Surga Tersembunyi Di Labuan Bajo Ini Wajib Untuk Dieksplor Keindahannya!

Editor Kapanlagi.com| Jum'at, 10 Januari 2020 14:16 WIB
Surga Tersembunyi Di Labuan Bajo Ini Wajib Untuk Dieksplor Keindahannya!

Kapanlagi.com - Labuan Bajo terkenal akan wisata Pulau Komodo nya membuat banyak wisatawan lokal dan mancanegara tertarik untuk datang kemari. Tak heran salah satu Bali Baru ini merupakan salah satu surga wisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tetapi tidak hanya Pulau Komodo saja yang bisa dikunjungi, ada beberapa destinasi lain yang wajib masuk dalam list destinasi KLovers ketika berlibur ke Labuan Bajo.

Ada 5 destinasi wisata tersembunyi di Labuan Bajo yang pantas untuk kita korek informasinya lebih dalam lagi. Nah,kira-kira destinasi wisata apa saja dan seperti apa sih wisata yang bisa kita eksplor di Labuan Bajo selain Pulau Komodo? Mari kita simak informasi selengkapnya disini:

Pulau Padar

Merupakan pulau paling terkenal kedua setelah Pulau Komodo. Namun disini kita tidak akan menemukan eksistensi dari hewan komodo melainkan kita akan menikmati hamparan daratan berbukit yang diapit oleh pantai biru nan indah. Seperti yang dilansir superadventure.co.id, untuk mencapai puncak Pulau Padar kita bisa mendaki dengan trekking sekitar 45 hingga 1 jam, panorama yang disugguhkan berupa teluk-teluk kecil di pinggiran pulau berbentuk cekungan yang di pinggirnya memiliki pasir putih. Disini juga banyak sekali pantai kosong yang bisa dipilih untuk dikunjungi, agar dapat menuju kesana kita bisa menyewa kapal.

Plataran Komodo Resort

Masalah penginapan tidak perlu khawatir, ada salah satu resort indah yaitu Plataran Komodo yang lokasinya strategis. Dengan harga sekitar Rp.2.980.000-Rp.3.000.000 Klovers bisa mendapatkan sebuah kamar berukuran dewasa dan breakfast dan fasilitas lainnya. Nikmati sensasi berlibur yang berbeda di Labuan Bajo.

Wae Rebo

Jika di Mancanegara ada salah satu warisan dunia UNESCO Machu Picchu di Peru, maka Wae Rebo adalah replika Machu Picchu nya Indonesia. Di Wae Rebo, kita akan melihat perkampungan yang masih asli dan belum terjamah oleh perkembangan zaman dengan keunikan arsitektur rumah yang berbentuk kerucut dengan latar belakang barisan pegunungan menjadi daya tarik tersendiri dari desa tertinggi ini. Seperti yang dilansir hipwee.com, dibutuhkan waktu 3-4 jam trekking untuk mengunjungi Desa Wae Rebo ini, selama perjalanan kita akan melalui perjalanan memasuki hutan yang rimbun, melewati perkebunan kopi, beberapa kali melewati jalur yang berbatasan langsung dengan pinggiran tebing yang dalam. Namun, semua kesulitan itu akan terbayar dengan sapaan hangat dari para warga Wae Rebo dan pemandangan indah disekitarnya. Ada satu hal yang menarik yang bisa kita nikmati selain panorama pegunungan adalah pada malam hari jika cuaca cerah kita bisa melihat banyak bintang bertaburan di langit Wae Rebo. Di Wae Rebo juga dapat menginap di rumah tradisional yang beberapa memang disediakan bagi para wisatawan.

Pulau Kanawa

Pulau yang masih asri dengan keindahan alam laut yang menakjubkan menyimpan banyak satwa laut yang menarik bagi siapa saja yang melihatnya. Berjarak sekitar 15 km dari Labuan Bajo dan bisa ditempuh dengan menyewa kapal sebesar Rp250.000 untuk mencapai Pulau Kanawa. Di sini bagi Klovers yang tidak ingin menyelam atau snorkeling bisa dengan mudah menikmati keindahan bawah lautnya, cukup dengan mendekat ke bibir pantai saja kita bisa melihat kondisi bawah lautnya yang jernih. Pada sore hari saat air surut kita bisa melihat dengan jelas banyak binatang laut di tepi pantai. Dilansir oleh pegipegi.com.

Pulau Rinca

Pulau Rinca merupakan titik tertinggi di mana kita bisa melihat keindahan Flores dari ketinggian. Seperti yang dilansir pedomanwisata.com, perjalanan yang di tempuh dibutuhkan sekitar 2 jam dari Labuan Bajo, sesampai di Pulau Rinca terdapat pantai yang indah dan bukit yang sebagian besar ditutupi oleh padang rumput. Di Pulau Rinca kita juga bisa melihat Patung Komodo yang tingginya sekitar 3 meter. Aktivitas terbaik di Pulau Rinca adalah menjelajahi pulau secara keseluruhan, dengan masuk ke dalam rombongan seorang pemandu wisata dapat memandu kita untuk menjelajah Pulau Rinca. Kita bisa melihat sarang Komodo dan melihat bagaimana kadal terbesar ini bisa bertelur. Bagi Klovers yang suka berpetualang tersedia rute untuk mendaki bukit, bila cuacanya bagus KLovers bisa melihat pemandangan yang luas dan indah dari puncak bukit.

Air Terjun Cunca Wulang

Cunca Wulang adalah alternatif diantara banyaknya pantai mempesona yang terdapat di Labuan Bajo. Air terjun Cunca Wulang bisa dikunjungi setelah puas menikmati berbagai keindahan pantai-pantai di Labuan Bajo. Panorama alam yang disajikan oleh Air Terjun Cunca Wulang ini disebut dengan Green Canyon nya Indonesia. Dikelilingi oleh batuan tebing kapur yang tinggi Destinasi ini menjadi tempat favorit bagi wisatawan yang datang ke Labuan Bajo dan ingin menikmati segarnya air terjun. Jika sudah ada di air terjun ini, sayang sekali rasanya jika tidak mencoba untuk lompat dari atas bebatuan yang mengelilingi air terjun ini. Seperti yang dilansir labuanbajotour.com, ada biaya yang perlu dikeluarkan untuk mengunjungi air terjun ini sebesar 30-50rb rupiah belum termasuk pemandu lokal jika dibutuhkan.

Jadi tunggu apalagi tertarik untuk mengunjungi Labuan Bajo di liburan akhir tahun kali ini?
Mari mengeksplor sisi lain keindahan Labuan Bajo sebagai destinasi liburan kalian.

penulis: Aurellia Ardia Pramatana

(kpl/mag)

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com