Nggak Nyangka, 5 Kota Ini Jadi Penghasil Kain Songket Terbaik di Indonesia

Zaki Mursidan Baldan| Kamis, 02 April 2020 07:00 WIB
Nggak Nyangka, 5 Kota Ini Jadi Penghasil Kain Songket Terbaik di Indonesia

Kapanlagi.com - Kalau ditanya soal kain Nusantara, mungkin kebanyakan bakal menjawab batik. Namun jika ditelusuri lebih dalam, ternyata Indonesia sendiri masih menyimpan ragam kain tradisional lain yang nggak kalah cantik, salah satunya adalah kain songket. Dikenal tinggi nilai seni dan memiliki makna filosofis, ada 5 kota yang disebut sebagai penghasil kain songket terbaik tanah air. Cari tahu lebih lanjut yuk!

Songket Minangkabau

Jika ditelusuri, asal songket Minangkabau ini dipengaruhi oleh Kerajaan Sriwijaya. Uniknya, songket sendiri awalnya digunakan sebagai media untuk mengekspresikan perasaan sehingga setiap jenisnya memiliki makna yang berbeda.
Songket khas Minangkabau yang terkenal namanya diambil dari daerah penghasilnya, yaitu Pandai Sikek di Tanah Datar dan Silungkan di Sawahlunto.

Dibuat penuh dengan ketelitian dan ketekunan, motif kain songket Minang banyak mengambil simbol alam, terutama tumbuhan. Mulai dari motif Pucuk Rebung yang melambangkan kehidupan yang bermanfaat, Kaluak Paku yang artinya mengoreksi diri sendiri hingga Ilalang Rabah yang menunjukkan syarat utama bagi pemimpin.

Tenun Lombok

Salah satu buah tangan yang wajib dibawa saat berlibur ke Pulau Lombok adalah kain songketnya. Dihasilkan di Desa Sukararam Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, kain tenun ini sudah dikenal hingga ke mancanegara karena kualitas warnanya yang nggak gampang luntur, walaupun menggunakan pewarna alami.

Bukan hanya jadi mata pencaharian penduduk desa, menenun songket sudah jadi tradisi turun temurun, bahkan para perempuan baru boleh menikah setelah menguasai cara menenun. Motif songket Lombok terbilang unik karena mengusung simbol rumah adat, lumbung hingga tokek. Soal harga, kain ini dibanderol mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung proses pembuatan dan benang yang digunakan seperti sutra, perak atau emas yang membuatnya kian mahal.

Songket Palembang

Selain dikenal sebagai Kota Pempek, Palembang juga menjadi salah satu kota penghasil songket terbaik di Indonesia. Punya sejarah yang sama dengan songket Minang, dulunya kain yang ditenun dari benang emas ini hanya boleh dikenakan oleh anggota Kerajaan Sriwijaya.

Berasal dari bahasa Melayu yaitu suk-kit yang artinya mengait atau menyelipkan benang per benang dalam pembuatannya, kini prosesnya mulai menggunakan alat modern. Jika selama ini songket Palembang lebih sering digunakan untuk acara resmi atau pernikahan, kini kain bermotif cantik tersebut juga mulai banyak dipakai untuk acara non formal.

Songket Bali

Membicarakan songket Nusantara tak bisa lepas dari Pulau Dewata. Hanya berjarak dua jam perjalanan dari Denpasar, kamu bisa menemukan sentra kain tenun di Desa Sidemen, Kabupaten Karangasem. Jika kain tenun ikat atau endek biasa digunakan untuk aktivitas sehari-hari, songket Bali dipakai untuk beragam upacara adat, seperti pernikahan, hari raya, upacara potong gigi hingga kremasi.

Seperti kain songket lainnya, penenun akan menyisipkan benang perak, emas, tembaga dan warna alam untuk membuat motif berwarna cerah. Untuk menyiasati tekstur kain yang kaku, kini penenun menggunakan satu benang yang membuatnya lebih halus, meskipun waktu pengerjaan jadi lebih lama dan harganya pun lebih mahal.

Songket Sambas

Menjadi salah satu warisan budaya dari Kalimantan Barat, kain songket ini mulai dikenal di abad ke-16 yaitu saat Kerajaan Sambas dipimpin oleh Sultan Muhammad Tajuddin. Punya motif yang cukup rumit, kemampuan menenun kain ini diturunkan dari generasi ke generasi. Nggak heran jika kain ini laku di pasaran mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, terutama motif bunga berkala yang dihiasi benang emas.

Tunjukkan rasa bangga akan budaya Nusantara, yuk #MulaiAjaDulu di Tokopediadengan membeli aneka kain songket dari berbagai kualitasdan model dengan harga terbaik. Cocok untuk digunakan di berbagai acara formal atau kasual, yuk tampil cantik dalam balutan kain songket.

Penuhi semua kebutuhan Ramadan di Tokopedia. Serta nikmati berbagai promo Ramadhan, hadiah dan penawaran menarik lainnya mulai 1 April-13 Mei 2020. Jangan lupa top up OVO, karena dengan OVO transaksi belanja online jadi lebih praktis!

(adv/eth/zki)

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com