Mempelajari Arti Produksi dalam Arti Sempit, Ketahui Juga Faktor dan Jenis-jenisnya

Editor KapanLagi.com | Kamis, 21 Oktober 2021 15:55 WIB
Mempelajari Arti Produksi dalam Arti Sempit, Ketahui Juga Faktor dan Jenis-jenisnya

Kapanlagi.com - Setiap manusia hidup pasti mempunyai kebutuhan yang harus dipenuhi. Kebutuhan tersebut bisa berupa barang maupun jasa. Oleh karena itu, untuk memenuhi setiap kebutuhan yang diperlukan, manusia melakukan kegiatan produksi. Dengan kata lain, arti produksi dalam arti sempit adalah usaha yang dilakukan manusia untuk menghasilkan barang atau jasa demi terpenuhinya kebutuhan.

Kegiatan produksi sudah tak bisa dilepaskan dari kehidupan. Tanpa adanya proses produksi, seseorang tidak akan bisa memenuhi kebutuhannya. Meski demikian, beberapa orang melakukan kegiatan produksi untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Artinya, tak semua orang harus bergantung pada kegiatan produksi yang berskala besar, seperti dalam industri atau pabrik.

Produksi sebenarnya merupakan bagian dari kegiatan ekonomi yang kompleks. Namun, mempelajari arti produksi dalam arti sempit akan cukup membantu kalian menjadi paham. Lantas, apa arti produksi dalam arti yang sempit? Langsung saja, simak ulasannya berikut ini.

1. Arti Produksi dalam Arti Sempit

Arti produksi dalam arti sempit meliputi kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Namun perlu dipahami, produksi tak selamanya menghasilkan barang atau jasa yang benar-benar baru. Seseorang yang melakukan usaha untuk meningkatkan nilai suatu barang yang sudah ada juga bisa digolongkan sebagai kegiatan produksi.

Selain itu, arti produksi dalam arti sempit juga bisa dilakukan dalam skala keci. Misalnya, kegiatan produksi yang dilakukan individu ataupun rumahan untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Di samping itu, perlu diketahui pula bahwa ada produksi yang dilakukan dalam skala besar seperti pabrik atau industri yang dijalankan dengan tujuan ekonomi.

2. Tujuan Kegiatan Produksi

Mempelajari arti produksi dalam arti sempit tak akan lengkap tanpa mengetahui tujuan-tujuannya. Pasalnya, sebagai bagian dari kegiatan ekonomi tentunya kegiatan produksi dilakukan dengan sejumlah tujuan. Berikut beberapa tujuan kegiatan produksi.

1) Menghasilkan barang dan jasa

Menghasilkan barang dan jasa bisa jadi tujuan mendasar dari suatu kegiatan produksi. Melalui kegiatan produksi, barang dan jasa yang dibutuhkan konsumen bisa tersedia dan terpenuhi.

2) Memenuhi Kebutuhan

Selain untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan barang dan jasa, kegiatan produksi juga bisa bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pribadi, khususnya kebutuhan yang sifatnya mendasar.

3) Meningkatkan Keuntungan

Kegiatan produksi bisa dilakukan untuk meningkatkan nilai jual suatu barang. Artinya, kegiatan ini juga bisa dilakukan dengan tujuan memperoleh keuntungan lebih.

4) Memperluas Lapangan Usaha

Kegiatan produksi juga bisa dilakukan untuk tujuan memperluas lapangan usaha. Sebab, saat hasil produksi diminati banyak orang, maka jumlah produksi meningkat. Artinya produsen dapat mengembangkan usahanya semakin luas.

5) Mencapai Kesejahteraan

Jangka panjang, kegiatan produksi juga bisa dilakukan dengan tujuan mencapai kesejahteraan. Pasalnya seperti yang disinggung sebelumnya, kegiatan produksi bisa digunakan untuk meningkatkan keuntungan dan memperluas lapangan usaha. Saat kedua tujuan tersebut tercapai, masyarakat juga akan semakin sejahtera.

3. Faktor-Faktor Produksi

Demi kelancaran dan keberhasilan proses kegiatan produksi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Di antara beberapa hal tersebut, antara lain adalah dua faktor yang sangat berpengaruh, yang terdiri atas faktor utama dan faktor turunan. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan terkait kedua faktor dalam kegiatan produksi.

1) Faktor utama produksi

Alam dan tenaga kerja menjadi faktor utama dari kegiatan produksi. Alam merupakan sumber produksi terbesar, hampir setiap kekayaan alam yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan produksi. Sementara, tenaga kerja juga menjadi produsen yang membuat produk tersebut.

2) Faktor turunan produksi

Faktor turunan produksi adalah faktor modal dan faktor keahlian. Pasalnya, faktor modal menjadi penunjang dalam kegiatan produksi barang, misal keberadaan mesin. Sedangkan, faktor keahlian juga bisa diperoleh melalui latihan, sehingga bukan hal yang bersifat pokok.

4. Sumber Daya Produksi

Selain faktor utama dan turunan, memahami arti sumber daya juga sangat penting dalam mempelajari apa arti produksi dalam arti sempit. Sebab bagaimanapun, kegiatan produksi tak akan bisa berjalan tanpa adanya sumber daya yang bisa dimanfaatkan. Berikut beberapa sumber daya dalam kegiatan produksi.

1) Sumber Daya Alam

Sumber daya alam jadi salah satu sumber produksi terbesar. Namun perlu diketahui, terdapat sumber daya alam yang bisa diperbaharui dan tidak. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan jumlah sumber daya yang digunakan. Sebab, produksi yang semena-mena bisa merusak bahkan menghilangkan sumber daya alam yang ada.

2) Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia umumnya digunakan dalam produksi jasa. Manusia dengan berbagai keahliannya menjadi sumber daya yang mampu meningkatkan guna atau nilai barang dan jasa. Bahkan tidak saja barang, dalam hal jasa manusia juga bisa meningkatkan nilai atau kualitas manusia lain.

3) Sumber Daya Ahli

Sumber daya ahli lebih menitikberatkan pada keahlian yang dimiliki manusia. Keahlian inilah yang kemudian meningkatkan nilai dan jumlah suatu produksi. Bahkan bisa dibilang, keahlian memegang peran penting dalam melakukan proses produksi.

4) Sumber Daya Modal

Sumber daya modal sebenarnya tergolong barang hasil produksi. Namun di lain sisi, modal juga digunakan untuk menghasilkan suatu barang produksi lainnya. Sumber daya modal bersumber langsung dari produsen.

5. Jenis-Jenis Kegiatan Produksi

Kegiatan produksi terbagi dalam beberapa jenis. Meski hanya mempelajari arti produksi dalam arti sempit, tak ada salahnya untuk mengetahui jenis-jenis kegiatan produksi tersebut sebagai pengetahuan tambahan. Adapun jenis-jenis kegiatan produksi adalah sebagai berikut.

1) Produksi Industri

Produksi industri merupakan kegiatan produksi dalam skala besar. Produksi ini bertujuan mengolah bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi untuk kemudian dijual ke konsumen.

2) Produksi Jasa

Produksi jasa adalah kegiatan produksi dengan tujuan untuk menawarkan atau menjual jasa keahlian yang dimiliki pada konsumen.

3) Produksi Agraris

Produksi agraris yaitu kegiatan produksi yang memanfaatkan sumber daya alam. Produk kegiatan produksi agraris diperoleh lewat proses pertanian, dan hasilnya ditujukan untuk masyarakat luas.

4) Produksi Ekstraktif

Produksi ekstraktif merupakan kegiatan produksi yang mengambil bahan baku dari alam untuk kemudian dijual ke perusahaan lain, untuk diolah atau diproses menjadi produk baru.

5) Produksi Perdagangan

Produksi perdagangan adalah kegiatan produksi yang berperan menghubungkan produsen dan konsumen.

6) Produksi Pengangkutan

produksi merupakan kegiatan produksi dengan tujuan melayani pendistribusian atau pengiriman barang dari produsen menuju konsumen atau agen yang dekat dengan konsumen.

Itulah di antaranya ulasan tentang arti produksi dalam arti sempit. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan!

(kpl/gen/psp)

Editor:   Puput Saputro

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com