Pria Warga AS Meninggal Dunia dalam Pendakian ke Semeru

Rezka Aulia | Senin, 20 Mei 2019 20:23 WIB
Rezka Aulia | Senin, 20 Mei 2019 20:23

Kapanlagi.com - Pria atas nama Prasetio Tjondro dengan berpaspor Amerika Serikat meninggal dunia saat pendakian ke puncak Semeru. Korban sempat mengeluh sakit perut dan minta obat diare kepada teman dalam rombongannya, yang juga seorang dokter.

Syarief Hidayat, Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengatakan, korban berangkat bersama rombongan Jumat, 17 Mei 2019. Rombongan berjumlah 21 orang terbagi menjadi 3 tim yang masing-masing beranggotakan 7 orang dengan didampingi dua porter dan guide.

"Korban bergabung dalam rombongan Tim Pertama pada pukul 10.11 WIB bergerak menuju Ranu Kumbolo. Dari 7 pendaki di Tim Pertama, hanya Prasetio Tjondro berpaspor Amerika Serikat, sementara 6 pendaki lainnya berwarga negara Indonesia," kata Syarief Hidayat, Senin (20/5).

1 Dari 2 Halaman

1. Kondisi Memburuk

Kondisi Memburuk © Liputan6.com/Andi Sujatmika
Korban dan anggota tim mendirikan tenda di Ranu Kumbolo yang tidak jauh dari shelter. Korban pada Sabtu (18/5) pukul 15.00 WIB mengeluh sakit perut dan meminta obat diare pada Lili, anggota Tim Kedua yang juga seorang dokter.

Namun pukul 19.03 WIB, kondisi korban memburuk, sehingga dipindahkan ke shelter Ranu Kumbolo untuk menghangatkan badan. Korban juga mendapatkan pertolongan pertama dan penanganan lainnya.

Petugas jaga Resort PTN Ranupani pukul 22.15 WIB, menerima permintaan bantuan evakuasi. Petugas langsung menghubungi tim guna melakukan evakuasi.

2 dari 2 halaman

2. Tak Tertolong

Namun Minggu (19/5) pukul 00.28 WIB, korban dikabarkan sudah tidak bisa tertolong. Pukul 00.36 WIB tim evakuasi beranggota 6 orang pun diberangkatkan dari kantor resort PTN Ranu Pani.

"Tim evakuasi tiba di Ranu Kumbolo dan segera bertindak melakukan evakuasi menuju kantor RPTN Ranupani. Pukul 04.55 Tim evakuasi tiba di pos RPTN Ranupani," terangnya.

Korban disemayamkan di mushola di sekitar Resor Ranu Pani. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan ulang oleh tim kesehatan guna memastikan kondisi korban saat itu. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Lumajang untuk dilakukan penanganan medis. Korban telah diserahkan perwakilan rombongan untuk diberangkatkan ke Yogayakarta.

(kpl/dar/rna)


Reporter:  

Darmadi Sasongko

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com