ADVERTORIAL

Money Talks yang Harus Dibicarakan Sebelum Memasuki Jenjang Pernikahan

Iwan Tantomi | Rabu, 21 Juli 2021 18:00 WIB
Money Talks yang Harus Dibicarakan Sebelum Memasuki Jenjang Pernikahan

Kapanlagi.com - Debar tersendiri pasti dirasakan pasangan mana pun ketika menanti detik-detik jelang pernikahan. Apalagi jika momen spesial ini begitu lama dinantikan. Rasanya, makin nggak sabar untuk merayakan hari H tiba.

Akan tetapi, selain mempersiapkan pesta pernikahan yang sesuai impian, jangan lupa ada sederet money talks yang harus dibicarakan sebelum memasuki jenjang pernikahan. Sebab, hal inilah yang akan menentukan arah kehidupan bersama pasangan, pasca gelaran pesta pernikahan usai dilangsungkan. Kira-kira apa saja?

Menentukan Siapa Person in Charge-nya

credit via shutterstockcredit via shutterstock

Saat sudah menikah, hidup bersama bukan satu-satunya hal yang menjadi keharusan, tetapi juga urusan keuangan juga patut dibicarakan berdua. Cobalah rundingkan, siapa yang paling tepat menjadi person in charge atau PIC-nya. Lebih-lebih jika masing-masing punya penghasilan sendiri.

Bagilah mana uang yang perlu digunakan untuk hidup bersama, ditabung, hingga yang bisa dipegang masing-masing sesuai kesepakatan. Apapun keputusannya, pastikan untuk tetap saling terbuka dan transparan dengan pasangan, karena uang kerap jadi hal krusial bahkan jadi sesuatu yang sensitif dalam biduk rumah tangga.

Bagaimana Mengatur Pengeluaran Setiap Bulannya? Uang Siapa yang Bakal Dipakai?

credit via shutterstockcredit via shutterstock

Setelah menentukan PIC, diskusi soal keuangan keluarga perlu dilanjutkan untuk pengeluaran bulanan. Biar nggak terjadi saling iri, sekali lagi bisa dibicarakan bagaimana cara terbaik yang bisa dipilih. Bisa dengan bikin pos pengeluaran dengan sistem iuran bersama, bisa gantian setiap bulan, atau lainnya. Yang pasti, dengan kesepakatan bersama sekaligus dijalankan dengan transparan, niscaya problem soal keuangan keluarga nggak akan pernah jadi masalah.

Mulai Melakukan Pengaturan Cash Flow

credit via shutterstockcredit via shutterstock

Guna menghindari rasa saling curiga, pengaturan cash flow juga nggak kalah penting untuk dibahas. Umumnya, perempuan atau istri lebih piawai urusan hal-hal detail macam ini. Namun, jika nggak ingin terlalu membebani istri, lantaran ia harus mengurus rumah tangga sekaligus berkarier, akan lebih baik untuk melakukannya bersama. Misalnya saja, luangkan waktu sejam dua jam minimal seminggu sekali untuk membahasa cash flow ini.

Tentu nggak harus selalu menunjukkan struk atau bukti pembayaran, jika kalian berdua sudah saling percaya. Namun, selama melakukan pencatatan keuangan keluarga ini, pastikan untuk saling jujur satu sama lain, apa saja yang sudah dibeli selama seminggu atau sebulan terakhir. Khususnya, transaksi yang berkaitan dengan produk personal penunjang hobi misalnya. Jangan sampai, suami beli konsol game terbaru atau istri beli tas mewah diam-diam tanpa memberi tahu sama lain.

Tentukan Tujuan Finansial yang Ingin Dicapai

credit via shutterstockcredit via shutterstock

Seiring dengan berjalannya bahtera rumah tangga, tujuan demi tujuan akan selalu hadir di depan mata. Tujuan finansial yang ingin dicapai pun akan menyesuaikan seiring bergantinya waktu. Termasuk di mana harus tinggal setelah menikah, jika kontrak biayanya berapa setahun, andai membeli rumah berapa uang muka yang dibutuhkan. Jika sudah punya rumah, bagaimana mulai memikirkan dana untuk membeli perabotan. Kemudian, saat sudah hamil, berapa dana untuk biaya persalinan. Setelah buah hati mulai besar, perlu pula untuk menyiapkan biaya pendidikan dan seterusnya.

Semua biaya tersebut perlu dipikirkan dengan cerdas bersama pasangan. Nah, biar #BebasDrama dan money talks lebih mudah diterapkan usai pernikahan nanti, kamu bisa mengandalkan fitur DANA Goals yang praktis dan bebas ribet. Dengan fitur tersebut kamu bisa membuat beberapa pos keuangan sesuai kebutuhan. Selain praktis, fitur ini juga transparan, sehingga bisa dipantau berdua. Hasilnya, goals demi goals bersama ketika sudah berkeluarga nanti bisa diwujudkan secara tepat satu per satu. Drama soal keuangan dalam rumah tangga pun, dijamin tak akan mudah menghampiri rumah tanggamu.

(kly/tmi)

Editor :   Iwan Tantomi

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com