Tempat Wisata di Kota Batu Sudah Dibuka, Kunjungan Masih Belum Sesuai Harapan

Sanjaya Ferryanto| Jum'at, 03 Juli 2020 17:07 WIB
Sanjaya Ferryanto | Jum'at, 03 Juli 2020 17:07

Kapanlagi.com - Sejumlah tempat wisata di Kota Batu telah beroperasi kembali, tetapi tingkat kunjunan dinilai masih rendah. Wisatawan yang datang masih belum sesuai harapan, walaupun jatuh di akhir pekan.

"Karena masih awal-awal buka dan dalam situasi seperti ini pengunjung yang datang memang masih jauh dari harapan," kata Titik A Riyanto, Manager Marketing Jatim Park Group, Titik A Riyanto di JatimPark 2 Kota Batu, Rabu (1/7).

Titik menyampaikan, belum keseluruhan tempat wisata di bawah JatimPark Grup beroperasi kembali, setelah vacum sekitar 3 bulan terakhir. Hanya dua tempat wisata beroperasi kembali pada 27 Juni lalu, yakni Jatim Park 2 dan Eco Green.

1 Dari 3 Halaman

1. Di Bawah Target

Namun tingkat kunjungan masih di bawah angka yang ditargetkan yaitu separuh dari kapasitas normal. Dicontohkan, angka kunjungan di JTP 2 pada hari pertama dibuka kurang dari 500 orang.

Sementara target harian selama pemulihan masa pandemi sebesar 3000 pengunjung. Separuh dari total kapasitas JTP 2 sebanyak 6000 orang pengunjung.

"Hari Minggu ada peningkatan 1100 pengunjung, tetapi belum seperti yang kita harapkan. Mudah-mudahan nanti berlanjut pengunjung akan datang ke tempat pariwisata," urainya.

Sementara itu, selama masa transisi pengunjung diwajibkan untuk membeli tiket secara online. Pembelian melalui website resmi JatimPark Grup atau via agen yang mempunyai kerjasama dengan JTP 2.

Pembelian secara online sekaligus menjadi pembatasan kuota tiket asuk. Sehingga dapat mengatur physical distance para wisatawan di lokasi.

2 dari 3 halaman

2. Isi Riwayat Kesehatan

Isi Riwayat Kesehatan Credit: Garuda Citizen
Wisatawan juga harus mengisi data riwayat kesehatan yang diisi dalam form secara online maupun di lokasi. Sebelum masuk lokasi wisata, akan dilakukan pengecekan suhu tubuh, wajib memakai masker, cuci tangan dan membasuh dengan hand sanitizer.

Sebelum loket masuk disediakan titik pijakan antrian yang berjarak sesuai ketentuan. Salah satu pijakan berwarna hijau berhadapan dengan sensor suhu tubuh yang ditampilkan di layar monitor.

Petugas akan mengarahkan untuk mencuci tangan di wastafel yang didesain khusus dan berjarak. Petugas juga akan memasang tiket di lengan dan menuangkan hand sanitizer di tangan pengunjung.

Seluruh petugas juga mengenakan peralatan kesehatan secara lengkap yakni masker, face field dan sarung tangan. Petugas juga disiapkan di sepanjang wahana yang setiap saat akan mengingatkan pengunjung yang tidak tertib.

3 dari 3 halaman

3. Tutup Sementara

"Ada yang diterapkan khusus di JTP 2, di antaranya wahana indoor kita tutup sementara termasuk rumah hantu, wahana berkutat dengan satwa ditiadakan dulu, kolam renang juga masih tutup," tegasnya.

Tempat tersebut dianggap berpotensi terjadinya orang berkumpul yang sulit dikontrol. Sehingga berpotensi juga menjadi sarana penyebaran Covid-19.

"Harapan saya, ini mulai meningkat, karena kami dan JTP 2, berkomitmen melaksanakan protokol kesehatan yang tertib, baik untuk pengunjung maupun di internal karyawan. Itu adalah komitmen kami, mudah-mudahan wisatawan percaya dengan kami dan mencoba untuk berekreasi. Kebetulan minggu ini adalah minggu anak liburan," urainya.

Titik melihat sudah mulai berdatangan wisatawan yang menginap di hotel-hotel di Kota Batu. Sehingga diharapkan wahana yang dikelolannya akan segera kembali seperti semula.

Sementara tempat wisata lain di bawah Jatim Park Grup yang belum dibuka, saat ini sedang dalam tahap pengajuan. Pihaknya menunggu pengecekan dari Gugus Tugas Covid-19 dan izin operasional dari Pemerintah Kota Batu.

"Ini sedang bertahap kita lakukan, melihat dari evaluasi di Jatim Park 2 dan Eco Park. Kalau semuanya lancar akan kita buka secara bertahap wisata kami yang lain," tegasnya.

(kpl/dar/frs)

Reporter:  

Darmadi Sasongko

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com