Sederet Kejadian Unik di Debat Capres Pertama, Ada Prabowo Joget!

Guntur Merdekawan | Jum'at, 18 Januari 2019 01:35 WIB
Guntur Merdekawan | Jum'at, 18 Januari 2019 01:35

Kapanlagi.com - Debat Capres perdana digelar di Hotel Bidakara, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Debat ini mengambil tema Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme. Acara dibuka dengan beberapa kata pengantar dan juga penampilan dari Judika, menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Sepanjang debat berlangsung, banyak sekali kejadian menarik yang tersaji. Ada kalanya suasana memanas saat kedua kubu saling beradu pendapat, namun ada pula momen-momen hangat yang tersaji untuk mencairkan suasana.

Apa saja hal-hal menarik yang terjadi sepanjang debat capres pertama? Yuk simak bareng-bareng..

1 Dari 4 Halaman

1. Tegasnya Sang Moderator

Tegasnya Sang Moderator Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
Menjadi moderasi dari panggung debat capres tentunya bukan tugas yang mudah. Namun Ira Koesno, yang ditunjuk jadi moderator sukses menjalankannya perannya dengan sangat baik. Dan by the way, penyiar cantik ini ditemani oleh Imam Priyono.

Sepanjang perdebatan berlangsung, Ira terlihat menjalankan tugasnya dengan sangat lugas. Beberapa kali Ia tak segan-segan meminta para paslon presiden untuk berhenti bicara ketika waktu ngomong mereka sudah habis. Ia melakukannya dengan nada tinggi, tanpa ada keraguan sedikitpun.

Para Paslon Presiden pun cuma bisa terdiam mengikuti peraturan yang memang sudah ditetapkan itu. Tapi bayangin aja guys, KapanLagi kalian bisa menyaksikan seorang Ira Koesno membungkam tokoh-tokoh politik sekelas Jokowi dan Prabowo. :)

2 dari 4 halaman

2. Jokowi Bahas Hoax Ratna Sarumpaet

Jokowi Bahas Hoax Ratna Sarumpaet © Liputan6.com/Faizal Fanani
Pada sesi pembahasan mengenai penegakan hukum dan hubungannya dengan Hak Asasi Manusia, ada sebuah kejadian menarik lain yang tersaji. Kala itu, pihak Jokowi menegaskan jika penindakan hukum yang sesuai itu tidak termasuk sebagai pelanggaran HAM.

Di sisi lain, Prabowo menilai jika penegakan hukum di rezim Jokowi belum adil. Beliau menegaskan jika ada kepala desa yang mendukungnya malah ditangkap oleh pihak kepolisian, sementara itu yang dukung Jokowi tidak diproses hukum.

Menanggapi pernyataan itu, Jokowi menjawab dengan santai. "Jangan menuduh seperti itu Pak Prabowo. Karena kita ini adalah negara hukum, ada prosedur hukum mekanisme hukum, kalau ada bukti sampaikan saja ke aparat, jangan kita sering grusa grusu menyampaikan sesuatu," ujar ayah 3 anak itu.

Tak cukup sampai situ saja, Jokowi juga menyindir kubu Prabowo terkait kasus Ratna Sarumpaet yang sempat viral bukan main beberapa waktu lalu. "Misalnya Jurkam Pak Prabowo, katanya dianiaya mukanya babak belur, kemudian konferensi pers akhirnya apa yang terjadi, ternyata operasi plastik. Ini negara hukum, kalau ada bukti silakan lewat mekanisme," sambung Jokowi disambut gelak tawa para penonton.

3 dari 4 halaman

3. Prabowo Joget

Prabowo Joget Prabowo dan Sandiaga Uno / Credit: Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
Perdebatan berlanjut. Dan pada salah satu pembahasan, Jokowi bertanya pada Prabowo, bagaimana bisa mantan narapidana korupsi bisa jadi calon legislatif Partai Gerindra. Tak main-main, jumlahnya ada 6 pula.

Pertanyaan yang 'menggigit' dari pertahana itu sontak membuat debat memanas. Saling sanggah sempat terjadi, sebelum ucapan Prabowo dihentikan oleh moderator, karena Ia memang belum diperbolehkan untuk menyanggah jawaban Jokowi.

Saat itu, Prabowo terlihat berjoget sambil melihat ke arah Jokowi, lalu pundaknya dipijat dari belakang oleh Sandiaga Uni. Sontak aksi Prabowo itu mengundang gelak tawa penonton, mendinginkan suasana yang sempat memanas.

4 dari 4 halaman

4. Jokowi dan Prabowo Cipika-Cipiki

Jokowi dan Prabowo Cipika-Cipiki © Liputan6.com/Faizal Fanani
Di penghujung debat, sebelum moderator selesai menutup acara, kedua paslon presiden nyamperin satu sama lain. Jokowi dan Prabowo bertukar cipika-cipiki. Sementara itu Sandiaga Uno terlihat salim pada Ma'ruf Amin. Pemandangan ini disambut tepuk tangan meriah oleh kedua pendukung kubu yang menyaksikan.

Namun Ira sang moderator merasa sedikit kesal karena Ia belum usai menutup acara. Tapi jangan salah paham, aksi 'marah' Ira itu hanya sekedar guyonan belaka, karena Ira juga mengapresiasi kehangatan yang tercipta di atas podium tersebut.

(kpl/gtr)


Editor:  

Guntur Merdekawan

Join Kapanlagi.com