Memahami Iman kepada Rasul Memiliki Arti Mendalam bagi Setiap Muslim, Ketahui Juga Keutamaannya

Senin, 25 Oktober 2021 15:33 WIB
Memahami Iman kepada Rasul Memiliki Arti Mendalam bagi Setiap Muslim, Ketahui Juga Keutamaannya

Kapanlagi.com - Rukun iman menjadi salah satu dasar keimanan seorang muslim. Di antara keenam rukun iman, iman kepada Rasul menempati urutan yang keempat, setelah iman kepada Allah SWT, malaikat, dan kitab. Itu artinya, iman kepada rasul memiliki arti yang sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh setiap muslim.

Secara etimologis, kata iman sendiri berasal dari bahasa Arab yang apabila diartikan dalam bahasa Indonesia berarti 'percaya'. Namun, tentu iman kepada Rasul memiliki arti yang mendalam tak sebatas percaya secara lisan, bahwa sosok utusan Allah SWT itu ada dan pernah hidup di zamannya. Lebih dari itu, hati seorang muslim harus bisa meyakini dan mengikuti setiap ajaran yang dicontohkan oleh sang Rasul.

Nah, untuk mengerti lebih dalam arti dari iman kepada Rasul, simak ulasan berikut yang telah kapanlagi.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Mengenal Rasul dan Perbedaannya dengan Nabi

Untuk mengerti bahwa iman kepada Rasul memiliki arti mendalam, setiap muslim harus mengetahui definisi dari Rasul itu sendiri. Rasul berasal dari kata Risala yang artinya penyampaian. Seorang Rasul juga menerima wahyu dari Allah. Namun selain untuk diamalkan sendiri, Rasul wajib mengajarkan wahyu tersebut pada umatnya.

Selain Rasul dalam agama Islam juga terdapat sebutan atau istilah Nabi. Tak sedikit orang yang menganggap Nabi dan Rasul sama, padahal keduanya berbeda. Meski pada dasarnya, Nabi dan Rasul memang sama-sama mengemban tugas mulia untuk menyebarkan ajaran agama Islam.

Dari segi arti kata, Nabi berasal dari kata naba yang berarti dari tempat yang tinggi. Akan tetapi secara umum, nabi sering diartikan sebagai seorang manusia yang diberi kepercayaan berupa wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri. Maksudnya, wahyu yang diterima Nabi dari Allah tidak wajib disampaikan maupun diajarkan kepada umatnya.

Di samping itu, dari segi jumlah Nabi dan Rasul juga berbeda. Tak diketahui pasti jumlah Nabi, namun ada yang menyebut jumlahnya bisa sampai ribuan. Sementara, dalam Al-Quran dikenal 25 nama Nabi. Kita sebagai umat muslim diwajibkan untuk mengimani dan meneladani mereka.

Adapun 25 nama Nabi tersebut antara lain, yaitu: Adam AS, Idris AS, Nuh AS, Hud AS, Saleh AS, Ibrahim AS, Luth AS, Ismail AS, Ishak (Ishaq) AS, Yaqub AS, Yusuf AS, Ayyub AS, Syuaib AS, Musa AS, Harun AS, Dzulkifli AS, Daud AS, Sulaiman AS, Ilyas AS, Ilyasa AS, Yunus AS, Zakaria AS, Yahya AS, Isa AS, Muhammad SAW.

2. Arti Iman kepada Rasul

Secara umum, seperti yang disebutkan sebelumnya kata iman mempunyai arti percaya. Namun iman tak sebatas mengaku percaya secara lisan. Lebih dari itu, iman juga melibatkan hati dan menunjukkannya melalui perbuatan. Itu artinya dalam diri seorang muslim, iman kepada Rasul memiliki arti yang terwujud dalam tutur kata dan perbuatannya.

Iman kepada Rasul memiliki arti penting dan mendalam. Hal ini sebagaimana yang tertuang dalam salah satu ayat Al quran, yaitu surah Al-Fath ayat 13 yang artinya sebagai berikut: "Dan barangsiapa tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu neraka yang menyala-nyala."

3. Keutamaan Iman Kepada Rasul

Karena menjadi bagian dari keimanan mendasar seorang muslim, mengimani sosok Rasul tentu akan membawa banyak berkah dan keutamaan. Adapun beberapa keutamaan yang menunjukkan bahwa iman kepada rasul memiliki arti mendalam, adalah sebagai berikut.

1) Mendapatkan Rahmat dari Allah SWT

Beriman kepada Rasul-rasul Allah SWT bisa membuat seorang muslim mendapatkan limpahan berkah dan rahmat. Sebagaimana yang terkandung dalam surah Al-Anbiya ayat 107 yang artinya sebagai berikut: "Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam."

2) Mendapatkan Sosok Suri Teladan

Sebagai seorang utusan, Rasul menyampaikan ajaran yang turunnya langsung dari Allah SWT. Oleh karena itu, sosok Rasul menjadi sosok panutan atau suri teladan bagi setiap muslim. Seperti yang terdapat dalam surah Al-Ahzab ayat 21, yang artinya sebagai berikut: "Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah."

3) Berada di Jalan yang Benar

Meneladani sosok Rasul akan membawa setiap umat muslim melangkah di jalan yang benar. Sebab, apa yang dikerjakan seorang Rasul telah sesuai dengan yang diperintahkan Allah SWT. Berikut arti surah Al Hajj ayat 54 yang menjelaskan hal ini: Dan sungguh, Allah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus."

4) Mendapatkan Kekuatan dalam Menjalani Hidup

Tak saja berada di jalan yang benar, muslim yang mengikuti ajaran Rasul juga akan mendapatkan kekuatan dalam hidupnya. Seperti yang dijelaskan dalam surah Al Munafiqun ayat 8, yang artinya: "Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin."

Itulah di antaranya ulasan tentang iman kepada Rasul memiliki arti mendalam bagi setiap muslim. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan serta keimanan kalian sebagai seorang muslim. Amiin.

(kpl/gen/psp)

 

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com