Tembus Lokasi KKN Desa Penari, Begini Cerita Dari Anak Indigo

Canda Permana | Senin, 09 September 2019 15:03 WIB
Canda Permana | Senin, 09 September 2019 15:03

Kapanlagi.com - Viralnya KKN Desa Penari ini masih terus berlanjut, setelah berapa narasumber yang beberapa waktu lalu sudah diwawancarai dengan jelas kini ada cerita baru dari seorang anak yang mempunyai kelebihan.

Cerita baru dari anak indigo yang berhasil tembus lokasi KKN Desa Penari yang berada di Jawa Timur. Anak indigo ini bernama Frislly Herlind yang diungkapkan pada Youtube Gritte Agatha.

Anak indigo yang bernama Frislly Herlind mengungkapkan dirinya sudah mengulik cerita itu sendiri tak melalui cerita. "Aku nembusinnya udah bukan lewat cerita, tapi aku tidur dulu terus jalan-jalan ke sana (desa yang dimaksud)," ucap Frislly Herlind dilansir dari TibunBatam.

1 Dari 4 Halaman

1. KKN Desa Penari Benar Nyata

KKN Desa Penari Benar Nyata credit: Youtube: Gritte Agatha
Lebih lanjut, Frislly menyatakan bahwa cerita viral KKN Desa Penari tersebut adalah nyata, disisi lain Frislly juga menjelaskan bahwa cerita dari akun twitter @SimpleM81378523 ini diberi bumbu agar bisa menarik.

Mitos lain menurut Frislly, dia mengungkapkan bahwa di Desa Penari ini memang benar adanya, selain itu ia menjelaskan bahwa desa tersebut memang mempunyai aura yang sangat gelap. Kendati indigo Frislly tak ingin lagi berkunjung ketempat itu lagi karena takut.

"Tapi aku ngerasanya, kenapa ini tempat emang auranya gelap banget, karena untuk masuk ke desa ini kita harus melewati hutan, terus desa ini deket banget sama bawah kaki pegunungan gitu, jadi emang untuk kita lihat lampu itu jarang, warga di sana emang terbiasa sama kegelapan," ucapnya melansir dari TribunBatam.

"Seorang anak indigo aja takut, jujur aku takut," imbuhnya.

2 dari 4 halaman

2. Tentang Guardian Angel

Tak hanya itu saja, cerita terus berlanjut dan kini Frislly menceritakan tentang guardian angel yang ada ditubuh Nur dalam cerita KKN Desa Penari yang kononnya ditolak oleh para penghuni di Desa Penari.

"Kalau dari tokoh Nur ini dijagain sama nenek-nenek yang memang garis keturunan keluarganya, jadi itu emang turun temurun, entah sebelumnya jagain Mamahnya Nur, atau siapanya Nur," kata Frislly Herlind.

"Kalau misalkan kita datang ke tempat yang memang jarang dimasuki sama manusia, udah pasti jin-jinnya itu merasa ada teman atau mainan baru, kalau dia lihat ada penjaganya pasti mencoba untuk mengusir," tambahnya.

3 dari 4 halaman

3. Pilih Untuk Pergi

Dalam penjelasan Frislly, bahwa semua tokoh ada yang menjaga namun hanya dua tokoh yang meninggal. Hal tersebut karena yang lainnya memilih untuk buat pergi karena merasa takut sama jin-jin yang berada di Desa Penari tersebut.

Selain itu juga Frislly menjelaskan bahwa dua tokoh yang meninggal bukan merupakan tumbal.

"Kalau dari versi Frislly nih ya, aku nggak melihat mereka berdua menjadi tumbal, tapi mereka berdua ini keseret ke dimensinya mereka (gaib), kan dimensi kita sama dimensi gaib itu bersebelahan, jadi kalau jiwa kita ada di sini tapi rohnya ke rumah dia dan gak bisa balik, otomatis kelepas dan jiwanya kosong sehingga bisa meninggal," jelas Frislly Herlind melansir dari Tribun Batam.

4 dari 4 halaman

4. Roh Masih Ada

Lanjut, Frislly pun lebih menjelaskan secara detail bahwa roh keduanya yang meninggal masih ada sampai sekarang hingga sekarang.

"Jadi rohnya si dua orang ini yang aku lihat masih di desa, sampai sekarang, jadi emang pas aku nembusin aja kayak oh oke, dan memang kenapa mereka bisa keseret di sana karena emang negatif," kata Frislly Herlind lagi

(kpl/CDP)


Editor:  

Canda Permana

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com