Sering Dibilang Nggak Mandiri, Meneruskan Usaha Orang Tua juga Ada Perjuangannya Sendiri

Wuri Anggarini | Senin, 26 September 2022 09:00 WIB
Sering Dibilang Nggak Mandiri, Meneruskan Usaha Orang Tua juga Ada Perjuangannya Sendiri

Kapanlagi.com - Begitu lulus kuliah, para fresh graduate umumnya bakal bingung mencari kerjaan dengan interview di sana-sini. Tapi, hal ini mungkin nggak dirasakan oleh mereka yang orang tuanya punya usaha sendiri. Jadi privilege memang karena sudah ada ada posisi yang tersedia dalam bisnis yang dirintis orang tua. Nggak jarang juga banyak yang menganggap remeh karena dianggap nggak mandiri.

Tapi, nggak perlu malu kok jika meneruskan usaha milik orang tua sendiri. Selalu ada perjuangan sendiri yang juga dapat membuatmu terus bertumbuh dan berkembang, KLovers!

Posisikan Diri Bekerja Secara Profesional

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Biarpun bekerja dengan orang tua sendiri yang setiap hari ditemui, bukan berarti artinya kamu jadi bekerja dengan sesuka hati. Posisikan diri bekerja secara profesional ketika menjalankannya. Saat di tempat kerja, anggaplah orang tua adalah bos sehingga kamu bisa menerapkan prinsip profesionalitas dengan maksimal.

Ikuti seluruh aturan yang berlaku di dalam usaha milik orang tua. Misalnya jumlah jam kerja, hari libur, dan berbagai aturan dasar lainnya. Hal ini juga penting supaya kamu terbiasa dengan budaya kerja biarpun sama keluarga sendiri.

Belajar dari Dasarnya

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Salah satu kunci kesuksesan saat meneruskan bisnis orang tua adalah pemahaman tentang bisnis apa yang dijalankan hingga ke akarnya. Jika selama ini nggak pernah terlibat langsung, maka begitu memutuskan buat nyemplung ke dalamnya, maka perlu belajar dari hal yang paling dasar sekalipun.

Jangan menganggap diri anak bos sehingga nggak mau memulainya dari bawah. Ingatlah, dulu sebelum jadi bos, orang tuamu juga merintis usaha tersebut dari awal. Pelajari semua prosesnya dan ambil ilmu sebagai bekal saat melanjutkan usaha nanti.

Mulai Rancang Strategi Inovasi Sesuai Tren Terkini

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Setelah memahami seluk beluk usaha orang tua dengan baik, hal lain yang perlu dilakukan adalah merancang strategi agar bisnis tersebut tetap relevan sesuai dengan perkembangan zaman. Misalnya saja, jika orang tua memiliki toko roti, kamu mungkin bisa merekomendasikan inovasi produk baru yang lagi trending.

Selain itu, pemasaran di era digital saat ini lebih mengandalkan konten menarik di media sosial. Cobalah untuk mengikuti perkembangan zaman demi membuat usaha orang tua tetap bertahan, bahkan berkembang di tengah ketatnya persaingan.

Nggak Perlu Malu Apalagi Dengerin Apa Kata Orang

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah nggak perlu malu jika memang memutuskan buat meneruskan bisnis orang tua. Mau itu besar atau kecil, usaha tersebut tetap memiliki value dan sejarah yang panjang sekaligus warisan yang perlu dijaga dari orang tua.

Buktikan kalau kehadiranmu nggak hanya numpang dan bersenang-senang saja. Tapi ada perjuangan dan inovasi yang dilakukan untuk membuat usaha orang tua semakin maju. Hal ini juga penting agar warisan orang tua nanti bisa diturunkan lagi ke generasi berikutnya.

(kpl/wri)

Editor :   Wuri Anggarini

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com