Suhu Capai 45ºC, Gelombang Panas Tewaskan 224 Warga Pakistan

Arai Amelya | Selasa, 23 Juni 2015 07:18 WIB
Suhu Capai 45ºC, Gelombang Panas Tewaskan 224 Warga Pakistan
Kapanlagi.com - Masih ingat dengan kabar gelombang panas yang menerjang India bulan lalu dan membunuh lebih dari 1.700 orang? Kini serangan gelombang panas menimpa Pakistan. Bahkan sedikitnya 224 warga provinsi Sindh dipastikan tewas karena bencana ini. Wew, kok bisa begitu sih?

Kawasan selatan Pakistan ini memang menjadi lokasi terparah terjangan gelombang panas. Bahkan korban terbanyak dilaporkan di kota terbesar, Karachi karena suhu udara kini mencapai 45ºC dalam beberapa hari terakhir. Karachi kini mengalami pemadaman listrik karena peningkatan permintaan listrik untuk penggunaan AC, seperti dilansir BBC.

Mayoritas korban tewas adalah orang-orang tua yang menderita demam, dehidrasi dan masalah lambung. Mereka yang kini tengah kritis pun dilaporkan menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah. Sejauh ini media lokal menyebutkan jika lebih dari 150 mayat sudah dikumpulkan sejak Sabtu (20/6) kemarin ke persemayaman Edhi di Sohrab Goth. Tentu ini hasil yang mengejutkan mengingat biasanya cuma 20 mayat yang diterima di Edhi.

Inilah mayat korban gelombang panas yang disimpan di Edhi ©BBCInilah mayat korban gelombang panas yang disimpan di Edhi ©BBC

Malangnya, kebutuhan akan tingginya AC juga makin meningkat mengingat Muslim di Pakistan tengah menjalani ibadah puasa Ramadan. Suhu panas yang tidak normal saat musim panas di Pakistan ini memang diperparah dengan pemadaman listrik. Bahkan demo-demo menyalahkan pemerintah pun merebak di sekitar Pakistan.

Salah seorang warga Karachi, Iqbal, berbicara kepada BBC bahwa tak ada anggota keluarganya yang keluar rumah karena panas menggila dan lebih memilih di rumah saja. "Di daerah kami, listrik dipadamkan sejak pagi. Kami sudah mengeluh beberapa kali tapi tak ada respon dari K-Electric."

Karena AC tak berguna, kini rumah-rumah di Pakistan berburu gorden untuk menutupi jendela mereka dari sengatan matahari. Dengan cuaca panas berlanjut pada Senin (22/6), ramalan cuaca menyebutkan jika Selasa (23/6) hari ini suhu bakal lebih dingin. Sementara itu, suhu tertinggi di Karachi dilaporkan pernah memegang rekor mencapai 47ºC pada tahun 1979. (bbc/aia)

Editor :  

Arai Amelya

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com