Raja Malaysia, Sultan Muhammad V Mengundurkan Diri

Dhefa Mauren Roos Mary | Senin, 07 Januari 2019 12:16 WIB
Dhefa Mauren Roos Mary | Senin, 07 Januari 2019 12:16

Kapanlagi.com - Raja Kelantan, Sultan Muhammad V mengundurkan diri. Kabar ini turun dari kerajaan Malaysia kemarin (6/1). Sang raja dikabarkan 'melepas' jabatannya sebagai Yang di-Pertuan Agong atau lebih dikenal sebagai Raja Malaysia ke-15.

Kabar ini mulanya mulai tersebar minggu lalu. Bahkan Perdana Menteri Dr Mahathir Mohammad juga mendengar kabar ini. Hanya saja ia belum menerima pernyataan resmi dari sang raja.

Foto pernikahan Sultan Muhammad V dan Oksanan Voevodina (Credit: Facebook.com/Ezzat Tahir)Foto pernikahan Sultan Muhammad V dan Oksanan Voevodina (Credit: Facebook.com/Ezzat Tahir)

Ada juga foto soal pernikahan sang raja dengan Oksana Voevodina yang dikenal sebagai mantan Miss Moscow. Namun hingga saat ini belum ada penjelasan soal kabar pernikahan tersebut. Baik dari pihak istana negara, maupun dari sang Perdana Menteri.

Benar saja, tak lama usai kabar itu menyeruak pihak istana negara langsung memberikan konfirmasi. Dilansir dari Antaranews, Datuk Wan Ahmad Dahlan Ab Aziz yang merupakan Pengawas Keuangan Istana Negara menyampaikan, "Baginda Tuanku meletakkan jabatan sebagai Yang di-Pertuan Agong ke-15 terhitung 6 Januari 2019 bersamaan 29 Rabiulakhir 1440H selaras dengan perkara 32 (3) Perlembagaan Persekutuan (Konstitusi Federal)."

1 Dari 4 Halaman

1. Pasal 32 (3)

Untuk yang belum tahu, Pasal 32 (3) berisi tentang tata cara pengunduran diri seorang raja Malaysia. Pasal itu berbunyi, "Yang di-Pertuan Agong akan dipilih oleh Konferensi Para Raja untuk masa jabatan lima tahun, tetapi setiap saat dapat mengundurkan diri dari istana dengan menulis dengan tulisannya secara langsung ditujukan kepada Konferensi Para Raja atau dicopot dari jabatannya oleh Konferensi Para Raja dan akan berhenti memegang jabatan setelah berhenti menjadi Raja."

Ia juga menambahkan kalau sang raja terlebih dahulu menyampaikan pengunduran dirinya secara resmi kepada para raja sesuai dengan Pasal 32 (3) di atas.

2 dari 4 halaman

2. Bertanggung Jawab

Masih dari sumber yang sama, ia juga menyampaikan kalau selama menjabat sebagai Raja Kelantan, Sultan Muhammad V telah melaksanakan tanggung jawabnya.

"Sepanjang tugasnya sebagai Yang di-Pertuan Agong, Yang Mulia telah bekerja dengan memenuhi tanggung jawab dan kepercayaannya sebagai kepala negara dan memainkan perannya sebagai tulang punggung stabilitas, sumber keadilan, inti untuk persatuan dan pemersatu rakyat," ungkapnya.

3 dari 4 halaman

3. Rasa Terima Kasih

Selain telah melaksanakan tugasnya sebagai Raja Kelantan, Sultan Muhammad V juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya karena ia telah dipilih sebagai Yang di-Pertuan Agong ke-15 pada 13 Desember 2016.

"Dia juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada perdana menteri dan pemerintah atas kerja samanya dalam memerintah negara. Sebagai otoritas tertinggi Angkatan Bersenjata, keagungannya juga bangga atas pengorbanan dan kesetiaan mereka kepadanya dan negara," sambung Wan Ahmad.

4 dari 4 halaman

4. Pesan untuk Warga Malaysia

Sang Raja juga menitipkan sebuah pesan bagi rakyat yang dicintainya. Menurut penuturan Wan Ahmad pesan tersebut berisi soal himbauan persatuan, toleransi, dan perdamaian.

"Kepada warga Malaysia, Seri Paduka Baginda Tuanku meminta mereka untuk tetap bersatu dalam menjaga persatuan, toleransi untuk menegakkan tugas mereka kepada negara sehingga Malaysia yang berdaulat akan terus damai dan harmonis," lanjutnya.

Terakhir, ia juga menambahkan kalau Sultan Muhammad V akan kembali ke Kelantan.

(kpl/ren)


Join Kapanlagi.com