Alex Komang, Cinta Mati Indonesia

Editor KapanLagi.com | 17 Juni 2011, 15:19 WIB
Alex Komang, Cinta Mati Indonesia
KapanLagi.com - Tak hanya film, dalam sisi hidupnya yang lain, Alex Komang selalu berusaha menempatkan Indonesia sebagai prioritas utama. Dengan bergurau Alex menyebut "Keringatku ini keringat Indonesia, nggak perlu sok bule-bulean." Itulah sebabnya, Alex masih konsen pada peningkatan kualitas film termasuk lewat organisasi Parfi yang sedang gonjang-ganjing. Selain itu, usaha barunya, disebut Warung Darmin. Bukan kafe atau cafe seperti kebanyakan orang menyebut tempat nongkrong. SOAL PARFI KISRUH
  • Sapa yang kisruh?

    Parfi itu harus membangun dirinya, harus dianggap ada lagi, mau ribut mau apa kalian saja yang ributin, saya tidak karena tidak ada sumbangsih apa-apa.
  • Aa Gatot ?

    Saya tidak kenal dia, kalau saya diajak ngobrol oke, apa yang dia inginkan, saya punya pemikiran untuk menyumbangkan untuk teman-teman yang ada di daerah, apa mereka pernah main film? Ini kan organisasi profesi, kalau mau masuk organisasi, apa yang saya dapatkan kalau saya masuk, apa jaminannya? Kalau saya masuk apa yang saya dapat dan harus bikin itu dong.
  • Masalah Aa bukan dari orang film?

    Mungkin orang kecewa, saya tidak mustinya organisasi seperti ini harus dibimbing bukan dari orang film, yang penting orang harus dari manager, bisa membangun organisasi, tidak harus dari dunia acting tidak masalah yang penting bisa membesarkan. Seorang pimpinan harus bisa memimpin.
  • Layak nggak Aa Gatot jadi ketua?

    Siapapun layak, Parfi buat saya boleh ada apa nggak, tantangannya Aa Gatot bisa gak Parfi bukan sebatas panggung, selama ini cuma cari panggung. Saya pernah jadi sekjen jamannya Jenny Rachman dan saya pilih mundur karena saya tidak bisa kerja tanpa ada visi dan misi yang jelas. Paradigmanya sama gak.
  • Ada pengaruh ke pemain?

    Gak ada, bayar iuran ya.
  • Lebih baik ada apa gak ada?

    Jangan sebut Parfi tapi union tapi Parfi tetap ada karena mereka punya jaringan, diktualisasikan lagi. Keberadaannya valid. Ini bukan menyakiti tapi ini tantangannya.

Alex Komang
SOAL WARUNG DARMIN MILIKNYA
  • Kenapa bisnis ini?

    Ini bukan bisnis, lebih kepada supaya punya forum dan tempat, bisnis itu nentuin harga. Saya pingin bersama teman pingin nunjukkan, kalau kita butuh space untuk diskusi, obrolan warung kopi soal film itu di mana, makanya saya buat ini.
    Cuma sebatas itu.
  • Konsep?

    Bersama-sama teman, kalau kalian lihat, tampilan aku sama warung sesuai gak itu aja.
  • Berapa lama buat?

    Ini obsesi sudah lama banget dan ini impian saya, sudah bertahun-tahun.
  • Kenapa harus Warung Darmin?

    Namanya kan juga warung, kalau saya bacaannya dalam negeri makanya namanya warung. Lalu Darmin itu sebatas nama saja, ada Kusno tapi Kusno itu dia punya visinya, cita-citanya sudah tinggi.
  • Makna khusus?

    Ya itu, masyarakat Marhaen, di sini jangan dibuat cemas, di jalan sudah banyak. Kagak punya duit tinggal bilang saya.
  • Usaha untuk menyenangkan hati Om?

    Bukan cuma itu saja, di sini bisa share sama semua orang.
  • Kepuasan yang didapat?

    Bisa sama-sama, bisa menyatu dan rekreasi di sini adalah diskusi bukan harus jalan-jalan. Nah, saya juga punya layar bioskop di lantai 3. Niatnya kalau ada diskusi setelah nonton bioskop kan seru. [initial]
BERI KOMENTAR▼
Komentar
↑