Terungkap Pengakuan Mantan Pramugari Garuda, Dipecat Sepihak Karena Masalah Ini

Tyssa Madelina  | Rabu, 11 Desember 2019 11:05 WIB
Tyssa Madelina | Rabu, 11 Desember 2019 11:05

Kapanlagi.com - Kasus penyelundupan moge Harley Davidson di dalam pesawat Garuda Indonesia nyatanya berbuntut panjang. Setelah menteri BUMN Erick Thohir memecat dirut Garuda, Ari Askhara, kini satu per satu kasus di dalam perusahaan tersebut mulai terbongkar.

Dimulai dari isu perselingkuhan yang menyeret oknum pramugari sampai adanya tindak sewenang-wenang. Salah satu eks pramugari Garuda Indonesia, Anggi Ardana Neswara pun memberika kesaksian soal pemecatan yang dilakukan hanya karena ia membawa rokok sebanyak tiga slop ke pesawat Garuda menuju Jeddah.

Menurut penuturan Anggi, pada tanggal 2 Agustus 2019 lalu, ia menjadi kru yang membawa jemaah haji dari base Medan. Karena ada saudaranya yang berada di Jeddah, ia pun membawa titipan dari Indonesia yakni berupa rokok sebanyak tiga slop.

"Saya hanya membawa tiga slop, sebanyak 600 stik dan tertulis di flight attendant service guide books, yang mana barang itu adalah legal dan aturannya boleh membawa sebanyak 600 stik," ungkap Anggi Andara, seperti dilansir dari channel Youtube ILC TV One, Selasa (10/12/2019).

1 Dari 2 Halaman

1. Kena Random Checking

Sesampainya di Jeddah, Anggi mengaku terkena random check di imigrasi. Namun untungnya, ia tidak dikenai sanksi, rokok yang dibawa oleh Anggi hanya disita saja tanpa dikenai pajak.

"Dari mereka diperbolehkan membawa namun hanya satu. Tapi hanya itu saja, tidak membayar pinalti, tidak masuk ke media, tidak ada kepolisian yang menangkap kami. Setelah itu kami diperbolehkan untuk kembali," paparnya.

2 dari 2 halaman

2. Dipermasalahkan oleh Garuda

Sayangnya, barang bawaan Anggi justru dipermasalahkan oleh Garuda Indonesia. Imbasnya, ia pun dipecat tanpa penjelasan tanpa diberikan surat peringatan terlebih dahulu.

"Namun, setelah itu dipermasalahkan oleh pihak Garuda Indonesia bahwa membawa barang dagangan dan lain sebagainya," lanjut Anggi.

"Saya tidak pernah melakukan kasus apapun di Garuda selama sembilan tahun saya bekerja. Tapi langsung saya dikeluarkan seperti itu dengan sewenang-wenang," pungkasnya.

(kpl/tmd)


Editor:  

Tyssa Madelina

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com