17 Tanda-Tanda Kematian Menurut Medis dan Perubahan Kebiasaan yang Terjadi

Selasa, 26 Oktober 2021 18:44 WIB
17 Tanda-Tanda Kematian Menurut Medis dan Perubahan Kebiasaan yang Terjadi

Kapanlagi.com - Tanda-tanda kematian menjadi sebuah misteri yang mungkin mengundang rasa takut sekaligus penasaran. Hal itu wajar terjadi, karena ciri atau perubahan yang terjadi tak hanya berhenti pada hilangnya napas dan denyut nadi. Terdapat ciri lain yang bisa menjadi petunjuk bahwa seseorang telah meninggal dunia.

Secara medis, salah satu faktor yang dianggap sebagai tanda-tanda kematian adalah gagalnya fungsi organ vital dalam menopang hidup. Selanjutnya, tubuh seseorang yang telah meninggal juga akan mengalami perubahan post-mortem. Namun, ada juga kasus tertentu dan jarang terjadi, yakni saat seseorang kembali "hidup" setelah dinyatakan meninggal. Kondisi ini sering disebut sebagai mati suri.

Karena kematian sendiri merupakan sebuah misteri yang tak bisa diprediksi, penasaran pada ciri-cirinya bukanlah sebuah kesalahan. Jika kalian ingin mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan mengenai tanda-tanda kematian yang dilansir dari berbagai sumber berikut ini.

 

1. Tanda-Tanda Kematian Menurut Medis

Tanda-tanda kematian bisa kalian lihat lewat kacamata medis. Untuk memastikan bahwa seseorang telah meninggal dunia, kalian bisa memperhatikan dan memeriksanya sesuai dengan ciri-ciri berikut ini.

1. Tidak terasa denyut nadi

Periksa denyutan yang biasanya terdapat pada sisi leher. Kalian bisa mengandalkan kepekaan ujung jari untuk memeriksanya. Jika denyut masih terasa, artinya pembuluh darah masih bekerja. Sebaliknya, ketika denyutan itu tak terasa berarti orang tersebut telah meninggal.

2. Napas terhenti

Selain memeriksanya melalui hembusan hidung secara langsung, kalian bisa menggunakan alat sederhana untuk memeriksa nafas, yakni cermin. Arahkan permukaan cermin ke lubang hidung dan periksa setelah beberapa saat. Jika berembun, berarti orang tersebut masih bernapas. Sebaliknya, jika tidak berarti orang tersebut telah meninggal.

3. Tidak ada ketegangan otot

4. Adanya pelepasan kotoran dari usus dan kandung kemih

Tanda-tanda kematian juga bisa kalian perhatikan pada detik-detik terakhir seseorang. Biasanya, seseorang akan mengeluarkan kotoran sebagai indikasi akan meninggal.

5. Tidak ada respons terhadap nyeri, misalnya ketika dicubit

6. Mata tidak memberikan reaksi terhadap cahaya

Pupil mata yang tak merespon cahaya merupakan salah satu tanda-tanda kematian. Kalian bisa memeriksanya dengan bantuan senter yang diarahkan ke pupil mata. Jika pupil menyempit berarti masih ada respon, tapi jika tak ada perubahan kemungkinan orang tersebut sudah meninggal dunia.

2. Tanda-Tanda Menjelang Kematian

Tanda-tanda kematian menjadi misteri yang mengundang rasa penasaran. Meski belum pasti, ada sejumlah perubahan yang berhubungan dengan kesehatan seseorang. Apalagi jika orang tersebut punya kondisi yang terus memburuk. Beberapa kondisi di bawah ini bisa menjadi tanda bahwa kematian akan tiba.

7. Perubahan warna kulit

Tanda-tanda kematian bisa dilihat melalui perubahan warna kulit. Orang yang akan meninggal biasanya mengalami perubahan warna kulit yang ditandai dengan munculnya bercak berwarna kehijauan atau kemerahan yang terdapat di sekitar area tangan dan kaki. Selain itu, bisa juga muncul luka dekubitus atau titik nyeri yang muncul akibat tekanan dalam waktu lama.

8. Suhu tubuh terus menurun

Menurunnya suhu tubuh bisa disebabkan oleh berkurangnya nafsu makan yang juga menjadi tanda-tanda kematian. Hal ini bisa mempengaruhi durasi tidur dan tubuh mengalami penurunan suhu yang drastis. Hal ini disebabkan karena aliran darah yang tidak terdistrbusi secara normal dan hanya fokus di organ-organ vital di bagian dalam tubuh.

9. Sulit berpikir dan halusinasi

Sulit berpikir dan berhalusinasi bisa menjadi salah satu tanda-tanda kematian. Hal ini terjadi karena ada perubahan keseimbangan di otak atau pengaruh obat-obatan. Selanjutnya, akan muncul dorongan berupa melihat atau mendengar sesuatu yang sebenarnya tidak nyata. Bahkan, seseorang bisa tak mengenali tempat, situasi, dan orang-orang di sekitarnya.

Situasi ini bisa memicu rasa gelisah dan susah tidur. Selain itu, halusinasi juga dapat membuat seseorang merasa frustrasi sehingga bisa memperburuk kondisinya.

10. Gangguan pernapasan

Penurunan fungsi organ vital tubuh, termasuk sistem pernapasan bisa menjadi salah satu tanda-tanda kematian. Gejala yang biasa terlihat, yakni kesulitan bernapas yang dialami.

3. Tanda-Tanda Kematian Berdasarkan Perubahan yang Terjadi

Melansir Alodokter, terdapat perubahan-perubahan yang bisa terjadi secara alami setelah kematian. Hal ini pun dipengaruhi berbagai faktor yang bisa mempercepat atau memperlambat proses perubahan. Berbagai perubahan ini bisa dianggap sebagai tanda-tanda kematian seseorang.

11. Livor mortis adalah munculnya lebam berwarna ungu kebiruan pada bagian tubuh. Lebam tersebut merupakan hasil pengendapan darah akibat pengaruh gaya gravitasi.

12. Tardieu spots adalah bintik-bintik pada kulit yang muncul setelah kematian akibat pembuluh darah yang pecah.

13. Rigor mortis adalah perubahan otot menjadi kaku yang biasa ditemukan setelah kematian seseorang.

14. Tache noire adalah garis horizontal berwarna merah gelap yang muncul di mata ketika kelopak mata tidak tertutup saat kematian.

15. Algor mortis adalah perubahan suhu tubuh menjadi dingin setelah kematian. Proses ini hanya terjadi jika suhu sekitar lebih dingin daripada suhu tubuh pada saat kematian.

16. Purge fluid adalah cairan pembusukan yang keluar dari lubang pada tubuh, seperti mulut, hidung, saluran kemih, dan anus.

17. Pembusukan atau dekomposisi adalah proses pembusukan yang dibantu oleh bakteri yang berasal dari dalam dan luar tubuh seseorang yang telah meninggal.

Itulah beberapa tanda-tanda kematian baik secara medis atau perubahan menjelang ajal yang biasa ditemui.

(Sumber: Alodokter.co, Popbela.com)

(kpl/gen/ans)

 

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com