Skandal Iklan dan Video Rasis Tersebar di China, Dolce & Gabbana Tuai Kecaman

Rezka Aulia | Sabtu, 24 November 2018 12:55 WIB
Rezka Aulia | Sabtu, 24 November 2018 12:55

Kapanlagi.com - Dolce & Gabbana kini menghadapi masalah besar di China. Brand high fashion satu ini dituduh membuat iklan rasis dan kontroversial. Permasalahan ini tak hanya sekedar bergulir di dunia maya, bahkan sampai berakibat pembatalan jadwal fashion show mereka yang seharusnya digelar pada Rabu (21/11/2018).

Dalam iklan kontroversial mereka, terdapat seorang model berparas oriental sedang menyantap piza. Lebih tepatnya ia menyantap piza dengan sumpit. Iklan yang seharusnya meningkatkan penjualan ini alih-alih membuat D&G harus merugi.

Kini barang-barang D&G di marketplace China seperti Alibaba dan JD.com telah menghilang. Terlebih lagi, ternyata masih ada pencetus lain kemarahan masyarakat China pada brand mewah satu ini. Sebuah video berisi kata-kata offensive yang dilontarkan pendiri D&G, Stefano Gabbana, tersebar luas.

1 Dari 2 Halaman

1. Dapat Kecaman Keras

Dapat Kecaman Keras Dolce & Gabbana
Rekaman percakapan Stefano Gabbana yang mencaci rakyat China dengan lontaran kata yang sangat kasar dan tak bisa diterima. Skandal video rasis ini pun tersebar secara luas di berbagai sosial media China. Dua hal ini semakin memperkeruh keadaan dan membuat pihak pemerintah China untuk membatalkan fashion show yang semula bertajuk "DG The Great Show".

Para selebritis China yang semula menjadi tamu VIP di fashion show ini pun langsung membatalkan kehadiran mereka. Mu Ziyang, Li Bingbing, Kun Chen dan sejumlah nama besar lainnya membatalkan kehadiran sebagai bentuk protes mereka.

2 dari 2 halaman

2. Permohonan Maaf Steffano & Domenico

Permohonan Maaf Steffano & Domenico Weibo: Dolce & Gabbana
Tentu saja ini menyebabkan kerugian yang amat besar bagi pihak brand satu ini. Pasalnya China adalah menjadi sepertiga konsumen barang-barang fashion mewah.

Pihak D&G sendiri telah berusaha memperbaiki keadaan yang semakin runyam ini. Kini Stefano Gabbana dan Domenico Dolce mengunggah video permintaan maaf mereka yang ditujukan untuk masyarakat China di seluruh dunia.

"Keluarga kami mengajari kami untuk menghormati budaya di seluruh dunbia. Kami harap dapat mendapatkan maaf atas cultural misunderstanding ini," ungkap keduanya dalam video itu.

 

(kpl/rna)


Editor:  

Rezka Aulia

Join Kapanlagi.com