Malang Jalani Masa Transisi Menuju New Normal, Mall Kembali Buka Pengunjung Wajib Isi Buku Tamu

Rabu, 03 Juni 2020 08:35 WIB
Rabu, 03 Juni 2020 08:35

Kapanlagi.com - Malang adalah salah satu kota yang bakal segera menerapkan sistem 'New Normal'. Di masa transisi dari PSBB menuju New Normal, beberapa mall dan pusat perbelanjaan di Kota Apel itu sudah terlihat kembali beroperasi. Meskipun begitu, perlu dicatat jika pihak pengelola tetap mewajibkan pengunjung mengikuti prosedur sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Pantauan di Malang Town Square (Matos) dan Transmart, pengunjung mall bahkan diharuskan mengisi buku tamu dan mencantumkan alamat serta nomor telepon. Pengunjung juga mengukur suhu tubuh dan mengenakan masker sebelum diizinkan masuk ke mall.

Tentunya petugas penjaga sudah menyiapkan hand sanitizer untuk para pengunjung. Demi kemanan, hanya pengunjung yang sehat yang diperbolehkan masuk ke pusat perbelanjaan.

1 Dari 3 Halaman

1. Protokol Ketat dari Petugas

Protokol Ketat dari Petugas Credit: KapanLagi/Darmadi Sasongko
Sementara selama di dalam mall, nampak ada beberapa penggunjung yang disiplin, bahkan menggunakan face shield. Namun di sisi lain beberapa pengunjung juga terlihat tidak memasang maskernya dengan benar, sehingga harus diingatkan oleh petugas.

Sejumlah karyawan juga terlihat menggunakan face shield di tenant tertentu, terutama makanan. Namun beberapa terlihat cukup menggunakan masker biasa.

Mall dalam masa transisi selama dua minggu berbenah menyiapkan fasilitas guna menyambut masa new normal. Persiapan dilakukan di antaranya menyediakan tempat cuci tangan, thermo gun dan mewajibkan pengunjung menggunakan masker.
2 dari 3 halaman

2. Sutiadji Walkot Malang Lakukan Sidak

Sutiadji Walkot Malang Lakukan Sidak Credit: KapanLagi/Darmadi Sasongko
Walikota Malang, Sutiaji bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang, Tommy Anderson menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa pusat perbelanjaan. Rombongan mengunjungi Mall Olympic Garden (MOG) dan Ramayana melihat kesiapan dan sarana prasarana dalam rangka menuju masa New Normal.

Walikota Sutiaji menilai secara umum pusat perbelanjaan sudah berbenah dan beberapa kekurangan segera dipenuhi secepatnya. Ia menegaskan agar pengelola dan pemilik tenant secara serius menerapkan protokol Covid-19.

Pemilik tenant dihimbau menerapkan physical distancing kepada pelanggan dan karyawan diminta menggunakan face shield dan sarung tangan selama melayani pembeli.

"Saya meminta kepada pengusaha untuk memperhatikan karyawannya dalam penggunaan APD seperti sarung tangan, masker dan faceshield saat bekerja serta melayani pelanggan. Jika hal tersebut tidak diindahkan maka kami akan menutup usaha tersebut," tegasnya.
3 dari 3 halaman

3. Kemungkinan Kembali Terapkan PSBB

Kemungkinan Kembali Terapkan PSBB Credit: KapanLagi/Darmadi Sasongko
Sutiaji juga meminta para pengelola pusat perbelanjaan agar menambah petugas di pintu masuk. Seluruh masyarakat yang akan masuk ke pusat perbelanjaan harus terlebih dahulu diarahkan untuk cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh serta mengisi buku tamu.

"Kunjungan kali ini, kami anggap sebagai peringatan pertama bagi para pengusaha. Karena sebelumnya kami telah melakukan sosialisasi. Hal ini akan kami pantau terus selama 7 hari pelaksanaan masa transisi. Jika masyarakat dan pengusaha tidak disiplin akan sangat memungkinkan akan kami kembalikan lagi pada masa penerapan PSBB," urainya.

Sutiaji berharap pola tersebut menjadi kebiasaan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat. Sehingga sadar bahwa sedang hidup di masa tatanan baru, normal yang bukan lagi normal seperti dahulu namun normal yang berdampingan dengan Covid-19.

(kpl/dar/gtr)

 

Join Kapanlagi.com