Viral Supir Taksi Online Dapat Order Antar Jenazah, Polisi Turun Tangan

Sanjaya Ferryanto | Senin, 15 Juli 2019 12:31 WIB
Sanjaya Ferryanto | Senin, 15 Juli 2019 12:31

Kapanlagi.com - Sebuah kasus yang tak biasa baru-baru ini viral di social media. Seorang driver taksi online mendapatkan order dari sebuah pabrik untuk mengantarkan jenazah.

Kisah tersebut diutarakan oleh akun Facebook Paichan. Dirinya mengunggah cerita tersebut melalui grup Facebook Sahabat Grab Jakarta pada hari Sabtu (13/7).

Dirinya menjelaskan jika mendapatkan order mengantar jenazah dari sebuah pabrik yang berada di kawasan Sentul, Bogor. Awalnya dirinya menyangka akan mengantarkan barang atau bos dari pabrik tersebut.

Tak disangka, dirinya ternyata disuruh untuk mengantarkan jenazah. Saat akan diangkut, kain pembungkus sempat tersingkap yang memperlihatkan wajah orang yang sudah pucat dengan mulut rapat, membuatnya semakin yakin jika yang diantarkannya adalah jenazah.

1 Dari 2 Halaman

1. Cerita Sang Driver

Cerita Sang Driver
"Tahu kah paman.. hari ini saya bawa mayat ke rs. sentra medika cibinong... demi grab, uang dan pahala.

Ceritanya ada order masuk dr pt prista sentul, mobil disuruh mundur, saya pikir ini bawa bos pabrik yg takut panas, atau bawa barang, saya tanya aman satpam, bawa barang apa orang dijawablah bawa orang

Pak.... ok... saya jawab.. dan gak mungkin dong saya tanya org sakit atau orang mati, karena posisi jemput di pabrik dan siang hari.

Begitu keluar ternyata digotong sdh ditutupi kain.. sempat bingung masukinnya... dlm benak saya yg utama membantu, semoga bisa tertolong, tetapi saat kain tersingkap wajah orgnya sdh pucat mulut rapat, wah mayat ini dalam hati.

Apakah saya dpt pahala ya paman...??

Boleh tidak seandainya minta harga sewa seperti ambulan..?? Tetapi tadi saya menerima sesuai tarip 40k...

1. 4 bulan lalu bw org sekaratul maut

2. tadi siang ini.. malah mayat," tulisnya dalam Facebook.

2 dari 2 halaman

2. Menarik Perhatian Aparat

Kisah ini cukup viral hingga menarik perhatian aparat berwajib. Aparat Polsek Babakan Madang, Kabupaten Bogor, telah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi berita viral tersebut.

"Kami sedang koordinasi tentang nomor HP yang bisa dikonfirmasi sopir itu untuk dimintai keterangan lebih dalam, untuk diperdalam konfirmasinya apakah betul atau hoaks," kata Kapolsek Babakan Madang, Kompol Wawan Wahyudin dilansir Kompas.

(kpl/frs)


Editor:  

Sanjaya Ferryanto

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com