Pulang ke Lombok, Sprinter Andalan Indonesia Lalu Muhammad Zohri Jadi Relawan PMI

Sanjaya Ferryanto | Selasa, 04 September 2018 17:01 WIB
Sanjaya Ferryanto | Selasa, 04 September 2018 17:01

Kapanlagi.com - Sprinter andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri langsung menuju Lombok usai menyumbang medali perak pada perhelatan Asian Games 2018. Dirinya pulang ke kampung halamannya di Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Barat.

Zohri memang ingin menengok kondisi keluarganya pasca gempa yang terjadi di Lombok. Tak hanya menengok keluarganya saja, Zohri rupanya juga ikut bergabung menjadi sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI).

Fotonya saat menggunakan rompi merah PMI sempat diunggah oleh akun Instagram @herryftanjung. Dirinya menjadi sukarelawan untuk ikut membantu para korban yang masih berada di pengungsian.

1 Dari 4 Halaman

1. Tuai Komentar Positif

Tuai Komentar Positif Lalu Muhammad Zohri © Instagram @herryftanjung
"Demi membantu masyarakat yang terdampak #gempaLombok , Lalu Muhammad Zohri (Juara Dunia Junior Sprinter Indonesia) bergabung menjadi Sukarelawan @palangmerah_indonesia Cc #prayforntb #pmisiapbantu #powerofhumanity #Siapuntukselamat," tulis caption dalam foto tersebut.

Tentu saja aksinya tersebut menuai komentar positif. Walaupun telah menjadi juara, namun Zohri masih mau turun tangan membantu saudara-saudaranya di Lombok yang masih dilanda kesusahan.

2 dari 4 halaman

2. Kemenpora Berikan Bonus

Kemenpora Berikan Bonus Lalu Muhammad Zohri © Merdeka
Nama Lalu Muhammad Zohri belakangan menjadi pembicaraan hangat nyaris di seantero Indonesia. Bukan karena sensasi, melainkan karena prestasi bersejarah yang mampu ditorehkannya. Ia meraih medali emas dalam Kejuaraan Dunia Atletik U-20 nomor lari 100 meter.

Sebagai bentuk apresiasi melalui Kemenpora ia akan memberikan bonus kepada Zohri senilai Rp 250 juta sudah disiapkan. Bahkan, saat Zohri tiba di Indonesia nanti, Menpora pun akan mengajak Zohri untuk bertemu Presiden Joko Widodo, juga membawakan Plecing dan Ayam Taliwang yang merupakan makanan khas Lombok, asal kelahirannya.

"Zohri menjadi yang tecepat di dunia merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi kita, sekaligus menjadi perekat bagi seluruh anak bangsa semuanya bersatu padu memberikan dukungan dan doa," kata Menpora, Imam Nahrawi saat konferensi pers terkait pencapaian Zohri di tingkat dunia di Media Center Kemenpora.

3 dari 4 halaman

3. Menpora Kontak Zohri

Imam berkesempatan menelpon sang juara pelari cepat dunia Zohri. Dalam perbincangan yang hangat itu menpora langsung menyampaikan salam kepada Zohri di Finlandia. Dalam percakapannya itu, Menpora menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih Zohri di level internasional. Kata dia, Zohri sudah memberikan sejarah bagi bangsa Indonesia dan berharap prestasinya tidak berhenti sampai di titik ini.

Menurut Menpora, Zohri merupakan seorang anak yatim piatu yang memiliki tekad yang besar. Zohri juga masuk dalam Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) yang dikelola oleh Kemenpora bekerja sama dengan Dispora NTB.

4 dari 4 halaman

4. Menpora Pesan Agar Tak Cepat Berpuas Diri

"Zohri sebagai simbol bahwa keterbatasan bukan halangan untuk memberikan sejarah terbaik bagi negerinya. Keterbatasan adalah pintu awal untuk melahirkan prestasi-prestasi besar," kata Menpora.

Menpora juga berpesan kepada Zohri agar tidak berpuas diri dan sombong atas dukungan dan apresiasi yang telah diberikan oleh sejumlah pihak. Zohri mengatakan upayanya dalam meraih juara dunia ini adalah terus berlatih dan berdoa. Ia bercerita selama di Finlandia tidak bisa menikmati makanan di sana karena tidak sesuai dengan lidahnya. Tak lupa Zohri juga menyampaikan pesan kepada anak muda Indonesia semoga dapat termotivasi olehnya dan dapat berpikir lebih jauh untuk menjadi juara. Sekali lagi, selamat Zohri!

(kpl/frs)


Editor:  

Sanjaya Ferryanto

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com