Siasati Harga Pestisida Mahal, Mahasiswa Ini 'Sulap' Tempurung Kelapa Menjadi Pestisida

Editor KapanLagi.com| Rabu, 23 September 2020 19:45 WIB
Siasati Harga Pestisida Mahal, Mahasiswa Ini 'Sulap' Tempurung Kelapa Menjadi Pestisida
Editor KapanLagi.com | Rabu, 23 September 2020 19:45

Kapanlagi.com - Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) Malang memanfaatkan batok atau tempurung dari buah kelapa sebagai pestisida. Tempurung kelapa yang dianggap sampah diolah menjadi bahan utama pembasmi hama tanaman yang dilabeli LIKE-TOK.

"Batok (tempurung) kelapa memiliki kandungan lignin, selulosa, hemiselulosa dan sumber karbon, yang dapat dijadikan bahan baku pembuatan asap cair," kata Wakhidatul Fitriyah, Ketua Tim LIKE-TOK, Sabtu (19/9).

Kandungan bahan tersebut berfungsi untuk mengusir hama tikus, ulat, burung dan serangga yang menganggu pertumbuhan tanaman. Sehingga memang dibutuhkan para petani agar tanamannya tidak diganggu hama.

Halaman Selanjutnya Terapkan Pelatihan

Halaman

(kpl/dar/frs)

Reporter:  

Darmadi Sasongko

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com