Mengenang Mbah Arifin Mr. Gombloh, Kisah di Malang yang Buktikan Cinta Sejati Itu Memang Ada

Editor KapanLagi.com | Kamis, 11 Februari 2021 19:32 WIB
Mengenang Mbah Arifin Mr. Gombloh, Kisah di Malang yang Buktikan Cinta Sejati Itu Memang Ada

Kapanlagi.com - Mungkin banyak orang yang tak percaya kalau di zaman ini masih ada yang namanya cinta sejati. Namun hal ini dibuktikan dengan kisah cinta dari Mbah Arifin atau yang akrab disapa Mr. Gombloh. Pria ini disebut sosok yang setia dan tulus menunggu kedatangan sang kekasih di Kota Malang.

Cerita ini dibagikan oleh akun Facebook bernama Muhammad Nur Yusron. Mbah Arifin diketahui sudah menunggu kedatangan kekasihnya dari tahun 70an. Hari-harinya selalu ia habiskan menunggu di sudut kawasan Kayu Tangan Kota Malang hingga akhir hayatnya.

 

 

1. Menanti Sang Kekasih

Dikisahkan kalau mbah Arifin hampir setiap harinya berada di tempat yang sama, tepatnya di kawasan Kayutangan. Menurut kabar yang beredar, penantiannya ini sudah dimulai tahun 1970 hingga akhir hayatnya. Mbah Arifin terpisah dengan kekasihnya setelah terjadi peristiwa politik di Kota Malang.

Namun mbah Arifin dan kekasihnya berjanji akan bertemu lagi di tempat yang sama jika situasi sudah aman. Menepati janjinya, mbah Arifin setia menunggu hari demi hari tapi sang kekasih tak kunjung tiba.

2. Tak Tahu Kabarnya

Sayangnya hingga akhir penantiannya, mbah Arifin bahkan tidak tahu keberadaan kekasihnya apakah masih hidup atau sudah meninggal. Namun yang pasti, mbah Arifin percaya kalau sang kekasih akan kembali ke dalam pelukannya.

3. Kepergian Mbah Arifin

Pada 8 April 2017, mbah Arifin harus merelakan penantiannya. Ia ditemukan lemas dengan kelopak mata lebam karena terbentur sesuatu dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar. Ada yang menyebutkan kalau mbah Arifin adalah korban tabrak lari. Pada akhirnya, mbah Arifin harus menutup usianya.

Meski mbah Arifin telah tiada, tapi kesetiaannya akan terus abadi. Bukan hanya sekedar kata, mbah Arifin adalah sosok nyata yang mampu membuktikan bahwa ketulusan ditunjukkan dengan tindakan.

Selamat jalan mbah Arifin, kisah cintamu akan selalu dikenang dan menjadi bukti bahwa cinta sejati itu memang benar adanya.

(kpl/lmp)

Editor:   Luthfia Miranda Putri

Join Kapanlagi.com