Viral KKN Desa Penari, Begini 6 Klarifikasi Penulis

Canda Permana | Senin, 02 September 2019 12:50 WIB
Canda Permana | Senin, 02 September 2019 12:50

Kapanlagi.com - Akhir-akhir ini dihebohkan dengan viralnya KKN Desa Penari yang berada di salah satu desa Jawa Timur. Ramainya KKN Desa Penari membuat trending topic di media sosial twitter dengan tagar #kkndidesapenari.

Dilansir dari Brilio.net, berawal dari akun twitter @SimpleM81378523 yang menuliskan kisah KKN Desa Penari tersebut lewat dua versi thread. Dalam thread tersebut menceritakan pengalaman mistis yang dialami beberapa mahasiswa yang tengah menjalankan KKN (Kuliah Kerja Nyata).

Dua thread yang ditulis oleh pemilik akun twitter @SimpleM81378523 dengan versi yang berbeda. Ya, yang pertama ditulis versi sudut pandang Widya, dan yang kedua versi sudut pandang Nur.

Nah, viralnya desa KKN Desa Penari dinotice oleh Raditya Dika untuk mengetahui klarifikasi yang sebenarnya viral KKN Desa Penari melalui channel Youtube Raditya Dika. Begini 6 klarifikasi penulis KKN di Desa Penari.

1 Dari 6 Halaman

1. Cerita Tidak Murni Semua Sama

Dimulai dari thread yang ditulis di twitter mendengar dari teman sang ibu yang lintas usia. Selain itu, penulis juga memberikan pengalaman dan juga menjadikan pembelajaran bagi pembaca.

Lanjutnya, si penulis akhirnya mendapatkan izin setelah mendapat penolakan dari narasumber meski adanya syarat-syarat untuk merahasiakan lokasi desa, nama kampus, dan nama-nama orang yang terlibat, dilansir dari Brilio.net.

"Setelah mendengar penuturan saya, akhirnya beliau setuju dan meminta saya untuk benar-benar mengaburkan semua poin dari universitas, desa bahkan bagaimana cara untuk menuju ke sana semua saya set ulang," ucap si penulis melalui voice notes kepada channel Youtube Raditya Dika.

Rupanya cerita yang ditulis oleh sang penulis ternyata tak murni sama dan ia setting ulang. Selain di setting ulang juga ada beberapa bagian yang diubah. Meski ada yang di ubah penulis juga menulis dan juga memasukkan cerita nyata tersebut.

"Cerita yang saya tulis dan narasumber ceritakan tidak murni semua sama. Ada beberapa bagian yang harus saya susun ulang karena terlibat dalam KKN ini sebenarnya 14 orang, tidak hanya enam orang," katanya.

"Bisa diambil kesimpulan bahwa cerita yang saya tulis ini tidak murni sama dengan cerita yang saya dengar. Karena ada bagian-bagian yang lebih-lebihkan dan saya kurangi karena alasan saya sendiri, dan ada cerita murni dari narasumber dan teman-teman KKN nya yang mengalami ini secara langsung," tambahnya.

2 dari 6 halaman

2. Tak Langsung Setuju

Lebih lanjut, si penulis tetap mencari informasi sebagai pelengkap cerita sudut pandang Widya. Lalu penulis dengan rela mendatangi narasumber kedua yakni Nur. Sama dengan sebelumnya, Nur sebagai narasumber juga tak langsung setuju untuk menceritakan kejadian di KKN Desa Penari tersebut.

"Melengkapi kejadian yang mbak Widya nggak paham. Dan mendengar cerita dari mbak Nur, mbak Widya sama kagetnya dengan saya. Kok ceritanya seperti berkesinambungan. Akhirnya saya tulis itu dan mungkin lebih cocok dijadikan dua thread," kata si penulis.

3 dari 6 halaman

3. Desa Rowobayu Bukan Lokasi yang Viral

Viralnya KKN Desa Penari ini melibatkan desa Rowobayu yang diduga lokasi KKN Desa Penari. Namun si penulis menegaskan bahwa desa Rowobayu bukan desa yang menjadi lokasi KKN viral tersebut.

"Saya tegaskan bahwa kejadian ini tidak ada hubungannya dengan Rowobayu. Jadi untuk teman-teman mohon kebijaksanaannya, karena ada yang harus saya jaga. Salah satunya adalah amanat," ucap si penulis.

4 dari 6 halaman

4. Netizen Ada yang Bisa Menebak

Dalam cerita yang ditulis di akun twitternya, ternyata para pembaca atau netizen ternyata ada yang benar menebak lokasi KKN dan juga nama kampus yang KKN tersebut.

"Saya membaca semuanya (tebak-tebakkan warganet), tapi saya tidak bisa mengatakan di mana lokasi KKN berada. Seperti janji saya kepada narasumber untuk merahasiakan nama kampus dan lokasi kejadian. Jika ada pertanyaan apakah ada tebakan yang benar, maka saya akan mengatakan ada," ujar penulis.

5 dari 6 halaman

5. Foto-Foto Hoax

Selain itu, viralnya KKN Desa Penari ini digegerkan dengan foto-foto hoax. Seperti beberapa waktu lalu telah ramai foto seorang laki-laki yang diduga Bima dan latar belakang bangunan yang dijadikan gambaran pada cerita tersebut.

"Itu cuma hoax. Orang iseng yang cuma sekedar ingin membagikan foto yang kebetulan dia ada di salah foto yang di thread saya jadikan sebagai penggambaran dari cerita yang ingin saya sampaikan," kata si penulis.

6 dari 6 halaman

6. Cerita Mas Ilham Palsu

Yang terakhir, selain penulis dari akun twitter @SimpleM81378523 ternyata ada penulis yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, cerita tersebut dari cerita Mas Ilham. Penulis tersebut sudah mengonfirmasi kepada narasumber mengenai keasliannya.

"Setelah saya konfirmasi ke narasumber, dia lebih ke nggak percaya sih. Desa itu benar-benar ada sih. Dan kalau dibilang Mas Ilham pengen menumbalkan Widya itu nggak sih," ungkap penulis.

Lebih lanjut, si penulis sudah tak mengetahui bagaimana kabar selanjutnya anggota KKN. Dan si penulis juga hanya mengetahui dari dua narasumbe saja.

Sumber dari: Brilio.net

Ingin tahu selanjutnya. bisa tonton dibawah ini.

(kpl/CDP)


Editor:  

Canda Permana

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com