Salah Satu Pelaku Pengeroyokan Audrey Depresi Hingga Nyaris Putus Asa

Rahmi Safitri | Kamis, 11 April 2019 19:25 WIB
Rahmi Safitri | Kamis, 11 April 2019 19:25

Kapanlagi.com - Kasus bully-ing atau perundungan yang dialami siswi SMP di Pontianak, Audrey, sampai sekarang masih ramai dibicarakan. Buat yang belum tahu, Audrey diduga dikeroyok oleh sejumlah anak SMA gara-gara masalah cowok dan beradu argumen di Facebook.

Dari kasus ini, Polresta Pontianak sudah menetapkan tiga orang dari 12 yang diduga ikut melakukan perundungan. Sayangnya ada kabar yang kurang menggembirakan dari pelaku.

Tiga pelaku ini sekarang disebut mengalami tekanan mental. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pribudiarta Nur Sitepu.

1 Dari 2 Halaman

1. Satu Pelaku Putus Asa

Dari tiga orang yang mengalami depresi, satu di antaranya bahkan perlu penanganan secara serius karena sudah putusa asa. Sedangkan dua lainnya dalam proses penenangan.

"Dari tiga anak, satu anak malah sudah harus ditangani khusus karena sudah putus asa, dua anak yang lain juga sedang dalam proses penanganan. Jadi kondisi pada hari ini sebenarnya juga perlu diketahui oleh semua pihak bahwa anak itu depresi berat. Dan itu sudah menjadi hukum sosial, untuk apalagi dihukum lagi, kan karena hukum masyarakat itu sudah sangat keras," ujar Pribudiarta.

2 dari 2 halaman

2. Berharap Tidak Terjadi Lagi

Kecaman keras terhadap tindakan pelaku penganiayaan menjadi hukum sosial yang bisa mengganggu kondisi psikis anak. Dia berharap kasus penganiayaan anak tidak terjadi lagi di kemudian hari.

"Tinggal kita tidak mau terjadi lagi, itu yang penting kan pencegahan agar tidak terjadi lagi," pungkas Pribudiarta.

Sumber: merdeka.com/Dedi Rahmadi

(kpl/mdk/pit)


Editor:  

Rahmi Safitri

Join Kapanlagi.com