ADVERTORIAL

Rajin Cuci Hidung Bisa Cegah Covid-19 Omicron yang Lagi Melejit, Beneran Nggak Sih?

Iwan Tantomi | Kamis, 27 Januari 2022 11:27 WIB
Rajin Cuci Hidung Bisa Cegah Covid-19 Omicron yang Lagi Melejit, Beneran Nggak Sih?

Kapanlagi.com - Berita terbaru tentang perkembangan kasus Omicron di Indonesia terus diperbarui oleh pemerintah. Paling baru, Kementerian Kesehatan RI menyebut jika total kasus Omicron di Indonesia kini telah menyentuh angka seribu. Tercatat sudah mencapai 1.755 kasus hingga data terakhir 26 Januari 2022.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam webinar ilmiah bersama PDPI. Menurut dari jumlah total kasus tersebut, sebanyak 831 kasus datangnya dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri atau yang biasa disebut PPLN.

Sementara sisanya, yaitu sebanyak 282 transmisi lokal dan 48 tidak diketahui penyebabnya alias unknown. Lebih lanjut, Nadia mengungkapkan jika pekerja migran Indonesia yang datang dari Arab Saudi sebanyak 147 orang terkena Omicron. Begitu juga dengan para wisatawan Indonesia yang datang dari Turki, sebanyak 127 orang juga dilaporkan terkena Omicron.

Sebagian Besar Pasien Omicron Sudah Melakukan Vaksinasi dan Menunjukkan Gejala Ringan

Credit via Shutterstock.comCredit via Shutterstock.com

Walau jumlah kasusnya terus melesat, tetapi dr. Nadia menggarisbawahi jika sebagian besar pasien Omicron telah melakukan vaksinasi, sehingga gejala yang ditunjukkan relatif ringan. Gejala yang dikeluhkan pasien hanya meliputi batuk dan pilek saja.

Selain itu, pemerintah juga tengah memantau jemaah umrah keberangkatan pertama. Terlebih setelah dilaporkan ada sekitar 10 jemaah umrah yang teridentifikasi probable Omicron dari total 187 jemaah yang positif Covid-19. Itulah kenapa, dr. Nadia mewakili pemerintah mengimbau masyarakat untuk nggak melakukan perjalanan keluar negeri lebih dulu, jika tidak punya kepentingan mendesak.

Rajin Cuci Hidung Ditengarai Bisa Cegah Covid-19

Credit via Shutterstock.comCredit via Shutterstock.com

Mengetahui tingginya kasus Omicron yang terjadi di Indonesia, tentunya penerapan protokol kesehatan nggak boleh sampai dikendorkan. Beberapa langkah efektif, seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, menghindari ruangan dengan ventilasi buruk, menerapkan etika batuk atau bersin, hingga mengikuti program vaksinasi Covid-19, masih perlu diterapkan sampai sekarang.

Selain menerapkan protokol kesehatan ketat, baru-baru ini juga viral informasi di media sosial, jika rajin mencuci hidung ditengarai bisa mencegah Covid-19. Lantas, beneran nggak sih informasi tersebut?

Mantan Menteri Kesehatan, dr. Achmad Sujudi MHA sebagaimana dikutip dari Antara, menjelaskan jika nose sanitizer atau pencuci rongga hidung dibutuhkan untuk melindungi saluran pernapasan. Bahkan, menurutnya mencuci rongga hidup dapat mematikan virus Corona.

Bukan tanpa alasan, selama ini penyebaran Covid-19 diketahui lewat droplet baik yang keluar dari mulut maupun hidung. Dengan membersihkan rongga hidung atau nose sanitizer, maka dapat mematikan jutaan virus yang ada di sana sekaligus berpotensi menginfeksi orang lain saat disemburkan.

Adapun nose sanitizer atau mencuci hidung biasanya dilakukan menggunakan alat khusus cuci hidung dan cairan NaCl. Namun, ada juga nasal spray yang lebih praktis digunakan karena hanya tinggal menyemprotkan ke hidung. Nasal spray berbentuk cairan yang biasanya berisi NaCl dan kandungan lainnya. Umumnya digunakan untuk membilas saluran hidup, sekaligus mengembalikan kelembapannya.

Ada pula nasal spray yang berisi NaCl dan zat alami iota carrageenan juga biasa dimanfaatkan untuk mengatasi kuman penyebab pilek dan flu. Pada saat nasal spray disemprotkan ke rongga hidung, akan membentuk semacam barrier untuk melapisi rongga hidung, agar kuman atau virus yang masuk ke rongga hidung tidak dapat menempel di sana. Selain itu, bagi orang yang memiliki alergi, demam dan gejala flu, mencuci rongga hidung atau menggunakan nasal spray biasanya juga direkomendasikan para dokter.

Adanya beberapa penelitian di luar negeri mengenai penggunaan nasal spray pada pandemi Covid-19 saat ini, harus bisa dimanfaatkan. Dan penggunaan nasal spray untuk membersihkan rongga hidung sebagai upaya memperketat protokol kesehatan di tengah kasus Omicron yang terus melejit ini, bisa diterapkan.

(kly/tmi)

Editor :   Iwan Tantomi

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com