Press Conference PIKF 2019, Pangandaran Punya Cara Seru Kenalkan Kampung Turis

Zaki Mursidan Baldan | Senin, 15 Juli 2019 19:48 WIB
Press Conference PIKF 2019, Pangandaran Punya Cara Seru Kenalkan Kampung Turis

Kapanlagi.com - Press Conference Pangandaran International Kite Festival (PIKF) 2019 yang diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 12 Juli 2019 lalu, meninggalkan kesan tak terlupakan bagi para jurnalis. Pasalnya Pangandaran menghadirkan cara seru dengan mengajak awak media untuk mengenal lebih jauh Kampung Turis.

Di sana, mereka mendapat kesempatan buat merasakan sendiri kelezatan kuliner khas Pangandaran, yakni Pindang Gunung. Bertempat di Café Siti Mungil, Kampung Turis, Pangandaran, selain terpesona oleh kenikmatan Pindang Gunung, semua orang juga dibikin terpana oleh panorama Kampung Turis sendiri.

Suguhan yang diperlihatkan sangat milennial. Ada kuliner, hiburan musik, sekaligus suasana pantai yang senyap. Ada 12 kafe dan resto dengan arsitektur bambu yang eksotis di kawasan ini.

Nah bagi yang ingin ke Kampung Turis, caranya sangat mudah. KLovers hanya perlu berkendara dari kawasan utama Pantai Pangandaran ke arah barat mengikuti jalan tepi pantai.

"Cuma butuh waktu tak lebih dari 10 menit untuk mencapai tempat ini, dengan menggunakan mobil atau sepeda motor," timpal Kadispar Pangandaran Undang Sohbarudin.

Kampung Turis buka sejak pagi hingga malam. Bahkan khusus akhir pekan, sebagian kafe dan resto sudah menyediakan live music. Setiap kafe dan resto menyajikan konsep berbeda. Ada yang mengusung gaya bar dengan musik-musik EDM, ada kafe yang lebih senyap dan menjajakan wisata kuliner, serta pilihan-pilihan lain.

"Preskon di Kampung Turis pilihan yang pas. Info kegiatan disiatkan langsung dari kantong wisatawan. Ini keren," tutur Kabid Promosi Area I Jawa Kemenpar Wawan Gunawan.

Kampung Turis sejatinya memang ikon destinasi wisata Pantai Pangandaran. Tamunya kebanyakan mancanegara. Dari mulai Eropa hingga Australia, banyak yang berwisata ke sana.

"Kalau turis banyak dari Belanda, Jerman, Perancis, Australia. Jadi menggelar preskon di sana adalah ide cerdas," timpal Adella Raung, Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II.

Di Kampung Turis, pengunjung juga bisa menikmati kuliner khas yang disukai bule-bule. Yang paling banyak dicari adalah Pindang gunung.

Makanan khas ini sejenis sup ikan berkuah dengan bumbu khas Sunda. Tekstur daging ikannya tebal dan kenyal dan tidak anyit.

"Sangat segar karena kaya rempah. Ada daun kedondong sebagai penyedap. Ada juga potongan lengkuas, batang serai, dan daun ruku-ruku. Silakan ke Pangandaran biar nggak penasaran," ujar Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani.

Bagi yang ingin berlibur sekaligus menyaksikan PIKF 2019, silakan datang ke Pangandaran. Ada tujuh peserta internasional yang ikut serta. Ada Jepang, Macau, Malaysia, India, Polandia, Perancis, dan tentunya tuan rumah Indonesia.

"Silakan ke Pangandaran. Selain liburan, bisa sekalian nonton festival layang-layang yang asyik," tambahnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung angkat jempol, dengan terselenggaranya konferensi pers PIKF di Kampung Turis Pangandaran.

"Kampung Turis Pangandaran menjadi pilihan wisata kuliner, khususnya seafood. Kampung yang di design sama persis dengan konsep kuliner di Jembaran, Bali. Menambah daftar tempat wisata yang harus dikunjungi wisatawan saat berada di Pangandaran. Silakan datang dan nikmati keseruan saat berlibur di Pangandaran," tuturnya.

(kpl/zki)

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com