerintah Berupaya Lindungi Tenaga Kesehatan Sebagai Garda Terdepan Covid-19

Kapanlagi.com - Bukan rahasia umum, jika tenaga kesehatan telah menjadi garda terdepan dalam menangani Covid-19. Bahkan, pengabdian tersebut sudah mereka lakukan sejak pandemi ini muncul pertama kali, hingga sekarang.

Demi mengapresiasi segala pengorbanan dan pengabdian telah diberikan tenaga kesehatan dalam masa pandemi seperti saat ini, pemerintah memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada tenaga kesehatan.

"Pengorbanan tenaga, waktu, segala jerih payah telah dilakukan oleh para tenaga kesehatan, bahwa tak sedikit yang hingga berkorban nyawa demi menolong sesama," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, Rabu (4/8/2021).

Sebanyak 1000 Lebih Tenaga Kesehatan Gugur Karena Covid-19

credit via shutterstockcredit via shutterstock

Tak ada ganjaran yang setimpal, lanjut Johnny, selain yang diberikan Tuhan Yang Maha Pengasih atas segala pengorbanan para tenaga kesehatan. Meski begitu, dia memastikan, pemerintah terus berupaya memberikan yang terbaik bagi tenaga kesehatan juga pihak-pihak ikut bahu membahu menghadapi pandemi ini.

Berdasarkan data laporcovid19, tenaga kesehatan Indonesia yang gugur melawan Covid-19 hingga 4 Agustus 2021 mencapai 1636. Sebanyak 598 di antaranya dokter, 503 perawat, dan 299 bidan.

Tenaga Kesehatan Harus Rela Berjauhan dengan Keluarga

credit via shutterstockcredit via shutterstock

Sementara itu, dr Alif Rizqy Soeratman SpB FinaCS seorang dokter yang telah ikut menangani pasien Covid-19 sejak Mei 2020 hingga saat ini mengatakan dirinya harus mulai menjaga jarak dengan anggota keluarga yang lain sejak menangani Covid-19.

"Saya hanya bertemu seminggu sekali dengan anak dan istri yang sedang hamil demi tidak membawa penyakit ke rumah," ujar dr. Alif, yang bertugas di RS Kanker Dharmais dan RSCM bagian bedah Kanker.

Tenaga Kesehatan Banyak Alami Masa Sulit

credit via shutterstockcredit via shutterstock

dr. Alif menambahkan banyak peristiwa yang sulit dilupakan dalam menangani Covid-19. Di antaranya menyaksikan pasien Covid-19 yang berjuang meregang nyawa di ruang ICU. dr. Alif merasakan hal tersebut amat berat.

Namun, hal yang tidak dapat dilupakan juga pada Januari 2021 dr. Alif kehilangan Nenek dan Ibu Mertua yang juga karena Covid-19. "Melihat pemakaman mereka dengan protokol Covid-19 sangatlah sedih," ungkapnya.

Begitu juga saat menyaksikan teman sejawat yang kurang mampu finansial telah bekerja susah payah dalam shift yang melelahkan, bekerja meninggalkan keluarga.

"Saya cukup beruntung memiliki ekonomi yang cukup, namun sangat iba melihat mereka," ujarnya.

dr. Alif juga mengaku tidak pernah membayangkan pandemi ini bisa terjadi. "Saya rasa dalam dua tahun kedepan akan sama seperti ini," katanya.

Pemerintah Terus Berupaya Lindungi Tenaga Kesehatan dengan Vaksin Moderna

credit via shutterstock.com/guteksk7credit via shutterstock.com/guteksk7

Menkominfo Johnny mengatakan pemerintah berupaya melindungi para tenaga kesehatan yang berjuang melawan pandemi. Di antaranya dengan memberikan dosis ketiga sebagai booster kepada para tenaga kesehatan dengan menggunakan vaksin Moderna.

"Dengan vaksinasi ketiga untuk tenaga kesehatan kami harapkan bisa semakin melindungi tenaga kesehatan," katanya.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta masyarakat dapat menahan diri untuk tidak memaksakan kepada vaksinator, agar bisa mendapatkan vaksin ketiga. Apalagi saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memperoleh vaksin.

"Vaksin dosis ketiga saat ini hanya diperuntukkan untuk tenaga kesehatan," tegasnya.

(kpl/tmi)

Editor :   Iwan Tantomi

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com